Greenback Tertekan Yen, Minyak Bergerak Menguat

Dilaporkan 20120828104614709bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah kembali diperdagangkan melemah terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Gerak nilai apresiasi Greenback telah terkoreksi oleh mata uang Yen, bergerak menuju penurunan 3-sesi beruntun.

Hal tersebut terjadi, setelah para pembuat kebijakan Bank of Japan (BoJ) diberitakan tengah mengalami perbedaan pendapat. Para pembuat kebijakan di BoJ berbeda pendapat mengenai bagaimana cara memperluas program pelonggaran moneter.

Dilaporkan bahwa para petinggi di BoJ sejauh ini masih belum dapat mencapai kesepakatan tentang review kebijakan komprehensif, yang dijanjikan akan disampaikan dalam pertemuan BoJ 2 pekan mendatang. Gerak nilai apresiasi Greenback masih terus berada di bawah tekanan menyusul rilis serangkaian data ekonomi Amerika yang kurang bagus.

Hasil rilis data Amerika tidak optimal, terutama laporan aktivitas di sektor manufaktur dan jasa, yang lebih lemah dari ekspektasi. Oleh karena keadaan tersebut, telah mengurangi spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga dalam pertemuan kebijakan pekan depan.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah terpantau sempat diperdagangkan pada kisaran level $101.79 atau sekitar 0,23% di bawah harga penutupan sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah sempat menyentuh level tertinggi intraday di kisaran level $102.11.

Pihak berwenang dari Bank of Canada (BoC), dilaporkan telah mengambil keputusan, dengan mempertahankan kebijakan suku bunganya. Pihak berwenang dari BoC mempertahankan kebijakan suku bunga sebesar 0,50% dalam rapat kebijakan moneter di hari Rabu.

Suku bunga yang ditetapkan oleh pihak berwenang BoC tidak berubah sejak Juli 2015. Gubernur BoC, Stephen Poloz, menyebut kondisi ekonomi saat ini masih belum memerlukan perubuhan kebijakan moneter.

Meski mengakui lemahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama, pihak berwenang dari BoC juga optimis kedepannya pertumbuhan akan membaik. Suku bunga acuan BoC berdampak besar pada orang-orang yang menyimpan dana di bank dan KPR.

Telah dilaporkan bahwa, BoC pada tahun 2015 telah menurunkan suku bunga pinjaman sebanyak dua kali untuk memberikan stimulus pada perekonomian di Kanada. BoC masih akan melihat dampak dari kebakaran hutan di Alberta serta lemahanya ekspor yang akan coba diimbangi oleh peningkatan belanja konsumen dan pulihnya produksi minyak.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD dilaporkan telah terpantau menguat setelah adanya keputusan dan optimisme BoC. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD telah diperagangkan di kisaran level 1.2900, dengan level resisten terdekat berada di kisaran level 1.2930.

Gerak nilai komoditas minyak Ameika ditutup pada level tertinggi dalam sepekan menjelang update data pasokan minyak Amerika. Hal tersebut terjadi, di tengah berkurangnya ekspektasi akan tercapainya kesepakatan di antara produsen utama untuk mengekang produksi.

Pihak dari American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk merilis data mingguan stok minyak domestik setelah bel penutupan perdagangan hari Rabu, sedangkan Energy Information Administration (EIA) akan melaporkan data resmi pada Kamis malam. S&P Global Platts memperkirakan bahwa, persediaan minyak Amerika naik 425.000 barrel pada pekan lalu, seiring melambatnya aktivitas pengilangan Amerika akibat gangguan dari Badai Hermine di Teluk Meksiko.

Dilaporkan pada akhir bulan ini, anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries akan melangsungkan pertemuan untuk membahas langkah-langkah menstabilkan pasar minyak. Akan tetapi, beberapa anggota OPEC, termasuk Iran, Nigeria dan Libya, sejauh ini masih menunjukkan keengganan untuk membatasi produksi demi mengembalikan output mereka ke level normal.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Aksi Taking Profit Warnai Perdagangan Emas, Data Amerika Ditunggu Pasar

Gerak harga emas dilaporkan tengah melemah, menyusut pada sesi perdagangan hari Rabu (04/ 03/ 2015) ini. Gerak harga emas terkoreksi tajam pada sesi perdagangan Asia hari Selasa (03/ 03/ 2015)

CFD News 0 Comments

Arab Saudi Suplai Kontrak Minyak

Arab Saudi, eksprotir minyak mentah utama dunia, akan menyediakan suplai untuk kontrak minyak mentah paling tidak untuk 1 pembeli di bulan Februari, masih belum berubah dari kondisi bulan Januari, dikatakan

Laporan Negatif Amerika Semalam Telah Beri Peluang Oposannya Untuk Menggeliat

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (29/ 05/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas dan perak mengalami gerak kenaikan dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah berhasil ditutup menguat

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image