Komentar Yellen Menambah Tekanan Terhadap Yen, Jepang Terus Berikan Perlawanan Terhadap Penguatan Yen

Komentar Yellen Menambah Tekanan Terhadap Yen, Jepang Terus Berikan Perlawanan Terhadap Penguatan Yen

BoJNilai apresiasi mata uang Jepang, yen, bergerak negatif. Mata uang yen terpuruk di sesi perdagangan pasar Asia pada akhir pekan (Jumat, 15/ 11/ 2013) dikarenakan adanya pernyataan dari wakil pimpinan Federal Reserve Amerika, Janet Yellen. Imbas pernyataan tersebut memberikan sinyal atas dukungan-nya untuk mempertahankan stimulus moneter sehingga hal itu memperkuat nilai mata uang USD.

Apresiasi mata uang USD/ JPY tercatat bergerak melemah sekitar 0.26% hingga ke level 100.30 dan kemudian stabil di perdagangkan pada kisaran level harga 100.24. Pelemahan yen tersebut juga langsung menyokong saham-saham di lantai bursa Jepang sehingga menggiring indeks Nikkei mencatat rekor tertinggi sejak bulan Mei lalu. Mata uang negeri sakura itu melemah setelah Wakil Ketua Federal Reserve - Janet Yellen, semalam mengatakan bahwa situasinya cukup berbahaya bila bank sentral mengakhiri program pembelian obligasi senilai 85 milyar USD/bulan terlalu dini. Para pelaku pasar langsung menafsirkan pernyataan tersebut yang dibuat dalam sidang nominasi untuk memimpin The Fed, sebagai tanda bahwa dirinya tidak akan membuat perubahan besar pada kebijakan moneter saat ia mengambil alih bank sentral nanti. Pernyataan yang disiapkan oleh Yellen untuk dengar konfirmasi terhadap Komite Bank Senat dikeluarkan dan membawa mata uang USD ke dalam perputaran kebawah dengan akitifitas yang tipis. Janet Yellen sebagai kandidat gubernur Fed kembali menegaskan dukungannya terhadap kelanjutan stimulus moneter. Ia menyatakan bahwa dirinya akan mengusahakan agar dukungan pembelian obligasi dari bank sentral tidak akan berakhir dengan terlalu cepat. Pernyataan yang dipersiapkan oleh Yellen sangat singkat dan nampaknya sebagian besar merupakan penjelasan dari kebijakan moneter dalam kondisi sekarang. Pengangguran terlalu tinggi sementara inflasi terlalu rendah, menjadikan sedikit tindakan yang bisa dilakukan. Untuk menjelaskan tindakan The Fed, Yellen menggunakan beberapa dari istilah yang sama yang telah muncul di statement The Fed. Selain itu sebagai wakil ketua, dia juga harus berhati-hati untuk tidak membangkitkan perkiraan mengenai perubahan di kebijakan.

Komentar Yellen menambah tekanan terhadap yen kian melemah setelah Menteri Keuangan Jepang - Taro Aso pada hari Kamis, memberikan pernyataan yang mengindikasikan bahwa pemerintah Jepang akan terus memberikan perlawanan terhadap penguatan yen. Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan jika intervensi mata uang masih menjadi opsi kebijakan. Aksi jual mata uang yen merebak setelah Taro Aso, di depan sebuah komite parlemen, mengatakan bahwa Jepang harus mempertahankan intervensi mata uang sebagai alat kebijakan dan siap bertindak untuk meredam volatilitas di pasar. Yen juga terbebani oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal lalu, yang memperbesar peluang bagi Bank of Japan untuk menambahstimulus. “Pelemahan data Jepang cenderung akan mendatangkan lebih banyak tindakan kebijakan, yang akan menempatkan Yen di bawah tekanan,” kata Ian Stannard, kepala strategi forex pada Morgan Stanley di London.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Pertemuan Doha Kandas, Nikkei dan Minyak Terjerembab

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak turun untuk hari kedua. Kondisi tersebut terjadi, setelah gerak nilai harga komoditas minyak melemah. Hal lain yang turut mendorong kondisi

Aussie Terkoreksi dari Level Tertinggi Sejak Juni

Pada sesi perdagangan pagi hari ini nilai tukar aussie tampak terkoreksi sedikit setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak bulan Juni (11/09). Aussie masih berada dalam pola bullish di tengah optimisme

Fundamental 0 Comments

Greenback Tengah Terkoreksi, Minyak Bergerak Naik

Pergerakan nilai apresiasi mata uang Usd dilaporkan telah bergerak melemah di sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Penguatan gerak nilai apresiasi Greenback terjadi, setelah selama tiga hari berturut-turut mata uang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image