Index USD Tengah Terkoreksi, Harga Emas Masih Akan Alami Tekanan

Index USD Tengah Terkoreksi, Harga Emas Masih Akan Alami Tekanan

bursa-wallstreetTercatatkan bahwa gerak harga emas telah mencetak rekor tertinggi dalam kurun waktu satu bulan setengah terakhir ini, yang terpenuhi pada sesi perdagangan pasar hari Kamis atau hari Jumat pagi. Rekor tersebut terjadi setelah The Fed merilis hasil FOMC Meeting Minutes dengan hasil yang mengejutkan para pelaku pasar. Keputusan yang dirilis tersebut adalah dengan mengurangi proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi di Amerika. Kejelasan atas kenaikan nilai suku bunga The Fed yang dinyatakan oleh Janet Yellen dalam pertemuan FOMC pada hari Rabu lalu, adalah sentimen positif bagi gerak mata uang USD di perdagangan mata uang dan tentunya berimbas buruk bagi laju gerak harga emas dan major currencies. Respon para pelaku pasar kemudian baru dirasakan, setelah nilai index USD kembali bergerak rebound pada level tertinggi hariannya. Dilaporkan bahwa nilai index USD bergerak rebound pada kisaran angka 99.47 semalam.

Dilaporkan bahwa nilai index USD berubah melemah tajam selama sesi perdagangan semalam, dan mencapai level terendah hariannya yaitu pada level 96.31. Index USD ditutup dengan perolehan nilai yang anjlok. Index USD melemah sebanyak 179 poin atau 1.83% dengan berakhir pada level 97.81 pada sesi perdagangan hari Rabu (18/ 03/ 2015) lalu, dan menyelesaikan perdagangan semalam dengan angka keuntungan sebesar 132 poin atau 1.33% berakhir pada level 99.13. Para pejabat The Fed sebelumnya memberi sinyalemen yang memastikan akan menaikkan suku bunga acuan. Namun usai pertemuan pada Rabu lalu, Federal Reserve dengan secara nyata telah mengejutkan pasar dengan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi di Amerika. Para pelaku pasar dan pedagang emas menilai sikap kebijakan yang lebih dovish, membuat gerak harga emas memiliki waktu agar lebih mudah bersaing dengan investasi berbunga. Dilansir dari Reuters, pada hari Jumat (20/ 03/ 2015) ini bahwa, di divisi Comex New York Mercantile Exchange, nilai kontrak emas yang paling aktif diperdagangkan untuk pengiriman April naik $ 17,7 US atau 1,5 % ke harga $ 1,169 US/ ons. Ini adalah penutupan tertinggi dalam dua minggu dan kenaikan prosentase keuntungan terbesar sejak 30 Januari. Perdagangan pasar emas spot dilaporkan telah menyelesaikan sesi perdagangan sesi pasar hari Kamis (19/ 03/ 2015) kemarin, dengan menorehkan angka keuntungan tipis meski sepanjang sesi perdagangan pasar eropa harga emas sempat terkoreksi dan bergerak hingga mencapai level terendah hariannya yaitu pada level harga $1,159.00 US. Kondisi ini menyusul kenaikan tajam yang terjadi di pasar mata uang atas USD. Namun di pasar emas Futures, harga emas diperdagangkan melesat tajam memasuki sesi perdagangan pasar Amerika semalam dan mencatatkan angka keuntungan lebih dari $10 US. Dilaporkan juga pada hari Jumat (20/ 03/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) bertahan dengan nilai Rp 542 ribu/ gram. Akan tetapi lain yang terjadi dengan harga pembelian kembali emas Antam, dimana bergerak turun senilai Rp 1.000 menjadi Rp 484 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 251.300.000, pecahan 250 gram - Rp 125.750.000, pecahan 100 gram - Rp 50.350.000, pecahan 50 gram - Rp 25.200.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.625.000, pecahan 10 gram - Rp 5.080.000, pecahan 5 gram - Rp 2.565.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 542.000. Adapun laporan lain yang telah disampaikan adalah tentang perkembangan sejumlah bursa saham di Asia, antara lain: Nikkei 225 turun 31,52 poin (0,16%) menjadi 19.445,04, Hang Seng naik 16,24 poin (0,07%) ke posisi 24.485,13, KOSPI melemah 4,91 poin (0,24%) menjadi 2.032,98, dan Straits Times menguat 0,71 poin (0,02%) ke 3.386,87. Sedikit membahas tetntang IHSG, dilaporkan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan ini di jalur merah. ramainya bursa setelah pengumuman dari Federal Reserve ternyata tidak bertahan lama imbasnya. Bursa domestik dilaporkan telah dibuka di posisi 5.433,15, turun 20,7 poin atau 0,38%. Indeks unggulan LQ45 juga bergerak melemah sebesar 5,23 poin atau skitar 0,55%, menjadi 944,5. Di sisi lain, Wall Street yang sempat menguatpun berakhir mixed. Indeks Dow Jones dilaporkan bergerak turun 117,16 (0,65%) ke posisi 17.959,03, Indeks S&P 500 turun 10,23 poin (0,49%) menjadi 2.089,27, sementara Indeks Nasdaq masih mampu naik tpis 9,55 poin (0,19%) ke posisi 4.992,38. Fenomena tersebut merambat ke bursa regional. Pergerakan pasar terlihat cenderung hati-hati, penguatan dan pelemahan yang terjadi masih dalam rentang yang tipis.

