Hasil Tankan Dirilis, Nikkei dan Yen Koreksi

0a0aaa011454770Pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (31/ 03/ 2016) kemarin, dilaporkan bahwa mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, tercatat berakhir melemah tipis terhadap Greenback gerak nilai apresiasinya. Meski demikian, namun gerak nilai apresiasi Aussie berhasil mencatatkan angka penguatan tajam untuk periode bulan Maret.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah ditutup di level 0.7657 pada akhir bulan Maret. Pencapaian level tersebut naik sekitar 7,3% bilamana dibandingkan dengan hasil penutupan gerak nilai apresiasi mata uang Aussie di bulan sebelumnya.

Ada beberapa hal yang pendukung gerak penguatan tajam nilai apresiasi Aussie terhadap mata uang USD. Beberapa hal tersebut adalah, adanya pemulihan dari gerak nilai harga komoditas, peralihan sentimen para pelaku pasar pada aset berisiko, penurunan volatilitas pasar, serta penurunan peluang kenaikan suku bunga Amerika untuk tahun ini.

Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (01/ 04/ 2016) ini, gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah dibuka di level 0.7655 dengan bias perdagangan netral dalam rentang area 0.7650 - 0.7680. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD akan terpengaruh oleh adanya hasil rilis data PMI manufaktur China.

Hasil rilis dari data PMI manufaktur China pada sesi perdagangan pasar Asia. Hasil rilis data yang positif dari China biasanya menjadi berita baik untuk Aussie. Hasil rilis data lain yang dinantikan oleh para pelaku pasar adalah mengenai hasil laporan tenaga kerja Amerika pada sesi perdagangan pasar Amerika nanti malam.

Tingkat keyakinan perusahaan manufaktur Jepang memburuk di kuartal pertama tahun ini, memberikan keraguan akan keberhasilan kebijakan PM Jepang Shinzo Abe, yang dikenal dengan istilah “Abenomics”. Merespon Data ini, indeks Nikkei melemah tajam di awal perdagangan.

Indeks Tankan yang dirilis oleh Bank of Japan (BoJ) menunjukkan sentimen perusahaan manufaktur besar Jepang turun menjadi 6 pada periode Januari-Maret, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 12. Angka tersebut juga lebih rendah dari estimasi Reuters sebesar 8.

Peusahaan manufaktur besar berencana menurunkan belanja modal sebesar 0,9% di tahun fiskal yang dimulai April, yang juga lebih besar dari estimasi ekonom sebesar 0,7%. Sektor non-manufaktur juga menunjukkan penurunan sentimen menjadi 22, dari sebelumnya 25, dan lebih rendah dari perkiraan 24.

Selain gerak nilai harga saham di bursa Nikkei yang melemah, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY juga terlihat turun. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah sempat berada dikisaran 112.31, penurunan lebih lanjut berpotensi menuju support 111.90.

Diestimasikan bahwa, level resisten dari mata uang USD/ JPY berada di kisaran level 113.70 dan level resisten lanjutannya berada di kisaran 114.45. Juga  diestimasikan bahwa level support mata uang USD/ JPY berada di kisaran level 111.90, dan level support lanjutannya berada di kisaran level 110.65.

Gerak nilai harga di bursa saham China dan Hong Kong dilaporkan bergerak melemah di awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (01/ 04/ 2016) ini. Kondisi tersebut terjadi, meski aktivitas manufaktur China menunjukkan perbaikan di bulan Maret. Para pelaku pasar sepertinya masih menanti hasil dari rilis data data tenaga kerja Amerika malam ini.

Pemerintah China merilis data aktivitas manufaktur bulan Maret sebesar 50,2 nai dari bulan sebelumnya 49,0, dan jauh di atas perkiraan 49,3. Selain itu kenaikan di bulan Maret juga menunjukkan ekspansi pertama dalam delapan bulan terakhir.

Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi, sementara di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Hasil survein dari Caixin juga menunjukkan hal yang sama, meski masih berkontraksi indeks aktivitas manufaktur naik menjadi 49,7, dari sebelumnya 48,0, dan lebih tinggi dari pekiraan 48,3.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga spot indeks saham China, Shanghai Composite Index, bergerak melemah 0,226% sehingga menjadi 2.996,06. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham spot Hong Kong, yaitu indeks saham spot Hang Seng, telah bergerak melemah 0.54% menjadi 20.662,47. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Futures dilaporkan telah sempat diperdagangkan di kisaran level harga 20586.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah tercatat dengan berakhir turun tipis. Kondisi tersebut terjadi, setelah berfluktuasi dari efek laporan suplai Amerika serta pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang USD.

Data terakhir dari Genscape menunjukkan adanya pengurangan suplai selama 2-pekan beruntun di Cushing, pusat pengiriman utama untuk minyak mentah Amerika. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah menyentuh level terendah pertengahan-Oktober.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah yang berdenominasi dengan gerak nilai apresiasi mata uang USD. Dengan adanya kondisi yang terjadi dengan mata uang USD, maka dianggap menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang Euro ataupun yang lainnya.

Di sisi lain, secara fundamental, gerak nilai harga komoditas minyak mentah masih lemah dengan suplai minyak mentah Amerika yang mencapai 534,8 juta barel pada pekan lalu. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi selama 7-pekan beruntun.

Fokus para pelaku pasar selanjutnya, selain data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika, adalah laporan aktivitas pengeboran Amerika yang dipublikasikan Baker Hughes. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah ditutup di level $38.11 US/ barel pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (31/ 03/ 2016) kemarin, atau turun 0,5% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Bias bearish untuk jangka pendek dengan support terdekat di area 37.50 sementara resisten di kisaran 38.70.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Aksi Jual Saham Dongkrak Gerak Emas

Harga emas spot bergerak menguat tajam selama sesi perdagangan hari Senin (05/ 01/ 2015) dengan mencatatkan angka keuntungan lebih dari $10 US. Hal ini terjadi karena aksi sell-off besar-besaran di pasar saham

CFD News 0 Comments

Koreksi Landa Greenback Pada Sesi Minggu Lalu, BoE Tak Buru-buru Naikkan Suku Bunga

Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu, gerak nilai apresiasi mata uang Sterling terkoreksi anjlok ke titik terendah dalam 3 ½ bulan terhadap mata uang USD. Kondisi pelemahan

Response Pasar Saham Setelah The Fed Release

Sebagian besar saham Asia naik pada hari Senin (26/ 08/ 2013), setelah penurunan yang terjadi pada penjualan rumah hari Jum’at kemarin yang membuat sebagian kalangan berharap the Fed akan menunda