Harga Emas Terimbas Kondisi Eropa

Harga Emas Terimbas Kondisi Eropa

10629821_712130022194364_1781650397271338874_nDilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka naik ke level tertinggi dalam hampir empat minggu karena kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global yang melambat mendorong permintaan untuk aset ini. Gerak positif harga emas bulan ini terjadi karena pejabat Federal Reserve menunjukkan jika terjadi perlambatan ekonomi di seluruh dunia dan dapat menunda kenaikan suku bunga. Selama sesi perdagangan hari Selasa (14/ 10/ 2014) kemarin, harga emas diperdagangkan flat dengan mencatatkan nilai kerugian tipist. Gerak harga emas melemah karena gerak kenaikan USD yang mencoba kembali pada kisaran 86.00 kemarin. Dilaporkan bahwa indeks USD diperdagangkan naik 50 poin atau 0.58% berakhir pada 85.80, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 85.88 dan serendah 85.04. Gairah pasar emas nampak sepi, karena para pelaku pasar lebih banyak berspekulasi dipasar saham Amerika setelah anjlok dalam dua sesi perdagangan bertutut-turut. Harga emas turun 5,9% bulan lalu sebagai tanda-tanda membaiknya pasar kerja Amerika mendorong spekulasi bahwa The Fed bergerak lebih dekat ke peningkatan biaya pinjaman.

Harga emas terkoreksi setelah menguat tajam dalam enam sesi berturut-turut. Buruknya data ekonomi Inggris dan Eropa selama perdagangan kemarin telah membawa indeks USD melonjak karena menerima aliran safe-haven. Dalam data yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa laju inflasi di kawasan eropa dan Inggris menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan. Di negara Prancis, Spanyol dan Italia laju inflasi masing-masing negara cenderung menunjukkan kontraksi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Dilaporkan juga bahwa negara Jerman telah memangkas outlook pertumbuhan saat ini, dan kepercayaan para pelaku pasar jatuh ke posisi terlemah dalam dua tahun karena kekhawatiran resesi bisa meningkat. Pada sesi perdagangan hari Selasa (14/ 10/ 2014) kemarin di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan dengan mencatatkan keuntungan sebesar $4.30 US atau 0.40% berakhir pada $1,234.30 US/ troy ons. Harga spot emas ditutup turun sebesar $4.50 US atau 0.36% berakhir pada $1,232.40, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,238.00 dan serendah $1,230.80. Dari hasil survey ZEW, Economic Sentiment Jerman dirilis anjlok pada level -3.6. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada 1.0 (F) dan 6.9 (P). Survei ZEW Economic Sentiment Eropa secara keseluruhan dirilis anjlok pada level 4.1. Lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada 7.1 (F) dan 14.2 (P). Dilaporkan juga dengan mengacu pada situs resmi logam mulia hari ini, bahwa harga jual emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) harus menyerah turun di Rp 525 ribu/ gram pada hari Rabu (15/ 10/ 2014) ini. Demikian juga harga pembelian kembali emas Antam yang juga turun menjadi Rp 474 ribu/ gram. Berikut ini adalah daftar rilis harga yang dijual Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 242.800.000, pecahan 250 gram - Rp 121.500.000, pecahan 100 gram - Rp 48.650.000, pecahan 50 gram - Rp 24.350.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.200.000, pecahan 10 gram - Rp 4.910.000, pecahan 5 gram - Rp 2.480.000, dan pecahan 1 gram - Rp 525.000. “Harga emas jatuh mungkin menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi global yang melambat, dalam skenario seperti itu, Anda mungkin akan mencari emas sebagai safe haven,” demikian menurut pendapat dari Daniel Briesemann, Analis di Commerzbank AG di Frankfurt.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan akan diperdagangkan dengan volatilitas yang cukup besar mengingat bahwa ada beberapa data Amerika yang dijadwalkan akan dirilis pada sesi perdagangan hari ini. Jadwal Press Conference Mario Draghi, kepala ECB, akan menjadi fokus pasar hari ini. ECB akan membahas seputar stimulus QE yang telah direncakan. Para pelaku pasar sebaiknya memperhatikan pergerakkan indeks USD untuk dijadikan sebagai acuan korelasi tradisional terhadap pergerakkan harga emas. Gerak harga emas hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,233.00 - $1,215.00. Level resistance pada indeks USD hari ini berada pada level 86.00. Secara analisa dapat diperhatikan bahwa keuntungan pada pasar dalam dua minggu terkahir merupakan level koreksi dari trend bearish yang terjadi sejak tiga bulan. Keuntungan ini diperkirakan akan bisa mencapai ke level harga $1,242.10. Harga emas tetap berpotensi mengejar level support kuatnya pada kisaran level harga $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Apabila grak harga emas mampu menembus level supports $1,180.00 maka harga emas berpotensi untuk melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran level harga $926.70. Para pelaku pasar akan kembali melihat perkembangan seputar pertemuan FOMC pada akhir Oktober mendatang, untuk menentukan trend lanjutan, setelah rebound dua minggu ini.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Para Pelaku Pasar Tunggu Sinyal FOMC, Property China Over Suplay

Mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan telah bergerak menguat nilai apresiasinya, terkerek naik ke level tertinggi 3-bulan. Gerak penguatan gerak nilai apresiasi ke level tertinggi 3-bulan tersebut adalah

Berita 0 Comments

Euro Merespon Negatif Data PMI Italia

Euro kembali merosot di bawah $1.34 pada hari Selasa menyusul rilis data sektor jasa Italia yang lebih lemah dari harapan. Kendati data PMI dari negara Eropa lainnya mampu memenuhi ekspektasi

Berita 0 Comments

Gerak Nilai Apresiasi Euro dan Pounsterling Tertekan, Kebijakan FOMC Diharapkan Sesuai Harapan Pelaku Pasar

Pada sesi perdagangan pasar hari Senin (15/ 06/ 2015) pagi ini dilaporkan bahwa gerak harga emas spot telah mengalami pergerakan yang masih terbatas. Gerak harga emas pagi ini masih belum

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image