Indeks Saham Amerika Ditutup Menguat, Minyak dan Greenback Terkoreksi Setelah Rilis Data NFP

0a0aaa001233761Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback sempat terkoreksi melemah anjlok terhadap major currencies, sementara gerak nilai harga komoditas emas bergerak melesat. Hal tersebut terjadi, setelah adanya rilis data laporan tenaga kerja Amerika, yang ternyata hasilnya buruk.

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD telah sempat terkoreksi melemah ke kisaran level 1.1280. Juga telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah terkoreksi melemah ke kisaran level 110.58.

Gerak nilai harga komoditas emas telah sempat bergerak menguat. Telah dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas emas telah bergerak melesat ke atas level harga $1275 usai hasil data dirilis.

Tingkat penciptaan lapangan kerja baru di Amerika tampak telah turun tajam di bulan Mei, dengan hanya 138,000 pekerjaan tercipta. Dilaporkan juga bahwa tingkat pengangguran turun menjadi 4.3%.

Para pelaku pasar memperkirakan bahwasannya, hasil rilis data tenaga kerja Amerika dapat menguatkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve di bulan ini. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa, hasil laporan NFP (Non-farm Payroll) akan bertambah sebanyak 185,000 dan tingkat pengangguran tetap stabil pada 4.4%.

Hasil rilis data laporan NFP sangatlah diperhatikan oleh para pelaku pasar. Hal tersebut dilakukan, karena hasil rilis data tersebut adalah salah satu data utama terakhir yang dikeluarkan sebelum Federal Reserve mengadakan pertemuan kebijakan moneter Juni.

Walaupun hasil rilis data NFP ternyata mengecewakan, namun sebagian besar dari para pelaku pasar tetap mengantisipasi langkah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannyua pada pertemuan The Fed pada tanggal 13-14 Juni mendatang. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa peluang untuk kenaikan suku bunga pada Juni mendekati 94 %, menurut alat FedWatch CME Group.

Gerak nilai harga di bursa saham di Wall Street, Amerika, dilaporkan telah ditutup di rekor tertinggi untuk kurun waktu hari kedua berturut-turut pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, karena adanya hasil rilis laporan data pekerjaan Amerika ternyata mengecewakan dan diimbangi kenaikan saham-saham industri dan teknologi.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah bergerak menguat naik pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat. Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average telah bergerak menguat sebesar 62,11 poin atau sekitar 0,29 % dengan berakhir di kisaran level harga 21.206,29 poin.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah ditutup naik pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah menguat sebesar 9,01 poin atau sekitar 0,37 % dengan ditutup di kisaran level harga 2.439,07 poin.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan juga telah bergerak menguat naik pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat lalu. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan bergerak menguat naik sebesar 58,97 poin atau sekitar 0,94 % dengan penutupan harga berakhir di kisaran level harga 6.305,80 poin.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah dilaporkan terkoreksi melemah turun hampir 1% ke kisaran level harga $47.80 US/ barel pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, karena gerak nilai harga komoditas minyak mentah dibebani oleh masih berlangsungnya kecemasan para pelaku pasar terhadap melimpahnya pasokan minyak mentah meskipun cadangan minyak mentah Amerika telah turun lebih besar dari perkiraan.

Hasil rilis data resmi menunjukkan bahwa cadangan komoditas minyak mentah di Amerika, telah turun tajam pada pekan lalu di tengah ekspor yang melonjak ke rekor tertinggi. Telah dilaporkan bahwa cadangan komoditas minyak mentah Amerika telah turun sebesar 6.4 juta barel di periode mingguan sampai 26 Mei, melampaui estimasi para analis sebelumnya, yaitu akan ada penurunan sekitar 2.5 juta barel.

Meskipun penurunan cadangan komoditas minyak mentah Amerika dipandang sebagai faktor pendukung untuk gerak nilai harga komoditas minyak, namun hasil produksi minyak Amerika naik sebesar 9.35 juta barel/ hari pada kurun waktu pekan lalu. Angka tersebut hampir setara dengan 500.000 barel/ hari dari setahun yang lalu.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Dollar Lanjutkan Dominasi Terhadap Euro & Yen

Dollar terhampar dekat level tinggi dalam beberapa tahun terhadap yen dan euro pada hari Selasa, sempat tertekan oleh aksi profit taking namun kemungkin kembali kokoh seiring spekulasi perbedaan kebijakan moneter.

Bijih Besi Tekan Aussie, Minyak Tak Mampu Dukung

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasimata uang AUD/ USD berakhir melemah 0,7% pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (12/ 05/ 2016). Hal tersebut terjadi, karena seiring adanya kondisi penurunan dari

Umum 0 Comments

Pasar Emas Waspadai Dampak FOMC Minggu Ini

Pada hari Selasa (16/ 09/ 2014) ini, harga emas diperdagangkan lebih tinggi ketika para pelaku pasar tengah berfokus kepada hasil pernyataan The Fed pekan ini. Emas rebound dari level terendahnya,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image