Kondisi Pasar Emas Terpengaruh Fundamental Global, Kembali Dilirik Investor

Kondisi Pasar Emas Terpengaruh Fundamental Global, Kembali Dilirik Investor

Harga emas diperdagangkan hampir tidak berubah selama sesi perdagangan awal minggu. Sebagian bursa saham yang masih ditutup dalam memperingati hari Paskah telah mendorong pasar cenderung flat. Pada perdagangan hari ini (02/04/2013), harga emas dibuka sedikit lebih tinggi. Naiknya harga emas diawal perdagangan minggu ini sebagai akibat data ekonomi AS yang menyatakan sector manufaktur mengalami pelemahan. Harga emas berakhir naik dalam perdagangan Senin (01/04/2013) diatas $1,600 per ons setelah pasar menemukan pijakannya dengan data ekonomi AS yang secara mengejutkan nyatakan sector manufaktur AS melemah lebih buruk dari perkiraan awal pasar. Selain itu, kondisi pasar juga dipengaruhi kondisiditengah ketegangan geopilitik Korea Utara dan Korea Selatan. Kabar berita yang tengah beredar menyebutkan, bahwa Korea Utara saat ini kembali menyatakan ancaman perang pada Korea Selatan dan Amerika. Dalam hal ini, retorika Korea Utara akan terus diawasi secara ketat oleh pasar dan akan cenderung memberikan dorongan yang cukup kuat atas permitaan emas sebagai alat safe-heaven oleh investor.

Data ekonomi AS menyatakan bahwa penjualan dan produksi manufaktur AS melemah di bulan Maret, turun ke angka 51.3% dari sebelumnya di angka 54.2% pada bulan Februari demikian data yang diterbitkan oleh Institute for Supply Management (ISM). Perkiraan pasar hanya akan tetap angkanya. Emas berjangka kontrak Juni ditutup naik $ 5.20 atau 0,3% menetap di $ 1,600.90 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas kontrak turun  0,6%. Dalam satu bulan dan mengakhiri kuartal pertama tahun ini, harga emas berjangka kontrak Juni mencatatkan keuntungan dan kerugian masing-masing sebesar 1% (MoM /positive) dan 4.78% (QoQ /negatif). Harga emas spot ditutup naik $2.50 atau 0.16% berakhir pada $1,599.60, setelah diperdagangkan berayun pada kisaran $1,594.85 hingga $1,601.00. Selama seminggu terakhir harga emas spot mencatatkan kerugian sebesar $10.6 atau 0.66%. Dalam satu bulan dan mengakhiri kuartal pertama tahun ini, harga emas berjangka kontrak Juni mencatatkan keuntungan dan kerugian masing-masing sebesar 1.10% (MoM/positive) dan 4.15% (QoQ /negatif). Sentimen lain yang perlu mendapat perhatian adalah data aktifitas manufaktur Cina, dua jajak yang diterbitkan hari Senin menyatakan adanya kenaikan indek ini, meski sebagian pelaku pasar masih bersikap hati-hati dan menunggu kondisi yang lebih baik.Selama sesi perdagangan kemarin, beberapa data PMI Manufaktur datang dari Cina dan AS. Di China, Aktivitas manufaktur China meningkat pada level 50.90 untuk periode Maret, naik dari 50.20 pada bulan Februari namum lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada 52.00. Di AS, Aktivitas manufaktur China melambat pada level 51.30 untuk periode Maret, lebih rendah dari perkiraan dan data periode sebelumnya yang berada pada level yang sama pada 54.20.

Kedepannya, harga emas nampaknya akan berusaha mencari pijakan yang lebih kokoh lagi agar bisa bertahan dan menguat harganya, setidaknya pondasi di harga $1,600 ini akan dipertahankan hingga data ekonomi AS yang terbit Jumat besok, angka ketenaga kerjaan AS. Sebagaimana diketahui, bahwa sector ini sangat penting pengaruhnya dan signifikan sebagai sentiment penggerak pasar pula. Target angka pengangguran AS sebesar 6.5% bukanlah sesuatu yang mudah pula bagi AS untuk mencapainya sebagai amanat dari hasil Sidang Komisi Pasar Bebas, FOMC dari Bank Sentral AS, The Federal Reserve yang menjalankan kebijakan kuantitatif saat ini. Sementara itu, Situasi bailout bank Cyprus minggu telah terlihat lebih tenang. Namun demikian, krisis utang Uni Eropa secara keseluruhan tetap menjadi alasan untuk pasar agar tetap berhati-hati.

About author

begawanfx
begawanfx 4 posts

berusaha selalu menjadi lebih baik dan bersyukur

View all posts by this author →

You might also like

CFD News 0 Comments

Pasar Waspada Jelang FOMC, China Masih Beresiko Global

Pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (15/ 09/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu matauang Yen, dilaporkan bergerak positif. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen menguat

Forex News 0 Comments

Yen Kurangi Penguatan Paska Keputusan BoJ

Yen mengurangi penguatan setelah BoJ kembali mempertahankan komitmen peningkatan monetary base sebesar ¥60 hingga ¥70 trilliun per tahun. Ini sesuai prediksi dan tidak berubah dari pertemuan sebelumnya pada 11 Maret

Greenback Terkoreksi Kuat, Rupiah Tampak Suram

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD mengalami koreksi yang kuat. Gerak nilai apresiasi Greenback terkoreksi dan melemah terhadap 23 dari 31 major currencies. Dilaporkan bahwa, gerak nilai indeks

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image