Harga Emas Bergerak Merambat, Pasar Was-was atas Yunani

10731130_809403629124195_8293081199229022837_nDilaporkan bahwa gerak harga emas sesi perdagangan hari Senin (20/ 04/ 2015) ini, tengah merangkak naik dari posisi terendah yang terjadi selama beberapa waktu terakhir. Hal tersebut terjadi setelah Amerika mengeluarkan beberapa data ekonomi yang hasilnya ternyata cukup mengecewakan. Meski demikian yang terjadi, namun penguatan gerak harga emas yang telah dicapai masih tidak cukup besar untuk menutup angka kerugian karena nilai apresiasi mata uang USD masih dalam kisaran yang kuat. Gerak harga emas telah menyelesaikan sesi perdagangan di akhir pekan lalu (Jumat, 17/ 04/ 2015) dengan menorehkan angka keuntungan tipis. Gerak rebound harga tidak terlalu besar meski selama hampir di sepanjang sesi perdagangan pasar Amerika gerak harga emas ditutup negative bersama dengan indeks mata uang USD.

Penguatan gerak harga harga emas pada perdagangan kemarin adalah karena beberapa data yang dikeluarkan oleh otoritas di Amerika tidak sesuai dengan estimasi dari para pelaku pasar. Meskipun data-data yang dirilis mengecewakan, nilai apresiasi mata uang USD masih kuat sehingga tidak bisa mendorong gerak harga emas untuk bisa bergerak di kisaran harga tinggi. Para pelaku pasar nampak sedikit berspekulasi, memanfaatkan momentum akhir pekan melihat beberapa pertemuan para petinggi dunia akan digelar selama libur bursa kemarin. Pertemuan IMF, G20 dan laporan data inflasi Amerika yang digelar pada akhir pekan nampaknya sedikit membawa harapan bagi beberapa pelaku pasar. Gerak harga emas mendapat dukungan positif untuk bisa menguat, oleh adanya market sentiment, data Inflasi Amerika yang diritialis tidak terlalu baik. Laporan data Inflasi Konsumen Amerika telah dirilis naik sebanyak 0.2% selama periode Maret. Data dirilis lebih rendah dari perkiraan para pelaku pasar dan dari data sebelumnya yaitu pada 0.30% (F) dan 0.20% (P). Pada sesi perdagangan pasar hari Jum’at (17/ 04/ 2015) lalu, gerak harga emas berjangka kontrak Juni di Divisi Comex New York Mercantile Exchange dilaporkan telah menyelesaikan sesi perdagangan akhir pekan dengan mencetak angka keuntungan senilai $5.10 US atau 0.40% dengan gerak harga berakhir pada level $1,203.10 US/ ons. Dalam sesi pasar di sepekan lalu, geraki harga emas berjangka telah mencatatkan kerugian sebesar $1.5 atau 0.12%. Juga telah dilaporkan di akhir pekan lalu bahwa gerak harga emas spot telah menyelesaikan sesi perdagangan dengan mencatatkan angka keuntungan senilai $5.90 US atau 0.49% dengan harga berakhir pada level harga $1,203.80 US/ ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga mencapai harga $1,207.620 US dan rendahnya di $1,197.300 US. Dalam pergerakan harga di kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas telah tercatat mengalami kerugian sebesar $4.30 US atau sekitar 0.36%. Dilaporkan juga bahwa pada hari Senin (20/ 04/ 2015) ini dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) menjadi Rp 547 ribu/ gram. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam adalah senilai Rp 487 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada hari Senin (20/ 04/ 2015) ini, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 253.800.000, pecahan 250 gram - Rp 127.000.000, pecahan 100 gram - Rp 50.850.000, pecahan 50 gram - Rp 25.450.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.750.000, pecahan 10 gram - Rp 5.130.000, pecahan 5 gram - Rp 2.590.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 547.000. Dilaporkan dari negeri China bahwa, angka pertumbuhan ekonomi yang baru saja dikeluarkan berada di level 7 %. Angka tersebut merupakan level terendah dalam enam tahun terakhir. Namun para pelaku pasar ternyata memang sudah mengantisipasi hal tersebut sehingga tidak terlalu mempengaruhi harga emas. Negara China merupakan negara konsumen komoditas emas dengan nilai belanja yang tinggi, selain negara India. Oleh karena itu, apabila ada kondisi fundamental yang berkenaan dengan kondisi ekonomi di negara tirai bambu tersebut, ada imbas yang terjadi pada gerak harga emas. Leon Westgate, seorang analis di ICBC Standard Bank, mengatakan bahwa, sebenarnya jika dilihat, permintaan fisik komoditas emas mengalami peningkatan karena menjelang Festival Akshaya Tritiya di India pada pekan depan. Namun karena nilai apresiasi mata uang USD masih tetap di kisaran yang kuat, maka harga emas tidak banyak bergerak.

Sentimen yang mempengaruhi pergerakan harga emas lainnya yang bisa jadi tidak kalah besar pengaruhnya, adalah kondisi fundamental di kawasan negara zona eropa. Selama sesi pasar akhir pekan, berita penolakan ECB seputar spekulasi keluarnya Yunani dari Uni Eropa mungkin akan menjadi berita positif bagi pasar Eropa. Para pelaku pasar tengah memperhatikan perkembangan di negara Yunani, yaitu prihal hasil negosiasi utang Yunani. Meskipun telah ada kesepakatan baru antara pihak Yunani dan pihak IMF mengenai hutang, namun negara tersebut harus berhadapan kembali dengan Euro Group. Kemungkinan besar negara Yunani tetap bertahan, tidak mau mengikuti syarat-syarat yang diberikan oleh Euro Group terkait langkah penghematan. Pada sesi perdagangan hari Senin (20/ 04/ 2015) ini, perdagangan di pasar emas diperkirakan akan kembali diperdagangkan pada volatilitas yang tidak terlalu besar. Hal tersebut diasumsikan, karena minimnya data yang akan dirilis di sepanjang sesi perdagangan hari ini, akan membawa para pelaku pasar untuk memperhatikan pergerakkan apresiasi mata uang USD.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Komentar Yellen Menambah Tekanan Terhadap Yen, Jepang Terus Berikan Perlawanan Terhadap Penguatan Yen

Nilai apresiasi mata uang Jepang, yen, bergerak negatif. Mata uang yen terpuruk di sesi perdagangan pasar Asia pada akhir pekan (Jumat, 15/ 11/ 2013) dikarenakan adanya pernyataan dari wakil pimpinan

Gerak Nilai Harga Minyak Tembus Ke Level Terendah Baru, BoE Terkesan Tunggu Federal Reserve

Kecemasan Bank of England (BoE) terhadap penurunan gerak nilai harga minyak dan tingkat gaji membuat gerak nilai amata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, bergerak negatif. Gerak nilai apresiasi mata

Berita 0 Comments

Yen Bergerak Stagnan Karena Investor Masih Nantikan Kebijakan Fed dan BOJ

Mata uang yen Jepang terpantau masih stagnan terhadap dollar AS (29/4). Yen bergerak sedikit saja dari level penutupan perdagangan dini hari tadi, tetapi yen tampak berpotensi untuk melanjutkan pelemahan yang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image