Kondisi Global Dongkrak Harga Emas, Para Pelaku Pasar Hendaknya Tetap Waspada Rebound Harga

10462515_293497884157725_8549784081553402379_nPada sesi perdagangan Selasa (09/ 12/ 2014) ini, gerak harga emas tengah diperdagangkan lebih tinggi. Hal ini karena didukung oleh perkiraan para pelaku pasar bahwa sebagian besar bank sentral dunia akan melakukan penambahan kebijakan stimulus baru. Adanya rumor pasar bahwa sebagian bank sentral di wilayah China, zona eropa dan Jepang akan menambahkan stimulus tambahan telah mendorong permintaan bagi harga emas untuk bergerak menguat. Pada sesi perdagangan hari Senin (08/ 12/ 2014) kemarin, gerak harga emas mengalami gerak penguatan meskipun pada dasarnya faktor fundamental seharusnya membawa harga emas bergerak lebih rendah. Harga minyak mentah dunia yang anjlok mencapai level terendah sejak Oktober 2009 dan mata uang USD yang mencapai level tertinggi sejak Maret 2009 tampaknya tidak merubah daya tarik para pelaku pasar untuk membeli emas. Kondisi gerak menguat harga emas pada penutupan perdagangan awal minggu ini adalah karena dipengaruhi gerak mata uang USD dan juga bursa saham global yang bergerak melemah. Telah dilaporkan bahwa Crude Oil ditutup pada level $63.05 US/ barel, bergerak turun sebanyak $2.79 atau 4.2%. Brent Crude Oil turun sebesar $2.88 US atau 4.2% berakhir pada level $66.19 US/ barel.

Harga emas yang kembali naik dipengaruhi permintaan cukup moderat di Amerika. Hal itu karena gerak bursa saham di Amerika telah mengalami tekanan. Para pelaku pasar juga berperan dengan meningkatkan pilihannya terhadap kenaikan harga emas sehingga harga mampu bergerak menguat ke level tertinggi dalam tiga bulan ini. Dilaporkan bahwa gerak harga emas kontrak Februari di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, tercatat turun senilai $ 4,5 US atau 0,38% menjadi $ 1.194,9 US/ troy ons. Harga spot emas dilaporkan ditutup turun sebesar $11.10 atau 0.93% berakhir pada level $1,203.70 US/ troy ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,208.825 US dan serendah $1,186.990 US. Selama seminggu lalu, harga emas spot telah mencatatkan keuntungan sebesar $24.72 US atau 2.11%. Dilaporkan juga bahwa gerak harga perak untuk pengiriman Maret naik 0,1% menjadi $ 16.276 US/ ons. Ada harapan bank sentral akan meningkatkan pasokan uang di Asia dan eropa. Hal itu menggairahkan kembali permintaan para pelaku pasar. Telah dilaporkan dari zona eropa bahwa, pejabat ECB menahan diri dan meningkatkan pembelian aset pada pertemuan pekan lalu. Presiden ECB, Mario Draghi, menyatakan untuk berjanji akan menilai kebutuhan stimulus di awal tahun tahun. Sementara itu, Jepang telah meningkatkan program stimulusnya. Dilaporkan juga dari China bahwa, menguatnya perkiraan bahwa PBOC akan segera memberikan stimulus tambahan telah dipengaruhi oleh melemahnya aktifitas perdagangan di bulan November lalu. Hal serupa juga tengah terjadi di wilayah Jepang, dimana bank sentral juga ditekan untuk mempersiapkan kebijakan baru ketika melemahnya pertumbuhan domestik bruto di kuartal ke tiga. “Meskipun Draghi tidak melakukan apa-apa pada Desember, dia bertekad untuk melakukan sesuatu pada kuartal I 2015. Orang-orang melihat pelonggaran di China dan Eropa, dan Amerika Serikat merupakan tempat untuk mengetatkan moneternya,” ujar Tai Wong, Direktur BMO Capital Markets Corp. Ia menuturkan, apresiasi mata uang USD melemah terhadap mata uang euro dan bursa saham Amerika Serikat tertekan mempengaruhi harga emas. Hal itu telah memicu reli gerak harga emas di atas kisaran harga $ 1.200 US. Telah dilaporkan dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, emas PT. Aneka Tambang, Tbk. (Antam), kembali menyusut sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 521 ribu/ gram pada perdagangan hari Selasa (09/ 12/ 2014) ini. Dalam dua hari terakhir harga emas Antam dilaporkan telah bergerak turun sebesar Rp 4.000. Sebaliknya untuk harga pembelian kembali logam mulia menjadi lebih mahal Rp 4.000 menjadi Rp 472 ribu/ gram. Berikut adalah daftar harga emas yang dijual Antam yaitu, untuk pecahan 500 gram - Rp 240.300.000, pecahan 250 gram - Rp 120.250.000, pecahan 100 gram - Rp 48.150.000, pecahan 50 gram - Rp 24.100.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.075.000, pecahan 10 gram - Rp 4.860.000, pecahan 5 gram - Rp 2.455.000, dan untuk Pecahan 1 gram - Rp 520.000.

Memasuki sesi perdagangan hari Selasa (09/ 12/ 2014) ini, gerak harga di perdagangan pasar emas tampaknya akan diperdagangkan pada kisaran yang tidak jauh berbeda dengan sesi perdagangan pada hari Senin (08/ 12/ 2014) kemarin. Namun meski demikian, para pelaku pasar sebaiknya memperhatikan gerak penurunan harga minyak kemarin yang sepertinya baru akan direspon oleh pasar emas pada sesi perdagangan hari Selasa (09/ 12/ 2014) ini. Data Wholesales Investories Amerika akan jadi satu-satunya data Amerika malam ini. Data tersebut diperkirakan akan dirilis dengan hasil yang lebih baik dari periode sebelumnya. Memasuki sesi perdagangan hari ini, gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,209.00 - $1,185.50. Gerak harga emas masih berpotensi kembali menguji level terendah bulan lalu yaitu pada level harga $1,131.00 US/ troy ons. Estimasi ini terlebih terdukung kondisi melihat data NFP Amerika yang telah dirilis dengan hasil yang sangat baik dan harga emas tak mampu menembus level harga $1,230.00. Apabila ternyata gerak harga mampu menembus level supports $1,180.00 maka harga emas berpotensi melanjutkan gerak penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran level harga $926.70 - $984.00. Pola harga masih tetap menunjukkan adanya kemungkinan harga emas akan berada berada pada kisaran level harga $984 US/ troy ons yang setidaknya bisa tercapai pada tahun mendatang.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Kebijakan China Kembali Berimbas Kuat, Produksi Minyak Iran Segera Ditingkatkan

Mata uang USD dilaporkan masih cenderung melemah nilai apresiasinya terhadap mata uang Uni Eropa, Euro, dan mata uang Jepang, Yen, pada hari Rabu (26/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi

Berita 0 Comments

Euro Flat Pasca Penguatan Tajam

Euro diperdagangkan flat pada perdagangan sesi Asia, setelah pada perdagangan mengalami penguatan harian terbesar dalam dua minggu terakhir. Keputusan European Central Bank untuk mempertahankan tingkat suku bunga, pada level 0,25%,

Poundsterling Terkoreksi Tajam Di Awal Minggu, Hard Brexit Gusarkan Pasar

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD terkoreksi kuat, dengan telah bergerak melemah anjlok sekitar 200 poin bergitu sesi perdagangan pasar di awal minggu ini dibuka. Hal tersebut

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image