JPY Dan Euro Melemah, Dampak Sikap Pasar Atas BoJ Issue Dan Fundamental Eropa.

JPY Dan Euro Melemah, Dampak Sikap Pasar Atas BoJ Issue Dan Fundamental Eropa.

Apresiasi mata uang yen turun terhadap USD di awal sesi Asia hari Rabu ini (03/04/2013), sementara mata uang euro melemah saat para investor menantikan keputusan kebijakan dari Bank of Japan dan European Central Bank.

Melemahnya nilai tukar yen masih terkait issue bahwa BoJ mungkin tidak menaikkan ekspektasi saat pasar mulai bersiap menyambut langkah stimulus yang agresif. BoJ mungkin akan memutuskan mendorong pembelian bulanan suart-surat berharga sebesar 50% atau 5.2triliyun Yen pada hasil pertemuan besok, berdasar data bloomberg. Mata uang yen melemah 16% selama 6 bulan terakhir. Zona euro masih diselimuti kekhawatiran terhadap ECB yang mungkin akan mengejutkan pasar dengan adanya pemangkasan tingkat suku bunga saat perkiraan ekonomi memburuk. Mata uang euro naik 1% selama periode ini, sedangkan dollar naik 1.9%.

Data yang dirilis pada hari Selasa kemarin menunjukan peningkatan pada pengangguran di Eropa mencatat rekor 12% pada 2 bulan awal tahun ini, menambahkan tanda-tanda resesi berlanjut hingga kuartal pertama. ECB memprediksikan perekonomian akan menyusut sebesar 0.5% tahun ini. Dalam data yang dirilis menunjukkan adanya penurunan pada aktifitas manufaktur dikawasan Eropa, dimana di Italia dan Spanyol aktifitas manufaktur turun dan semakin menjauh dibawah level 50 yang berarti terus mengalami penurunan. Sementara itu Jerman dan Perancis indikator yang sama menunjukkan adanya sedikit peningkatan namun tetap saja masih berada dibawah level 50. Juga dengan dirilisnya kabar resmi atas pengunduran diri Menteri Keuangan telah mendorong investor keluar dari pasar eropa.

Menurut analis dari Commerzbank AG, USD mungkin melemah ke 92.09 yen dari penguatannya pada kurun waktu bulan September hingga Maret, setelah sebelumnya melemah. USD berada di level 93.37 yen, setelah turun di level 92.57 hari Selasa (02/04/2013). Mata uang Australia naik 0.2% ke 97.82 yen dan naik 0.1% ke $1.0459. Euro berada di angka 119.72 yen setelah turun melalui area 119.15, dan masih jauh dari tingginya bulan Februari di 127.71. Euro melemah 0.1% ke $1.2807 pada pembukaan pasar Eropa setelah melemah 0.2% kemarin.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Gerakan Euro 1.3200 Masih Menyimpan Potensi Koreksi

Walau masih kekurangan volume dan aksi hindar resiko disela-sela pergerakan pasar keuangan, Euro berhasil meraih gain terhadap dollar AS dan siap menutup sesi AS diatas 1.3200. Masih naik diatas 0.4%

Forex News 0 Comments

Major Bereaksi, Menggeliat Setelah FOMC Meeting Minutes

USD apresiasinya bergerak menguat terhadap mata uang yen, setelah dirilisnya laporan dari pertemuan kebijakan the Fed’s bulan Maret. Pergerakan harga dalam perdagangan semalam adalah dikarenakan reaksi pasar terhadap komentar dari

Forex News 0 Comments

Segala Sektor Ekonomi Global Rentan Imbas China, Apresiasi USD Dominan Selain Terhadap Jepang

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Selasa kemarin bahwa, Greenback bergerak menguat naik nilai apresiasinya menuju ke level tertinggi terhadap mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image