Greenback Dominasi Major, Kospi Mengalami Koreksi

5024grey1Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan telah mempertahankan gerak penguatannya terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Senin, walaupun setelah hasil rilis data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur Amerika turun lebih besar dari perkiraan di bulan Juli. Meski demikian, namun gerak nilai apresiasi mata uang Greenback masih dalam rentang yang sama dalam lima pekan terakhir.

The Institute for Supply Management melaporkan bahwa indeks aktivitas manufaktur turun ke 52.6 pada bulan lalu dari 53.2 di bulan Juni. Para analis sebelumnya perkirakan bahwa indeks akan turun ke level 53.0 di bulan Juli.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD pulih dari kerugian tajam setelah Bank of Japan (BoJ) hanya menyetujui langkah stimulus yang moderat pada pertemuan kebijakan hari Jumat, hasil tersebut mengecewakan pasar yang berharap untuk pelonggaran yang lebih agresif. Namun sentimen terhadap Greenback masih rapuh setelah pembacaan PDB Amerika kuartal kedua pada hari Jumat yang menunjukkan kenaikan 1.2% pada tingkat tahunan, berada jauh di bawah ekspektasi untuk kenaikan 2.6%. PDB kuartal pertama direvisi lebih rendah menjadi 0.8% dari 1.1%.

Gerak nilai harga di bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada awal perdagangan pasar di hari Selasa, dengan gerak nilai harga indeks harga saham gabungan Korea (KOSPI) turun sebesar 6,3 poin atau sekitar 0,31 % menjadi 2.023,31. Sedangkan gerak nilai apresiasi mata uang Korea Selatan, Won, dilaporkan telah mengalami gerak penurunan sehingga menjadi 1.108,8 terhadap Greenback dibandingkan penutupan sesi perdagangan pasar di hari Senin.

Penurunan tersebut terjadi, karena disebabkan oleh hasil data inflasi Juli Korea yang menunjukkan level terendah dalam 10 bulan terakhir, yaitu 0,7%. Selain itu ada aksi ambil untung investor setelah pada Senin indeks Kospi mengalami kenaikan 13,42 poin atau 0,67 persen menjadi 2.029.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah mengalami gerak penguatan tipis pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Selasa (02/ 08/ 2016) ini. Hal tersebut terjadi, setelah pada penutupan sesi perdagangan pasar Amerika, pada hari Selasa dini hari ditutup melemah hingga di bawah $40 per barel.

Gerak nilai harga komoditas minyak WTI dilaporkan telah naik sebesar 14 sen atau sekitar 0,35% ke kisaran harga $40.20 US/ barrel. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak Brent telah bergerak menguat sebesar 24 sen atau sekitar 0.57% ke kisaran level $42.38 US/ barrel.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah jatuh dalam hingga 22% dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, mengakhiri reli yang terjadi di awal Juni dimana saat itu harga mencapai level $50/barrel. Penyebab penurunan harga masih pada melimpahnya produksi yang dapat mengganggu keseimbangan pasar minyak. Data dari Baker Hughes pada akhir pekan lalu menunjukkan adanya penambahan jumlah rig yang berproduksi.

Kekhawatiran para pelaku pasar atas suplai berlebih ini menyulitkan gerak nilai harga bisa pulih. Hal ini terlihat dari perdagangan sesi Asia hari ini, dan sesi Eropa dan Amerika yang akan dimulai setelah sesi Asia biasanya akan cenderung melakukan aksi sama dengan para pelaku pasar di Asia, bahkan melakukan aksi jual lebih besar.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Yen Tertekan, USD Mengalami Koreksi Pasar

Pada pergerakan harga mata uang di sesi asia hari Jum’at ini, 22 November 2013, mata uang USD secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah dibuka

Komoditas 0 Comments

Hasil FOMC Gamangkan Pasar, Hasil G20 Tak Tergubris

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan tampak masih bergerak lesu di sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin. Sentimen para pelaku pasar masih belum berubah setelah pekan lalu Federal

Berita 0 Comments

Perlemahan Emas Masih Potensial, Amerika Didukung Negara – negara Arab

Perlemahan harga emas terpantau masih menurun pada perdagangan hari Jumat siang ini. Pada sesi perdagangan pasar hari Kamis (11/ 09/ 2014) kemarin, pasar emas kembali diperdagangkan melemah. Hal ini terjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image