Pada sesi perdangan pasar sebelumnya, gerak harga emas menguat tajam lebih dari 1%. Hal tersebut terjadi karena merespon positif pernyataan dari The Fed yang memperkirakan bahwa angka GDP Amerika akan bergerak tumbuh pada kisaran angka 2.3% - 2.7% pada tahun 2015, turun dari perkiraan sebelumnya yaitu pada angka 2.6% - 3%. Sedangkan untuk sektor tenaga kerja Amerika, angka diperkirakan akan berada pada kisaran 5%-5.2% pada tahun 2015, dan di angka 4.9% - 5.1% pada tahun berikutnya. Meskipun memberi penilian yang lebih suram dari kesehatan ekonomi Amerika, Bob Haberkorn, broker Komoditas Senior RJO Futures, berpendapat bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh The Fed masih belum bergeser dan tetap di jalur untuk menaikkan suku bunga. “Orang-orang mengharapkan Juni, sekarang orang mengatakan September. Ini yang tidak diketahui, tapi itu akan datang tahun ini,” demikian pendapat dari Bob Heberkorn. Heberkorn juga menambahkan, bahwa gerak harga emas besar kemungkinannya akan tetap di bawah tekanan kuat dalam kurun waktu beberapa bulan mendatang.

About author

You might also like

CFD News

Greenback Terdongkrak Rilis Data Perumahan, Minyak Terjerembab Lagi

Black Yeezysadidas yeezy 350 boostNew Yeezy ShoesKanye West New ShoeYeezy RestockYeezy 3 Adidasadidas yeezy boost 350 wholesaleYeezy Boost 750yeezy boost 350 for saleAdidas Yeezy Boost 350 For SaleThe Yeezysyeezy 750

QE Berakhir dan BoJ Faktor Akibatkan Harga Emas Tergencet

Pada sesi pasar hari Senin (3/11/2014) ini, di sesi Asia dilaporkan bahwa harga emas dunia dibuka dengan gap turun, memperpanjang penurunan gerak harga pada hari Jum’at minggu lalu. Kondisi harga

Forex News 0 Comments

Yen Menguat terhadap Dollar Efek Sentimen Negatif Dollar AS

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami peningkatan terhadap dollar AS (10/4). Mata uang Jepang ini berbalik melemah terhadap dollar setelah kemarin tampak mengalami koreksi. Hari ini

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image