Harga Emas Diperkirakan Masih Akan Tertekan

Harga Emas Diperkirakan Masih Akan Tertekan

10629717_695935227147177_9147485534134758324_nGerak harga bergerak cenderung menurun karena para pelaku pasar mengharapkan lanjutan dari menguatnya mata uang USD pada kenaikan suku bunga Amerika dari The Fed. Pada sesi pasar minggu lalu, harga emas diperdagangkan secara flat, dengan kisaran sempit berimbang antara keuntungan dan kerugian. Kondisi ini karena adanya beberapa factor, seperti ketegangan di Ukraina hingga Syria dan penguatan mata uang USD pada level tertinggi baru telah menjadi para pelaku pasar kehilangan acuan. Banyak para pelaku pasar memanfaatkan kisaran harga yang ada untuk melakukan aksi spekulasi gaining profit.

Penguatan mata uang USD terjadi saat Departemen Perdagangan melaporkan bahwa produk domestik bruto Amerika direvisi naik menjadi 4,6% dalam tiga bulan hingga Juni dari perkiraan sebelumnya 4,2%. Angka tersebut merupakan tingkat ekspansi tercepat sejak kuartal keempat tahun 2011. Indeks USD diperdagangkan menugat mencapai level tertinggi sejak Juni 2010. Indeks dolar AS menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (26/ 09/ 2014) minggu lalu dengan keuntungan sebesar 42 pips atau 0.49% berakhir pada 85.65, setelah sebelumnya indeks USD sempat diperdagangkan hingga setinggi 85.67 dan serendah 85.12. Harga emas bertahan di level terendah sejak Januari selama sepekan lalu. Gerak harga emas minggu lalu hanya berkisar pada kisaran rentang harga $1,236.15 - $1,206.05. Harga emas berjangka kontrak Desember di Divisi Comex New York Mercantile Exchange menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (26/9) dengan kergian sebesar $6.50 atau 0.53% berakhir pada $1,215.40 US/ troy ons. Harga emas spot ditutup turun sebesar $2.50 US atau 0.20% berakhir pada $1,220.00 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,231.10 US dan serendah $1,212.20 US. Pada sesi pasar Asia hari ini, tadi pagi di Divisi Comex New York Mercantile Exchange harga emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan bergerak turun 0,08% di level $1,217.80 US/ troy ons. Pada menjelang akhir sesi minggu lalu, pasar sedikit digoyangkan akan kabar kerusuhan oleh para demonstran di Hong Kong antara mahasiswa dan aparat kepolian Hong Kong. Para demonstran menuntut agar pemerintah untuk membatalkan pemilihan Executive Hong Kong, dimana hanya calon yang disetujui oleh 1200 anggota yang akan dapat mengikuti pemilihan. Kabar tentang kejadian tersebut hanya memberikan sedikit dampak bagi gerak harga di pasar emas, namun jika kekerasa terus meninggkat maka ini akan mampu menggoyangkan pasar emas hingga menjelang data ketenagakerjaan Amerika pada akhir pekan. Dilaporkan juga bahwa di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, untuk pengiriman Desember harga tembaga diperdagangkan datar di levle $3,038 / pon.

Pada sesi perdagangan hari ini, para pelaku pasar fokus pada data Personal Income, Personal Spending dan Pending Home Sales Amerika nanti. Masing-masing data diperkirakan akan menunjukkan hasil yang lebih baik dari periode sebelumnya. Hari ini diperkirakan bahwa harga emas akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,228.50 - $1,211.60. Level support kuat emas adalah pada level harga $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Level harga support terdekat emas pada $1,203.20, dan apabila ternyata harga mampu bergerak dibawah level tersebut maka harga emas berpotensi bergerak pada kisaran $1,194.00. Level harga resistance emas yang cukup kuat adalah berada pada kisaran level harga $1,228.50, dengan potensial target emas pada level $1,236.30. Harga emas berpotensi untuk rebound pada kisaran level harga $1,243.70. Minggu ini ara pelaku pasar akan fokus pada data pengangguran Negara-negara kawasan Eropa, ADP Employment dan Non-Farm Payrolls Amerika. Diperkirakan bahwa, data ketengakerjaan Amerika pada akhir minggu akan menunjukkan hasil yang baik, dan berpotensi memberikan tekanan besar pada gerak harga emas. Menjelang masuk pada bulan Oktober dalam dua hari kedepan, pasar akan berspekulasi atas kenaikan suku bunga Amerika dan berakhirnya program pembelian asset oleh Federal Reserve. Juga para pelaku pasar akan menunggu juga pertemuan FOMC Minutes pada minggu ke-3 Oktober. Diperkirakan bahwa harga emas akan berada pada tekanan yang besar kembali.

About author

You might also like

Berita

Penguatan Greenback Turut Tekan Gerak Nilai Harga Minyak, Dampak Wall Street Berimbas Ke Asia

Suff adidas yeezy boost 750 Daddy – The Gin adidas yeezy boost 750 for sale Diaries: yeezy boost 750 release date Predominantly yeezy boost 750 for sale an http://www.hawkings.com/adidas-yeezy-750-boost-black.html instrumental

Berita 0 Comments

Gerak Harga Saham Asia Terkoreksi Di Awal Bulan, Kebijakan China Berimbas Kuat Kembali

Pergerakan nilai apresiasi mata uang negara Australia, yaitu yang lazim disebut dengan mata uang Aussie, telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (31/ 08/ 2015) kemarin, kembali dipengaruhi

Berita 0 Comments

Gerak Laju Ekonomi Global Masih Lesu, Yen Kembali Menguat Atas Major Currencies

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, tampak masih terus bertahan di sekitar level tertinggi beberapa bulan terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar hari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image