Kebijakan Jepang Ditunggu Pasar

Kebijakan Jepang Ditunggu Pasar

Pergerakan mata uang yen kembali mengalami pelemahan pada sesi perdagangan hari Senin (10/ 06/ 2013). Para pelaku pasar tengah menanti hasil pertemuan BoJ. Setelah merosot pada perdagangan pekan lalu ke level 95 - an, apresiasi mata uang USD/ JPY kembali menanjak ke atas 98.23 atau kembali lebih kuat dibanding catatan Jumat lalu yang beradadi level harga 97.44 per yen.

Penurunan Yen hari ini lebih disebabkan oleh antisipasi para pelaku pasar akan munculnya kebijakan baru dalam pertemuan BoJ selama dua hari ke depan. USD sempat menguat terhadap yen, bergerak rendah dalam dua bulan kemarin setelah data pekerjaan Amerika lebih baik dari perkiraan hari Jumat kemarin dan BOJ dijadwalkan hari ini memulai pertemuan dua hari. Data Departemen Tenaga Kerja Amerika menunjukkan, bahwa pada 7 Juni bahwa gaji naik menjadi 175.000 pada Mei setelah direvisi dari 149.000. Perkiraan para ekonom sebelumnya adalah sebesar 163.000. Menurut perkiraan para ekonom, Federal Reserve yang dipimpin oleh Ben S Bernanke akan memangkas program quantitative easing sampai $ 65 miliar per bulan pada 29-30 oktober pertemuan FOMC , dari tingkat saat ini sebesar 85 miliar USD.

Pelaku pasar ingin memastikan untuk mengetahui apakan BOJ segera merilis fasilitas moneter baru atau tetap menahan kebijakan untuk sementara waktu. Apabila nantinya Haruhiko Kuroda dan kolega kembali meluncurkan stimulus keuangan, maka nilai tukar Yen dipastikan kembali merosot. Nilai tukar USD/ JPY tercatat menembus level 103 pada bulan Mei 2013 sebelum akhirnya anjlok lagi ke bawah psikologis 100. Para pelaku pasar uang menilai kebijakan moneter Shinzo Abe belum mampu mengangkat kinerja ekonomi domestik. Namun meskipun demikian, pernyataan sang perdana menteri pada hari Minggu kemarin tentang rencana pemotongan pajak secara ‘drastis’ terhadap investasi perusahaan disambut baik oleh pelaku pasar. Komentar Abe membuat nilai tukar Yen kembali melemah dan bursa saham menguat. Sedangkan AUD dan NZD melemah setelah data impor negara Cina jatuh secara tak terduga.

About author

You might also like

Laporan Amerika Tidak Sesuai Perkiraan Pasar Minggu Lalu, Bursa Eropa Turut Terimbas

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah diperdagangkan secara melemah. Hal tersebut terjadi, setelah indikator inflasi Australia dari Melbourne Institute (MI) telah menurun pada bulan Mei. Indikator inflasi

Forex News 0 Comments

Euro Flat Pasca Penguatan Tajam

Euro diperdagangkan flat pada perdagangan sesi Asia, setelah pada perdagangan mengalami penguatan harian terbesar dalam dua minggu terakhir. Keputusan European Central Bank untuk mempertahankan tingkat suku bunga, pada level 0,25%,

Berita 0 Comments

Poundsterling Melempem untuk 2 Hari Berturut-turut Akibat Mendinginnya Aktivitas Manufaktur

Mata uang poundsterling Inggris kembali mengalami penurunan pada sesi perdagangan Jumat di Asia (03/01). Poundsterling kemarin anjlok paling tajam dalam 12 minggu terhadap dollar setelah sempat menyentuh posisi paling tinggi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image