Interest Rate USD Tetap, Pasar Tunggu Data Rilis Zona Eropa

Interest Rate USD Tetap, Pasar Tunggu Data Rilis Zona Eropa

Mata uang USD masih melanujutkan gerak penurunannya pada sesi perdagangan hari Rabu (01/ 05/ 2013) kemarin, setelah the Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk tidak mengubah kebijakan moneternya saat ini. Dan bahkan, justru malah memberikan sinyal bisa menambah atau memperbesar program pembelian obligasi jika kondisi ekonomi memenuhi prasyarat. Rilis data ADP Non-Fram dan IMS Manufaktur Amerika, serta angka untuk interest rate tetap pada 0.25%. Rate decision ini sesuai dengan prediksi pasar, sehingga turut mendukung penguatan dolar terhadap euro. Indek USD turun ke 81.530 dari sebelumnya di 81.760. Selama sesi perdagangan Rabu kemarin, euro diperdagangkan lebih tinggi sebesar 0.09% menjadi 1.3180, mencapai titik tertingi hariannya pada 1.3243 dan titik terendahnya di 1.3160. Nilai tukar euro melemah pada sesi perdagangan hari Kamis (02/ 05/ 2013) ini.

Aksi jual melanda di tengah spekulasi pemangkasan suku bunga European Central Bank (ECB) pada pertemuan beberapa jam ke depan. Mata uang euro saat ini berada di kisaran level harga 1.3170 per USD. Nilai ini lebih rendah dibanding catatan hari Rabu kemarin, yaitu di kisaran level harga 1.3202. Dalam lima sesi terdahulu, mata uang euro mampu menguat terhadap USD dan sukses meraih kenaikan 3% pada bulan April. Situasi saat ini, bank sentral telah memiliki alasan untuk memangkas suku bunga bulan ini. Penurunan suku bunga dipastikan mengurangi daya tarik valuta tunggal karena return-nya menjadi berkurang. Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh ECB menguat, karena beberapa indikator ekonomi zona eropa sangatlah memprihatinkan. Angka pengangguran melonjak tinggi di wilayah eropa selatan dan negara Prancis. Indeks PMI konsisten di bawah 50. Sebagian besar ekonom memperkirakan penurunan suku bunga sebanyak seperempat poin persentase dari level saat ini, 0.75%, yang sudah bertahan sejak Juli 2012. Mario Draghi dan kolega memiliki ruang untuk mengeluarkan fasilitas percepatan daya serap kredit bagi usaha kecil dan menengah. Namun pelaku pasar masih harus menunggu apakah otoritas memang berani melakukan langkah agresif di paruh pertama 2013. Melemahnya data Eropa dan ditambah dengan sikap menunggu pasar atas hasil pertemuan ECB yang akan diumumkan hari ini sedikit menahan laju kenaikan mata uang euro. Jika ECB ternyat tidak mengambil tindakan untuk memangkas suku bunganya, maka diperkirakan USD akan bisa menguat kembali.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, mata uang euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga 1.3265 - 1.3080. Dimana, secara keseluruhan sentiment pasar masih terfokus pada konferensi pers ECB yang akan berlangsung pada Kamis (02/ 05/ 2013) hari ini. Apresiasi AUD/ USD melemah dengan diperdagangkan di level harga 1.0289 dari sebelumnya berada di level harga 1.0358. GBP/ USD diperdagangkan naik pula ke $1.5586 dari sebelumnya di $1.5529. Sterling menjadi mata uang yang bersinar kali ini dengan serangkaian data ekonomi yang menjadi sentiment positifnya. USD mengalami perlemahan juga terhadap mata uang yen dengan di perdagangkan di level harga 97.37 yen dari sebelumnya di level harga 97.48. Apresiasi cross mata uang euro melemah terhadap sterling dan yen. Apresiasi EUR/ GBP diperdagangkan turun sebesar 0.05% menjadi 0.8474. Sedangkan untuk apresiasi cross EUR/ JPY diperdagangkan lebih rendah sebesar 0.06% yaitu pada level harga 128.39.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Data Sektor Perumahan Berpotensi Menopang Pound

Pound diperdagangkan cukup kokoh pada sesi Asia hari Kamis seiring data yang dirilis oleh salah satu badan properti di Inggris menunjukkan laju pertumbuhan harga rumah di Inggris berakselarasi di bulan

Umum 0 Comments

Pasar Lirik Emas Kembali, Data Amerika Ditunggu Minggu Ini

Harga emas pada perdagangan hari Kamis tercatat telah bergerak naik di sesi pasar Asia. Gerak penguatan ini adalah karena prospek menguatnya mata uang USD yang bertindak di posisi puncak perdagangan.

Fundamental 0 Comments

Mayoritas Bursa Asia Masih Libur, Pasar Lebih Melirik Yen

Dilaporkan bahwa para pemberi pinjaman pada negara Yunani masih perlu dipersuasi. Hal tersebut perlu dilakukan, karena kondisi yang masih terjadi. Kondisi tersebut adalah, bahwa Athena dapat mengatasi kesenjangan fiskal yang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image