Index Hang Seng Terkoreksi Dalam Tekanan Pasar, Pertumbuhan Pembelian Perumahan Melambat Di China

10462515_293497884157725_85497840815534023087900_nMeskipun bergerak sempit pada kisaran positif, indeks utama Hang Seng secara umum tertekan di perdagangan hari Rabu (18/ 06/ 2014) lantaran sentimen negatif mewarnai sektor properti setelah data harga perumahan China mencatat penurunan. Harga rata-rata rumah baru di China (new home prices) tercatat merosot menjadi 5.6% di bulan Mei, dari bulan sebelumnya pada angka 6.7%.

Bursa Shanghai China tergerus pada perdagangan hari Rabu (18/ 06/ 2014) akibat para pelaku pasar melepas posisi saham-saham properti setelah data yang rilis pagi tadi menunjukkan harga rerata rumah di China merosot di bulan Mei. Pada sesi perdagangan pasar hari Selasa kemarin, para pelaku pasar juga dikecewakan oleh release data dari China yang menunjukkan angka investasi asing merosot ke level rendah dalam 16-bulan terakhir di bulan Mei dengan mencatat 2.8% vs 5%. Hari ini sebagian sektor perbankan juga masih diwarnai aksi jual kendati sejumlah bank besar utama di China telah memenuhi syarat untuk pemotongan rasio cadangan (RRR) di bawah rencana bank sentral demi menaikkan pinjaman bagi usaha kecil dan sektor pedesaan. National Bureau of Statistic melaporkan rata-rata harga rumah di 70 kota utama China naik 5,6% di bulan Mei dari periode yang sama tahun sebelumnya. Lebih rendah dari kenaikan 6,7% di bulan April. Angka di bulan Mei tersebut juga merupakan laju kenaikan terendah sepanjang tahun ini. Jika dibandingkan dengan bulan April, maka harga rumah di bulan Mei turun 0,2%, menjadi penurunan pertama dalam 19 bulan terakhir. Harga rumah di Beijing di bulan naik 7,7% dari tahun sebelumnya, lebih rendah dari kenaikan 8,9% di bulan April, sementara hara rumah di Shanghai naik 9,6% lebih rendah dari kenaikan bulan sebelumnya sebear 11,5%. Pasar perumahan China mulai melambat sejak akhir 2013 menyusul usaha pemerintahnya untuk menekan investasi spekulatif. Melemahnya pasar perumahan turun menyeret pertumbuhan ekonomi China pada kuartal satu. Sektor properti negeri Tiarai Bambu tersebut menyumbang sekitar 20% dari produk domestic bruto.

Tercatat saham HSBC melemah 0.4%, dan saham Bank of Communications terkikis 0.2%. Sedangkan indeks utama Hang Seng masih terpantau menguat +0.03% atau +7.38 poin pada kisaran 23206.87. Di lantai bursa nampak saham China Overseas Land merosot hingga sekitar 1%, dan saham China Resources Land juga tergerus hingga 0.9%. Aksi jual tersebut turut memicu meluasnya aksi jual di sektor yang berkaitan dengan perumahan sehingga membuat indeks Shanghai terjepit pada kisaran negatif. Indeks Shanghai komposit tercatat melemah (-0.44%) atau tergerus (-9.02) poin pada kisaran 2057.68.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Achat Labetalol 200 mg – Pharmacie Internet Avis

Cliquez ici pour commander Labetalol MAINTENANT! Générique Labetalol Labetalol (Trandate) est utilisé dans le traitement de l’hypertension artérielle. Il appartient à la classe des antagonistes des récepteurs adrénergiques et agit

CFD News

Greenback Tengah Dominasi Major Curencies, Minyak Mengalami Profit Taking Pasar

Adidas Yeezy Boost 350Adidas Yeezy 750 Boost For Saleyeezy boost 750 for saleadidas yeezy boost 750 kanye westhttp://lutherancare.org/sneaker/yeezy-boost-750-cheap.htmladidas yeezy boost 750 triple blackhttp://www.neteditor.it/files/yeezy-boost-750-black.phpadidas yeezy boost 350 for saleYeezy Boost 750

Umum 0 Comments

Kondisi Yunani Dipantau Para Pelaku Pasar, Gerak Harga Emas Cenderung Lemah

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Rabu (22/ 04/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas tengah terpantau menurun. Hal ini terjadi karena para pelaku pasar yang mengamati perkembangan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image