Gerakan Harga Emas Masih Bearish, Keputusan Amerika Dinantikan Pasar

Gerakan Harga Emas Masih Bearish, Keputusan Amerika Dinantikan Pasar

Berita emas ayotrading

emas-gold-ayotrading berita forex

Pada perdagangan di sesi pasar Asia hari ini (Selasa, 01/ 10/ 2013), gerakan harga emas tampak masih melanjutkan penurunan. Harga emas melanjutkan pergerakan turun, akibat spekulasi bahwa aktivitas pemerintah Amerika berpotensi untuk ditutup sementara karena sampai saat ini anggaran masih belum disepakati oleh Senat dan Kongres. Sedangkan rilis data PMI manufaktur resmi di negara China untuk bulan September juga ternyata berada di bawah estimasi. PMI manufaktur resmi dari pemerintah China menunjukkan bahwa, indeks di bulan September berada di level 51.1 poin. PMI manufaktur di bulan September ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan bulan Agustus yang ada di level 51 poin. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan prediksi yang ada di level 51.6 poin, angka tersebut masih berada di bawahnya.

Pasar emas selesaikan sesi perdagangan awal pekan dengan kerugian tipis ditengah spekulasi bahwa shutdown Amerika mungkin akan terjadi. Melemahnya permintaan emas dari pasar Asia selama akhir pekan juga telah memberikan dampak yang negatif kepada pasar emas. Penutupan pasar emas kemarin juga telah menandai berakhirnya sesi perdagangan untuk kuartal ketiga tahun ini. Pada sesi perdagangan pasar kemarin, harga emas berjangka kontrak Desember ditutup turun 12.20 USD atau 0.9% berakhir pada 1,327.00 USD/ ons di divisi Comex New York Mecrchatile Exchange. Minggu lalu, emas berjangka kontrak Desember mencatatkan keuntungan sebesar 11.60 USD atau 0.87%. Pada kuartal ketiga, emas berjangka mencatatkan keuntungan sebesar 103.3 USD atau 8.44%. Di perdagangan pasar spot, harga emas ditutup turun 1,328.10 USD atau 0.64% berakhir pada 1,328.10 USD/ ons, setelah sepat diperdagangkan hingga mencapai ke level harga 1,343.75 USD dan 1,322.65 USD untuk harga rendahnya. Selama sepekan, emas spot mencatatkan keuntungan sebesar 9.10 USD atau sekitar 0.69%. Tingkat harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Selasa (1/10) turun dibanding dari harga sehari sebelumnya. Merujuk situs Logam Mulia, harga 1 gram emas Antam dibanderol Rp 538.000. Angka ini turun Rp 1.000 dibanding harga hari Senin (30/ 09/ 2013). Sedangkan untuk harga pembelian kembali emas (buyback) oleh pihak Antam Rp 484.000. Angka tersebut tidak berubah dibanding harga kemarin. Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya, yakni: 1 gram: Rp 538.000, 5 gram: Rp 2.545.000, 10 gram: Rp 5.040.000, 25 gram: Rp 12.525.000, 50 gram: Rp 25.000.000, 100 gram: Rp 49.950.000, 250 gram: Rp 124.750.000, dan 500 gram: Rp 249.300.000. Perdebatan alot antara pihak Senat dan pihak Kongres Amerika mengenai penetapan anggaran dan batas utang telah mengancam operasi pemerintah federal Amerika. Masih belum ada kesepakatan yang dicapai dari pihak dewan Republik maupun Demokrat. Partai Republik saat ini masih menunda peraturan seputar perawatan kesehatan sebagai program Presiden Barack Obama selama satu tahun kedepan. Apabila hingga jatuh tempo hari ini belum juga dicapai kesepakatan, maka untuk pertama kalinya dalam 17 tahun operasi pemerintah federal Amerika terpaksa akan dihentikan sementara.

Dua tahun lalu, harga emas sempat naik ke rekor tertinggi 1.920 USD/ ons pada September 2011, setelah untuk pertama kalinya pemerintah Amerika mengalami krisis plafon utang. Setelah hal tersebut terjadi, banyak para pelaku pasar menilai bahwa negara dengan ekonomi terbesar tidak akan mampu untuk membayar bunga utang negara. Memasuki sesi perdagangan hari ini dan menjelang sesi perdagangan Amerika nanti malam, pasar akan terfokus pada rencana pungutan suara atas limit utang Amerika. Para spekulator diperkirakan sudah akan mulai stanby untuk melakukan aksi beli dengan apapun keputusan yang akan diambil oleh pemerintah Amerika. Pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran rentang level harga 1,336.00 USD - 1,315.60 USD.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Rendahnya TLTRO Bebani Euro

Sempat menguat tajam pada Kamis kemarin, euro berbalik turun dan berakhir melemah terhadap dollar. Pelemahan tersebut terlihat berlanjut di awal perdagangan sesi Asia hari ini Jumat (25/9), mata uang 19

Forex News 0 Comments

Jepang Pantau Terus Perkembangan Seputar Brexit, Pelemahan Minyak Tak Hiraukan Rilis Data Positif

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling tengah mengalami gerak penguatan atas Greenback. Para pelaku pasar tampaknya mulai mengabaikan hasil jajak pendapat terbaru mengenai dukungan Brexit atau Inggris keluar

Fundamental 0 Comments

Gerak Nilai Harga Komoditas Minyak Bergerak Menguat, Pasar Asumsikan The Fed Akan Tunda Kenaikan Suku Bunga

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, bergerak berbalik melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Kondisi tersebut terjadi, seiring gerak nilai harga komoditas

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image