Hembusan Isu Tapering Bangkitkan Dollar AS

Hembusan Isu Tapering Bangkitkan Dollar AS

Dollar AS atau lebih dikenal dengan sebutan Greenback nampak pulih dan tampil kokoh di perdagangan hari Kamis (5/9) setelah sesi kemarin sempat terpuruk akibat rilis defisit perdagangan yang kian melebar di bulan Juli.

Hingga sesi siang di perdagangan Asia, indeks dollar (USD) yang merupakan parameter penghitungan nilai dollar terhadap 6 mata uang utama dunia, tercatat rally ke level 82.35 dari harga penutupan kemarin yang tercatat pada 82.15 setelah terpuruk hingga 82.07. Terhadap mata uang tunggal, USD tercatat menguat hingga 1.3165 dari penutupan 1.3208. Sedangkan terhadap Sterling, sang Greenback melonjak hingga 1.5596 dari harga penutupan kemarin di level 1.5625.

Pulihnya dollar AS (USD) hari ini terutama akibat berhembusnya kembali isu tapering (pengurangan stimulus) yang kian santer di pasar global setelah Federal Reserve (the Fed) merilis laporan Beige Book semalam. Dalam laporannya, Beige Book menjelaskan bahwa ekonomi AS tumbuh pada laju “lunak sampai sedang” antara bulan Juli s/d Agustus. Dan laporan tesebut langsung memperkuat argumen bahwa bank sentral AS akan mulai segera menarik program pembelian aset tersebut.

Menurut the Fed, penjelasan Beige Book tersebut mengacu pada rilis data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kian membaik belakangan ini. Pekan ini saja, data ekonomi yang telah rilis menunjukkan ISM manufacturing PMI bulan Agustus naik menjadi 55.7 dari bulan sebelumnya 55.4. Sedangkan angka construction spending melonjak 0.6% di bulan Juli dari bulan sebelumnya unchanged.(dar)

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Rontok Lagi, Rupiah Mulai Dekat ke 13.300

Nilai tukar Rupiah kembali merapat ke posisi terendahnya dalam 16,5 tahun terakhir, yakni di level 13.240. Tingginya permintaan terhadap Dollar mengemuka jelang pertemuan akbar Federal Reserve Bank hari Rabu besok

Umum 0 Comments

Sterling Sempat Tertekan, Yellen Harapkan Kenaikan Suku Bunga Bertahap

Gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan telah sempat berada dalam tekanan di sesi perdagangan pasar di awal pecan. Hal tersebut terjadi, karena dipicu oleh hasil

Forex News 0 Comments

USD Kemarin Sempat Koreksi, Data NFP Dinantikan Pasar

Pada sesi penutupan pasar hari Kamis (02/ 10/ 2014) kemarin, dilaporkan bahwa indeks USD terkoreksi tajam dari level tertinginya sejak setahun terakhir. Mata uang USD terkoreksi cukup besar untuk kedua

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image