Kakao Turun Signifikan
Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures akhir minggu lalu harga kakao berjangka tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan (20/02). Harga kakao mulai sepi peminat karena para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga komoditas ini mengalami pergerakan naik yang cukup lama.
Kenaikan kakao sebelumnya dipicu oleh rilis data ekonomi AS yang menunjukkan hasil yang mengesankan. Akan tetapi kakao mulai kehilangan mesin untuk menguat meskipun kondisi eksternal masih berikan dorongan bullish. Aksi ambil untung memberikan sentiment yang lebih dominan pada pasar kakao di akhir minggu lalu.
Harga kakao berjangka ICE Futures untuk kontrak Maret akhirnya menyerah. Komoditas ini ditutup dengan membukukan pelemahan sebesar 60 dolar (2.49%) pada posisi 2345 dolar per ton. Sementara itu kakao berjangka di NYSE mengalami penurunan sebesar 43 poundsterling (2.8%) di posisi 1494 poundsterling per ton.
Analis menilai bahwa untuk sementara ini harga tampaknya masih akan cenderung berada dalam trend melemah. Harga tidak akan mengalami pergerakan menguat yang terlalu berlebihan karena kondisi ekonomi global tampak masih muram. Kisaran yang akan dialami oleh harga kakao adalah 2100 – 2400 dolar per ton.
Related posts: