Gerak Nilai Harga Minyak Sempat Rally, Laju Ekonomi China Masih Lesu

0_china_10152999_567681066709603_1818365414619373904_nGerak nilai apresiasi mata uang Eurogroup, yaitu mata uang Euro, dilaporkan bergerak berbalik melemah terhadap Greenback. Kondisi tersebut terjadi, setelah secara mengejutkan laju inflasi di Jerman bergerak melambat pada bulan Desember.

Dilaporkan bahwa, untuk pertama kalinya sejak bulan September, Consumer Price Indeks (CPI) negara Jerman berkontraksi atau turun sekitar 0,1%. Perolehan tersebut telah mematahkan ekspetasi para pelaku pasar yang memperkirakan bahwa angka inflasi negara Jerman akan naik sekitar 0,2%. Dalam periode tahunan, Consumer Price Index Jerman hanya naik 0,3% lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 0,6% maupun kenaikan 0,4% pada bulan sebelumnya.

Dilaporkan bahwa pihak European Central Bank (ECB) telah menggelontorkan stimulus sebesar 1,1 triliun Euro. Gelontoran dana oleh ECB tersebut, adalah digunakan untuk program pembelian obligasi demi memicu peningkatkan perttumbuhan dan inflasi. Namun pertumbuhan harga di zona Eropa tampak masih lesu. Data terbaru ini memicu spekulasi ECB perlu lebih giat untuk mencapai target inflasi jangka menengahnya.

Pada laporan bulan lalu, pihak berwenang ECB telah memperkirakan bahwa angka inflasi zona Eropa akan naik menjadi sekitar 1,6% di tahun 2017 dari 0,1% pada tahun lalu. Bank sentral Jerman, Bundesbank, menilai bahwa, gerak inflasi Jerman akan mampu naik menjadi 2% pada tahun depan.

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilaporkan tetap mempertahankan gerak penguatannya terhadap mata uang USD. Gerak penguatan nilai apresiasi mata uang Yen terhadap Greenback merupakan awal terbaik untuk tahun ini diantara apresiasi major currencies lain. Hal tersebut adalah karena aksi jual di pasar saham global memicu permintaan untuk aset safe haven.

Mata uang Jepang mencapai level tertinggi dalam kurun waktu 11 pekan terhadap mata uang USD pada hari Senin. Kondisi tersebut terjadi, setelah meningkatnya ketegangan antara negara Arab Saudi dan Iran. Ketegangan tersebut terpicu oleh akibat dari eksekusi terhadap ulama Syiah terkemuka. Faktor lain adalah, setelah sebuah laporan menunjukkan produksi pabrik di China menunjukkan masih berkontraksi.

Kepala analis di Sumitomo Mitsui Banking Corp di New York mengatakan bahwa ketika tahun dimulai seperti ini, itu biasanya anda akan mendapatkan volatilitas, jadi sebaiknya kita jangan terlalu optimis. Kecuali kita mendapatkan beberapa kabar baik untuk membatalkan sentimen risk-off di pasar, itu akan menjadi sulit untuk gerak nilai apresiasi USD/ JPY untuk rebound.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah bergerak di kisaran 119.30 pada hari Senin, mata uang Jepang tersebut menguat sebesar 0.6% jika dibandingkan dengan akhir tahun lalu. Mata uang Yen menguat sebesar 0.1% gerak nilai apresiasinya menuju ke level 129.28 terhadap mata uang Euro.

Gerak nilai apresiasi mata uang Negara Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, dilaporkan juga masih mempertahankan gerak penurunan terbesar diantara mata uang negara maju dari akhir tahun lalu. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Aussie bergerak datar di kisaran level 0.7195, setelah merosot sebesar 1.3% dari tanggal 31 Desember sampai penutupan sesi perdagangan pasar hari Senin di New York.

Gerak nilai harga di lantai bursa saham Jepang dilaporkan terkoreksi kuat, bergerak melemah anjlok untuk hari ke dua di tahun ini. Kondisi tersebut terjadi, setelah aksi jual di wilayah China memicu penurunan di pasar ekuitas global yang juga mengirim gerak nilai apresiasi mata uang Yen menguat terhadap Greenback.

Gerak nilai harga indeks Nikkei225 dilaporkan telah sempat bergerak melemah sebesar 70 poin atau 0.35% menjadi 18,340. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen diperdagangkan di 119.15 terhadap mata uang USD. Level tersebut berada di dekat level terkuat dalam dua bulan.

Rilis data ekonomi China yang lemah dan kemungkinan berakhirnya larangan penjualan saham pada pekan ini sejak saham di Shanghai merosot pada hari Senin sebelum circuit breakers hentikan perdagangan dapat memicu sentimen di pasar. Sementara dari Amerika, data menunjukkan bahwa sektor manufaktur menyusut ke level terdalam dalam enam tahun juga membebani ekuitas.

