Greenback Tekan Kiwi, Minyak Tampak Menguat

258741_321456_789654_258963147_nDilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang New Zealand Dollar, atau lazim disebut dengan istilah Kiwi, telah bergerak melemah. Gerak nilai apresiasi Kiwi telah bergerak melemah pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin.

Hal tersebut terjadi, setelah hasil rilis data inflasi di Selandia Baru dan proyeksi dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) di kuartal kedua yang lebih buruk dari estimasi para pelaku pasar sebelumnya. Kondisi tersebut tentunya semakin menguatkan adanya peluang pemangkasan suku bunga bulan depan oleh RBNZ.

Sebagian besar para pelaku paar telah memperkirakan bahwa RBNZ, Graeme Wheeler, akan merespon lemahnya laju inflasi dengan memangkas tingkat suku bunga menjadi 2% pada pertemuan selanjutnya tanggal 11 Agustus. Hal tersebut terasumsikan, meski overheat pada pasar sektor perumahan menjadi risiko bagi stabilitas sektor keuangan.

Laju inflasi tahunan telah berada di bawah level 1% selama 7 kuartal berturut-turut. Selain itu, pihak berwenang dari RBNZ di bulan Juni telah memproyeksikan laju inflasi tidak akan kembali ke level tengah range 1.3% hingga akhir tahun depan.

Gerak nilai harga indeks Dow Jones dan indeks saham S&P500 dilaporkan telah terkerek naik pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat. Gerak nilai harga indeks Dow Jones dan indeks saham S&P500 dilaporkan telah menyentuh level tinggi baru.

Hal tersebut terjadi, setelah hasil rilis data penjualan ritel Amerika yang dilaporkan tengah solid. Selain itu. Hal tersebut terjadi adalah karena adanya gerak penguatan nilai harga saham perusahaan sektor bioteknologi, mengimbangi laporan laba yang mengecewakan dari gerak nilai harga saham blue chip di sektor perbankan.

Laporan retail sales Amerika dirilis dengan hasil positif, naik lampaui estimasi di bulan Juni seiring lebih banyak penduduk Amerika Serikat membeli kendaraan bermotor dan produk lainnya. Hal tersebut memperkuat pandangan bahwa pertumbuhan ekonomi semakin membaik di kwartal kedua.

Secara terpisah data lainnya juga menunjukkan perekonomian China naik di luar perkiraan di kwartal kedua, sehingga turut menunjang saham global ke level tinggi 8-bulan. Meski demikian, namun serangan teroris di Nice, Prancis yang menewaskan setidaknya 84 orang turut membatasi penguatan Wall Street.

Laporan earnings mengecewakan dari Citi dan Wells Fargo juga menjadi faktor yang membatasi penguatan. Laju laba Citigroup di Q2 tidak seburuk estimasi, namun laba Well’s Farco jatuh sesuai ekspektasi. Indeks sektor keuangan anjlok 0.2 %, menjadikan gerak nilai harga saham sektor keuangan menjadi yang terburuk dalam 10 sektor utama indeks saham gabungan S&P, dan satu-satu nya sektor yang masih di zona merah untuk tahun ini.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks DJIA futures telah sempat bergerak melemah tipis -0.14% ke level 18,401. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham S&P500 bergerak turun sekitar -0.28% di level harga 2,151.00, dan gerak nilai harga indeks saham Nasdaq futures terkoreksi melemah dengan bergerak merosot sekitar -0.29% dan sempat diperdagangkan di level harga 4,576.25.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah bergerak menguat. Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat, gerak nilai harga komoditas minyak telah bergerak menguat sekitar 1,7% sehingga menjadi $46,28 US/ barel.

Hal tersebut terjadi, setelah adanya berita pemberontakan militer di Turki. Negara Turki yang wilayahnya termasuk di Eropa dan Timur Tengah, bukan merupakan produsen minyak utama. Meski demikian, namun memilki wilayah yang dilalui jalur pipa minyak penting. Perdana Mentri Binali Yildirim mengatakan bahwa, suatu kelompok di militer Turki berusaha untuk menggulingkan pemerintahan.

Gerak nilai harga komoditas minyak di awal sesi perdagangan pasar, telah bergerak menguat dan menuju gerak penguatan dalam kurun waktu dua pekan beruntun. Hal tersebut terjadi, setelah data dari Amerika dan China, yang merupakan negara dua konsumen utama, mampu mencerakan outlook komoditas minyak.

Perusahaan Baker Hughes melaporkan bahwa, jumlah rig aktif di Amerika bertambah sebanyak 6 sehingga menjadi 357. Lebih banyak jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 638.

Bertambahnya jumlah rig telah terjadi dalam enam dari tujuh pekan terakhir. Kenaikan tersebut telah mendorong para pelaku pasar untuk memperkirakan bahwa, jumlah rig di Amerika telah mencapai level terendah, dan produksi akan naik di awal tahun depan.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Bergerak Menguat, Kondisi Politik Amerika Pengaruhi Pasar

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah bergerak menguat ke kisaran level 103.45. Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY tersebut, mengabaikan sinyal pelonggaran lebih lanjut dari

Berita 0 Comments

Nantikan Data Inflasi Pekan Ini, Euro Tertahan di Level Terendah 11 Bulan

Euro menguat terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia hari ini, namun masih berada dekat level terendah dalam 11 bulan terakhir. Data inflasi menjadi data yang paling di nanti trader pada

Fundamental 0 Comments

Data Rilis Amerika Semalam me – Rebound – kan Emas

Pada perdagangan pasar di sesi hari Jumat (26/ 09/ 2014) ini, gerak harga emas diperdagangkan lebih tinggi ketika terjadinya pelemahan kondisi ekonomi Amerika pada pasar tenaga kerja dan manufaktur Amerika

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image