Greenback Masih Tak Mau Mengalah, G 7 Dihelat di Jepang Hari Ini

KfQrhDilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis kemarin, meskipun hasil rilis data Amerika mengecewakan, gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak bergerak lebih tinggi terhadap major currencies. Hal tersebut terjadi, karena ekspektasi terbaru untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan Juni masih memberikan dukungan untuk gerak nilai apresiasi Greenback.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/USD bergerak melemah sekitar 0.09%, dengan menuju ke level 1.1204. Gerak nilai apresiasi mata uang Euro telah bergerak dan menyentuh level terendah sejak 29 Maret yaitu di kisaran level 1.1180.

Pihak dari Departemen Tenaga Kerja Amerika telah melaporkan bahwa, jumlah individu yang mengajukan tunjangan pengangguran di pekan yang berakhir 14 Mei turun 16.000 menjadi 278.000. Dilaporkan bahwa jumlah individu yang mengajukan tunjangan pengangguran di pekan sebelumnya adalah berjumlah 294.000. Para analis memperkirakan bahwa, klaim turun 19.000 sehingga menjadi 275.000.

Dilaporkan juga bahwa, pihak Bank Federal Reserve Philadelphia telah melaporkan bahwa indeks manufaktur di wilayah mereka memburuk menjadi -1.8 pada bulan ini dari April di -1.6. Hasil laporan indeks manufaktur Philadelphia sebelumnya oleh para analis perkirakan akan membaik menjadi 3.5.

Meskipun hasil rilis data mengecewakan, tampak bila gerak nilai apresiasi mata uang USD masih mempertahankan gerak penguatannya. Hasil pertemuan The Fed bulan April menunjukkan bahwa kenaikan bulan Juni akan menjadi tepat jika data ekonomi mengindikasikan bahwa pertumbuhan naik di kuartal kedia dan sektor kerja dan inflasi menguat.

Dilaporkan bahwa pertemuan para Menteri Keuangan dan pimpinan bank sentral negara-negara G7 berlangsung hari hari Jumat (20/ 05/ 2016) ini di Jepang. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Jepang, bergerak mendatar di awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (20/ 05/ 2016) meski ada pertemuan G7 terasebut.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei telah sempat berada di kisaran level harga 16644,75. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Nikkei Futures di perdagangkan di kisaran level 16650.

Taro Aso, Menteri Keuangan Jepang, mengatakan bahwa, ketidakpastian atas kondisi ekonomi global dan langkah-langkah penanganan penggelapan pajak akan menjadi bahasan utama dalam pertemuan G7 hari ini. Para pelaku pasar juga terlihat berhati-hati setelah beberapa pejabat Federal Reserve mengindikasikan kenaikan suku bunga di bulan Juni.

Presiden The Fed New York, William Dudley, mengatakan bahwa rapat moneter bulan Juni akan menarik. Hal tersebut disampaikan oleh William Dudley, karena rapat moneter bulan juni akan membahas hal yang khususnya berkaitan dengan kenaikan suku bunga.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah menghapuskan angka kerugian di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah ditutup di kisaran level $48.27 US/ barel pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis.

Perolehan angka tersebut, lebih tingi sekitar $0.38 US/ barel jika dibandingkan dengan hasil penutupan sesi perdagangan pasar sebelumnya. Hal tersebut terjadi, seiring adanya gangguan atas suplai komoditas minyak mentah dari Nigeria yang membantu membatasi efek penguatan Greenback.

Dilaporkan bahwa, operasi dari perusahaan ExxonMobil di terminal minyak mentah Qua Iboe, Nigeria, terganggu dengan aktivitas “kriminal.” Terminal terbesar di Nigeria tersebut, dengan rata-rata ekspor 300.000 barel/ hari, diberitakan ditutup dan para karyawannya dievakuasi. Berita ini membantu gerak nilai harga komoditas minyak mentah perlahan bergerak menguat naik dari level terendah hariannya.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah masih berpotensi untuk bergerak melemah dengan level harga support terdekat terdekat berada di kisaran level harga 47.90 dan level resisten terdekat berada di kisaran level harga 49.70. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah masih dalam tekanan bersama dengan gerak nilai harga dari komoditas lain yang juga berdenominasi dengan mata uang USD. Kondisi tersebut terjadi, setelah gerak nilai apresiasi Greenback tampak masih memperpanjang gerak relinya.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Data China Kembali Tenggelamkan Aussie

Aussie melemah pada sesi Asia setelah survei awal manufaktur China menunjukkan hasil penurunan dan itu cukup menyebabkan kegelisahan tentang nilai impor terhadap komoditas utama Australia seperti bijih besi. Indeks awal

Fundamental 0 Comments

PBOC Policy Lagi-lagi Berdampak Luas, Emas Dilirik Kembali

Telah dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang USD terkoreksi kuat, bergerak anjlok terhadap major currencies di sesi perdagangan pasar hari Rabu kemarin. Hal ini terjadi adalah karena akibat kejatuhan yield

Fundamental 0 Comments

Permintaan Asia Dongkrak Minyak Sejenak, Yen Tertekan Greenback

Gerak nilai apresiasi dari mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilaporkan telah bergerak melemah di awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat ini. Hal tersebut terjadi, terutama setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image