Kepala analis di SMBC Friend Securties Co di Tokyo, mengatakan bahwa indikator ekonomi baik di China maupun di Amerika hasilnya lemah. Mereka sebagai dua ekonomi terbesar di dunia tentu data tersebut berikan dampak yang besar, setiap data baru yang buruk menunjukkan adanya kegelisahan di pasar. Namun saat ini kebijakan moneter masih berikan akomodasi dan sekali pasar tenang kita akan melihat uang kembali mengalir ke aset beresiko kembali.

Bukti dari melambatnya manufaktur di China berkontribusi terhadap aksi jual pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di Shanghai Composite Indeks, bergerak turun sekitar 6.9% ketika sesi perdagangan pasar dihentikan. Para pelaku pasar mencemaskan atas berakhirnya larangan penjualan saham oleh para pemegang saham besar yang diperkirakan pada tanggal 8 Januari juga membebani sentimen.

Dari Indonesia, dilaporkan bahwa, seiring dengan berakhirnya pelaksanaan tahun anggaran 2015, dapat dilihat bahwa posisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia berada dalam posisi yang aman. Ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan karena penerimaan negara yang belum mencapai target dan kemungkinan pelebaran defisit ke level tidak aman.

Menurut Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara, bahwa tahun 2015 memang menjadi tahun dimana situasi global masih tidak menentu dan banyak negara, termasuk Indonesia, mengalami fase perlambatan. “Yang bisa kita lihat dari pelaksanaan APBN kita adalah APBN kita aman. Karena sering kali ditanya mengenai shortfall pajak. APBN kita aman, dengan defisit di 2,8. Berapapun kekurangan pajak yang dikumpulkan, APBN kita tahan defisitnya tidak boleh lebih dari 3 persen,” jelasnya di Kantor Kementerian Keuangan pada Senin (04/ 01/ 2016).

Menurut Suahasil Nazara, pemerintah telah mendesain APBN-P di awal tahun agar dapat memberikan manfaat semaksimal mungkin. Ini termasuk desain target penerimaan serta pengeluaran yang dapat memaksimalkan dampak APBN bagi masyarakat. “Ketika menjalankan, mindset-nya adalah maksimalkan impact-nya. Karena kita benar-benar ingin maksimalkan impact,” tambahnya.

Di akhir tahun, pemerintah mencatat penerimaan total sebesar 84,7 persen dan belanja negara sebesar 91,1 %. Terkait pelebaran defisit, ia menyebutkan bahwa pemerintah telah berupaya melakukan pembiayaan baik dari multilateral, bilateral serta private placement. “Anggaran kita jalankan dan serap semaksimal mungkin. Itu esensi negara bekerja dan APBN-P memberikan manfaat yang maksimal. Kita yakin ini yang paling maksimal impact-nya,” demikian tegas Suahasil Nazara.

Gerak nilai harga minyak bergerak volatil pada sesi perdagangan pasar di hari Senin kemarin, sebelum berakhir melemah. Gerak nilai harga minyak sempat bergerak rally sekitar 4%. Kondisi tersebut terjadi, akibat adanya ketegangan di Timur Tengah. Namun kemudian berbalik turun akibat pelaku pasar kembali cemas akan pelambatan ekonomi global, dan sell off di bursa pasar China.

Aktivitas manufaktur China masih berkontraksi di bulan Desember, begitu juga di Amerika yang kontraksinya semakin dalam. Hal tersebut membuat outlook permintaan komoduitas minyak yang rendah menjadi semakin suram. Para pelaku pasar juga mengatakan pesediaan minyak di Cushing Oklahoma meningkat, yang semakin memperdalam penurunan minyak di perdagangan pertama 2016.

Gerak rally harga minyak sebelumnya dipicu oleh kondisi dimana pihak Arab Saudi yang menarik diplomatnya dari Iran. Adanya ketegangan antara kedua belah pihak tersebut memberi potensi terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga minyak pada sesi perdagangan pasar hari Senin berakhir di level 38.88, dengan level tertinggi harian 38.38, dan terendah 36.33.

About author

You might also like

Perlemahan Emas Tertahan kebijakan ECB

Gerak harga emas diperdagangkan melemah setelah indeks USD melonjak mendekati level tertinggi sejak 2 Oktober lalu. Meski demikian keadaannya, harga emas masih bertahan diatas level $1,240.00 US, tertahan pada support

Fundamental 0 Comments

Minyak Masih Terjungkal, Pemilu Juga Turut Gencet Loonie

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari Selasa ini, gerak nilai apresiasi Aussie bergerak menguat lebih lanjut. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD sempat diperdagangkan di kisaran level

Berita 0 Comments

Dollar Menguat Terhadap Yen Menjelang Laporan NFP

Dollar di perdagangkan dekat level tertinggi dalam 10 pekan terhadap yen sebelum AS merilis laporan yang di perkirakan akan menunjukkan pertumbuhan kerja tercepat dalam empat bulan. Mata uang AS menuju

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image