Gerak Nilai Apresiasi Yen Tertekan Oleh Greenback, Nilai HArga IHSG Mendoncang Kuat

19029631_441245476233507_8153086426343563605_nDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah berbalik bergerak menguat setelah akhir pekan lalu terkoreksi melemah tipis. Hal tersebut terjadi, setelah hasil rilis data Jepang menunjukkan fakta yang mengecewakan.

Dilaporkan bahwa, hasil rilis data impor dan ekspor Jepang bulan Mei menunjukkan angka pertumbuhan. Meski demikian, namun angka pertumbuhan nilai exim Jepang masih berada di bawah perkiraan yang diharapkan oleh para pelaku pasar.

Dilaporkan juga bahwa nilai neraca perdagangan Jepang mencatat surplus sebesar 0,13 triliun yen. Meski demikian, namun nilai surplus tersebut di bawah perkiraan para pelaku pasar sebelumnya, yaitu di angka 0,35 triliun yen.

Gerak nilai harga indeks USD dilaporkan telah tercatat sempat bergerak mendatar di kisaran level 97.16. Pergerakan nilai apresiasi mata uang USD/ JPY selanjutnya akan ditentukan dampak dari pidato sejumlah pejabat The Fed pada hari ini, yang bisa mengindikasikan peluang kebijakan moneter selanjutnya seperti kenaikan bunga lanjutan atau program normalisasi neraca keuangan The Fed.

Lembaga pemeringkat utang Standard & Poor’s (S&P) akhirnya menaikkan rating obligasi pemerintah Indonesia menjadi investment grade pada hari Jumat (19/ 05/ 2017) lalu. Lembaga S&P telah menyatakan bahwa rating terbaru ini mencerminkan posisi fiskal pemerintah yang terus menurun risikonya.

Dilaporkan bahwa. Lembaga S&P telah menaikkan rating Indonesia menjadi BBB-, dari level BB+, batas obligasi yang kurang diminati investor. Kenaikan rating ini biasanya berarti biaya penerbitan obligasi menjadi semakin rendah karena negara tersebut bisa menawarkan bunga yang lebih rendah kepada investor.

Dilaprkan bahwa, sebelumnya negara Indonesia telah memperoleh status investment grade dari dua lembaga pemeringkat dunia lainnya, yaitu Fitch dan Moody’s saat lima tahun lalu. Pada waktu tersebut, penyematan dari pihak lembaga S&P tertunda diberikan.

Hal tersebut terjadi, karena beban anggaran pendapatan dan belanja negara Indonesia saat itu sangat tidak seimbang. Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya langkah subsidi bahan bakar minyak meningkat pesat dengan penerimaan menurun akibat ekspor komoditi Indonesia yang menurun terimbas jatuhnya harga sehingga defisit neraca melebar.

“Pemerintah Indonesia telah semakin realistis dalam mengelola anggaran sehingga bisa defisit bisa berkurang secara signfikan,” demikian ujar pihak dari S&P. Sesaat setelah pengumuman dari lembaga S&P ini, gerak nilai harga dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) langsung memecahkan rekor sepanjang masa.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga IHSG saat itu bergerak menguat ke level 5.791 atau menguat 2.59%. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang IDR bergerak menguat 0.28% ke 13316 terhadap Greenback.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak melemah. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah terkoreksi melemah ke kisaran level harga $44.67 US/ barel pada awal sesi perdagangan pasar Asia.

Hal tersebut terjadi, karena kondisi pasar yang dibebani oleh tingginya pasokan meskipun OPEC berinisiatif untuk memangkas produksi untuk memperketat pasar. Tanda-tanda dari menurunnya permintaan telah memicu sentimen negatif, mendorong gerak level harga yang dibandingkan ketika pengurangan produksi di umumkan pertama kali pada akhir tahun lalu.

Para pelaku pasar mengatakan bahwa faktor utama yang mendorong gerak nilai harga komoditas minyak lebih rendah adalah karena adanya pengaruh dari produksi minyak Amerika. Produksi minyak Amerika yang terus naik telah merusak upaya OPEC untuk memperketat pasar.

Goldman Sachs pada akhir perdagangan hari Jumat melaporkan bahwa jumlah rig minyak Amerika kembali naik. Jumlah rig minyak Amerika kembali naik sebanyak 6 pada pekan lalu, Sejak 27 Mei 2016, produsen telah menambah 431 rig minyak.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Akhir Kuartal Harga Emas dan Minyak Terkoreksi, Data Amerika Ditunggu Jelang Paskah

Telah dilaporkan bahwa selama sesi perdagangan pasar pada hari Selasa (31/ 03/ 2015) kemarin, gerak harga emas mengalami koreksi yang cukup besar. Selama sesi perdagangan pasar Asia hingga sesi pasar

Forex News 0 Comments

Nantikan Data Inflasi Kawasan Euro, Mata Uang Bergerak Tipis

Pada perdagangan di Asia hari ini mata uang euro terhadap dollar AS terpantau mengalami pergerakan yang masih terbatas (17/3). Mata uang ini terlihat secara umum mengalami konsolidasi terhadap dollar AS.

Forex News 0 Comments

Krisis Mereda, Euro Positif Terangkat Naik

Euro terangkat naik ke dekat tingginya 11 bulan terhadap dollar AS hari Senin terkait bertahannya sinyal pemulihan tingkat keyakinan ekonomi di Eropa, sementara Yen merosot ke rendahnya 2-1/2 tahun terhadap

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image