Greenback Terhenti Gerak Penguatannya, Yellen Tengah Dinantikan Para Pelaku Pasar

12766_549069275119642_19274480594_nGerak nilai harga indeks USD dilaporkan telah menghentikan gerak penguatan selama kurun waktu dua hari. Hal tersebut terjadi, karena para para pelaku pasar saat pada ini akhir - akhir ini, lebih cenderung menunggu sinyal lebih lanjut terhadap kesiapan Federal Reserve untuk naikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah terkoreksi melemah terhadap sebagian besar major currencies, sebelum ketua The Fed, Janet Yellen, memberikan pidato pada hari Jumat pada simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming. Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan telah bergerak menguat terhadap mata uang Yen dan Euro pada sesi perdagangan pasar di hari Senin.

Hal tersebut terjadi, setelah wakil ketua Federal Reserve, Stanley Fischer, telah mengatakan bahwa, pada akhir pekan bahwa ekonomi Amerika sudah semakin dekat untuk mencapai target bank sentral, yang menyarankan untuk kenaikan suku bunga di bulan Desember. Analis pasar global di Sumitomo Trust Bank di New York mengatakan bahwa masih ada sisa empat bulan untuk akhiri tahun ini, jadi setiap komentar yang hawkish akan memicu pembelian dollar dengan segera.

Fokus para pelaku pasar akan tertuju ke Jackson Hole dan apakah Janet Yellen akan indikasikan niat untuk naikan suku bunga pada tahun ini atau tidak. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah terkoreksi melemah sekitar 0.2% ke 100.14, dan dilaporkan juga bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD telah sedikit berubah di kisaran level 1.1325.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Asia telah dibuka secara bervariatif pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Selasa, dengan saham Jepang mendapat tekanan di awal perdagangan. Hal tersebut terjadi, karena gerak nilai apresiasi mata uang Yen beringsut lebih dekat ke kisaran level 100 -an.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 dilaporkan telah terkoreksi melemah, dengan bergerak turun sekitar 0,35 %, sedangkan indeks Topix dilaporkan telah bergerak turun sekitar 0,3 %, dengan saham sebagian besar negatif di seluruh papan.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen bergerak menguat terhadap Greenback, dengan diperdagangkan di kisaran 100,09, dibandingkan dengan kisaran level 100,76 pada penutupan sesi perdagangan pasar di hari Senin sore waktu setempat. Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Yen biasanya negatif bagi eksportir karena mengurangi keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi kembali ke dalam mata uang lokal.

Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Yen berdampak pada saham ekspor yang berada di bawah tekanan. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga saham perusahaan otomotif Toyota telah sempat terkoreksi turun sekitar 0,84 %. Telah dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga saham perusahaan Nissan terkoreksi turun sekitar 1,01 %, serta gerak nilai harga saham perusahaan Honda menurun hingga 1,88 %.

Melintasi Selat Korea, gerak nilai harga indeks saham perusahaan Kospi dilaporkan telah bergerak menguat naik sekitar 0,21 %. Gerak nilai harga saham perusahaan di bursa Australia juga bergerak menguat, dengan indeks acuan ASX 200 dilaporkan telah bergerak naik 0,29 %, oleh karena sektor keuangan naik 0,48 %.

Para analis mengatakan bahwa pasar kemungkinan bersikap wait and see menjelang pidato dari ketua Federal Reserve Janet Yellen Jumat di Simposium Kebijakan Moneter di Jackson Hole, Wyoming, Jumat. Acara tahunan ini kadang-kadang digunakan oleh The Fed kursi untuk membuat pernyataan kebijakan penting.

“Hari masih awal untuk konferensi Jackson … tapi pasar tampaknya sudah mengabaikan kemungkinan bahwa Yellen mungkin berpidato mengenai kenaikan suku bunga di September,” demikian kata Angus Nicholson, seorang analis pasar di IG spreadbettor. Di pasar mata uang, gerak nilai indeks USD telah terkoreksi turun kembali dari kisaran level 94,905 pada sesi perdagangan pasar di hari Senin sore waktu Asia sehingga menjadi 94,490 di perdagangan pagi pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Selasa.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak melemah di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa. Hal tersebut terjadi, menjelang laporan cadangan minyak mentah dari sektor swasta dan juga karena diperbaharui oleh kecemasan terhadap prospek untuk kesepakatan diantara para produsen untuk membatasi output.

The American Petroleum Institute (API) rencananya akan merilis cadangan minyak mentah dan produk kilang Amerika pada akhir sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Hasil rilis data tersebut akan diikuti oleh laporan data yang sama dari Departemen Energi Amerika pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu malam.

Gerak nilai harga komoditas minyak WTI dilaporkan telah sempat bergerak melemah sekitar 0.65% di kisaran level $47.10 US/ barel. Gerak nilai harga komoditas minyak diestimasikan, miliki level support terdekat di kisaran level harga $46.60 US/ barel, dan level resisten di kisaran level harga $47.65 US/ barel.

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika semalam, gerak nilai harga komoditas minyak mentah mengalami koreksi harga turun tajam, memperpanjang kerugian dari sesi pagi. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar memilih untuk menguangkan keuntungan mereka setelah reli yang impresif pada bulan ini, dimana para analis memperingatkan bahwa itu tidak dibenarkan untuk fundamental.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Menguat Pada Sesi Asia, Sterling Rebound

Yen terhampar dekat level tinggi 2-pekan terhadap euro pada awal sesi hari Selasa dan menguat cukup tajam terhadap mata uang utama lainnya seiring investor mengurangi posisi bearish. Analis mengatakan langkah

Logam Mulia Dan Minyak Cenderung Wait And See, Kegigihan Rusia Atas Suriah Tetap

Perdagangan bursa komoditi emas pada hari Senin kemarin (09/ 09/ 2013), pergerakan harga emas telah berada diantara kenaikan dan penuruna. Kecenderungan ini karena para pelaku pasar telah mempertimbangkan atas rencana

Berita

Pasar Telah Cerna Data Rilis, Euro Bergerak Menguat

coach Gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD dilaporkan tampak langsung bergerak menuju level 1.1473 pada pembukaan perdagangan pasar Asia, di hari Senin, 17/ 07/ 2017, sebelum melemah tipis ke

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image