Jerman Dongkrak Apesiasi Euro

Jerman Dongkrak Apesiasi Euro

Mata uang euro ditutup sedikit menguat apresiasinya terhadap USD selama sesi perdagangan kemarin (Selasa, 07/ 05/ 2013). Hal ini terjadi setelah sempat bergerak naik dan mencapai titik resistance pada 1.3115. Mata uang euro dikonsolidasi turun, ditengah kekhawatiran atas pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi, yang akan terus memantau pertumbuhan ekonomi di zona eropa saat ini. Mata uang euro berbalik menguat di seluruh bursa setelah data menunjukkan pesanan industri negara Jerman yang lebih baik dari ekspektasi, meskipun ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut dari ECB masih berpotensi membatasi apresiasi mata uang tunggal. Manufactory Order negara Jerman tumbuh sebesar 2,2% pada bulan Maret, yang mementahkan ekspektasi pasar yang memprediksi akan adanya penurunan sebesar 0,5%. Sementara di pasar options, indeks volatilitas bulanan terus bertengger di sekitar level terendah sejak bulan Januari, yang mengindikasikan jika Euro masih akan diperdagangkan dalam range terbatas terhadap USD.

Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan akan melihat semua data ekonomi kawasan euro dalam beberapa minggu mendatang dan, jika perlu siap untuk bertindak lagi. Dia juga mengatakan pada saat memotong suku bunga acuan untuk rekor terendah 0,5% bahwa bank sentral juga memiliki pikiran yang terbuka pada suku bunga deposito negatif. “Data Jerman telah mendatangkan harapan akan pemulihan, sehingga menyediakan dorongan ringan untuk Euro. Namun secara keseluruhan outlook kawasan itu masih kurang menguntungkan, terutama setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan jika para pembuat kebijakan akan memantau data dan berlanjutnya pelemahan pada negara-negara inti akan membuka peluang untuk penurunan suku bunga lagi,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior pada Western Union Business Solutions di Washington. Sentiment pasar saat ini sedang beralih terhadap pernyataan Senin lalu bahwa Presiden ECB Mario Draghi akan terus melakukan pemantauan pertumbuhan ekonomi di Eropa selama satu pekan mendatang . Jika tidak ada pertumbuhan yang signifikan, diperkirakan Mario Draghi akan melakukan tindakkan lebih lanjut untuk menurunkan suku bunga acuan ke level terendahnya dari 0.5% suku bunga saat ini. Para pelaku pasar di bursa mata uang tengah mengambil kesempatan untuk membeli kembali pada aksi jual yen terpanjang dalam dua minggu lalu. Mata uang yen sedikit menguat terhadap mata uang lainnya. Ini sangat mungkin akan ada beberapa aksi ambil untung dalam yen bila mendekati level 100 per USD. Mungkin akan sulit untuk menembus tingkat psikologis. Mata uang yen diperdagangkan sedikit berubah pada 99 per USD mulai dari kemarin, ketika naik 0,3%. Telah susut 2 % selama tiga sesi pada 6 mei. Mata uang yen berada di 129,45 per euro dari 129,48 kemarin, naik 0,3%. mata uang euro sedikit berubah pada $ 1,3076. Mata uang yen telah mengalami pelemah sekitar 20% terhadap USD dalam kurun waktu enam bulan terakhir di tengah ekspektasi pelonggaran moneter diperluas oleh BoJ, dengan janji pada bulan lalu untuk melakukan pembelian obligasi ganda. Penurunan terhenti sejak menyentuh level terendah empat tahun dari 99,95 per dolar pada 11 April.

Apresiasi mata uang euro menguat terhadap sterling dan melemah terhadap yen. Cross pair EUR/ GBP diperdagagangkan naik sebesar 0.39% menjadi 0.8447. Untuk Apresiasi cross pair EUR/ JPY, harga diperdagangkan turun sebesar 0.31% dan tetap pada level harga 129.49. Memasuki sesi perdagangan hari ini (Rabu, 08/ 05/ 2013), mata uang euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga 1.3138 - 1.3025 per USD.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Dollar Tunjukkan Tanda-Tanda Kebangkitan Di Tengah Serangkaian Data Semalam

Dollar menguat, menuju penguatan untuk dua hari pertama dalam dua pekan, seiring dampak dari perkiraan pengurangan suku bunga oleh Federal Reserve mulai memudar. Greenback menguat terhadap semua dari 16 mata

Forex News 0 Comments

USD Terkoreksi Aksi Profit Taking, PAsar MAsih Yakin Penguatan USD Ke Depan

Dilaporkan bahwan pada sesi pasar Amerika hari Senin (06/ 10/ 2014) kemarin, nilai indeks USD telah terkoreksi hampir 50% dari sesi tertinggi hariannya. Indeks USD ditutup naik sebesar 56 pips

Fundamental 0 Comments

Gerak Nilai Apresiasi Greenback Berkonsolidasi, Minyak Merangkak Terpicu Pidato Abdullah al-Badri

Dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (10/ 11/ 2015) ini bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD tengah mengalami gerak konsolidasi sejak sesi perdagangan pasar Amerika pada hari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image