Jagung dan Kedelai Meningkat, Spekulasi Kenaikan Impor Pangan China
Pergerakan komoditi pangan untuk perdagangan kemarin (21/2) tercatat mengalami kenaikan. Jagung dan kedelai secara bersamaan meningkat akibat kondusifnya perdagangan yang dipicu oleh disahkannya kebijakan bail out ekonomi Yunani yang hari ini disetujui oleh pihak Uni Eropa dan IMF.
Kenaikan harga jagung dan kedelai tersebut juga dipicu oleh adanya ekspektasi bahwa China akan meningkatkan impor bahan pangan guna menunjang sektor manufaktur dan permintaan bahan pangan yang meningkat akibat adanya kenaikan kebutuhan ekspor industry pangan di negara tersebut.
Jagung berjangka mengalami kenaikan 0,43% menjadi 6,39 dollar per bushel dan kedelai berjangka mengalami kenaikan 0,39% menjadi 1272,5 dollar per bushel.
Menurut analisa pergerakan harga jagung dan kedelai diperkirakan akan masih bergerak naik mengingat kondusifnya perdagangan yang disertai dengan adanya harapan pemulihan perekonomian Eropa.
Related posts: