Koreksi Aksi Jual Emas Masih Warnai Pasar, Jelang Rilis Data FOMC

Koreksi Aksi Jual Emas Masih Warnai Pasar, Jelang Rilis Data FOMC

gold bricks 3Mundurnya mantan Menkeu Amerika, Larry Summers, dalam pencalonan kursi Gubernur Bank Sentral Amerika, atau yang lebih dikenal sebagai Federal Reserve, membuat mata uang USD melemah. Kondisi ini akhirnya memberikan peluang bagi harga komoditi emas untuk menguat kembali. Untuk pertama kalinya dalam lima sesi terakhir, emas berakhir naik di perdagangan Senin (Senin, 16/ 09/ 2013). Menkeu Amerika, Larry Summers, memang selama ini dianggap sebagai pihak yang sangat agresif dalam mengakhiri kebijakan moneter longgar The Fed. Kebijakan yang juga dianggap memberikan dukungan bagi kenaikan harga emas dan dorongan bagi melemahnya USD. Untuk sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 1,320.60 USD - 1,302.50 USD.

Selama sesi perdagangan pasar kemarin (Senin, 16/ 09/ 2013), setelah anjlok lebih dari 1% nilai harga emas sempat diperdagangkan rebound pada kisaran 1,325.00 USD. Kabar yang menyatakan Summers mundur dari bursa pencalonan Gubernur Bank Sentral Amerika membuat USD melemah. Lemahnya USD menjadi pendorong bagi emas untuk naik kembali. Harga emas juga mendapat dorongan dari data ekonomi. Produksi Industri Amerika untuk bulan Agustus naik 0.4% sesuai dengan harapan pasar, meski sector manufaktur New York tidak sesuai dengan harapan. Menguatnya harga emas mendorong kenaikan sejumlah saham yang berhubungan dengan emas. Harga emas dan saham emas dikatakan bisa menguat kembali dengan target kenaikan harga emas di 2013 kembali ke harga 1,446 USD dan 1,396 USD demikian dinyatakan oleh HSBC. Harga saham emas mengikuti kenaikan yang terjadi di pasar emas berjangka daripada di pasar spot. Hal ini berbeda dengan kenaikan harga saham emas di awal tahun ini. Namun penguatan tersebut hanya berlaku sementara, karena pasar terus menimbang setiap keputusan yang terjadi dan isu yang beredar dipasar. Kekhawatiran pelaku pasar atas rencana pengurangan stimulus Amerika lebih mendominasi pasar dibandingkan dengan isu mundurnya Menkeu Summers sebagai kandidat pemimpin The Fed. Harga emah masih terus mencatatkan level terendah, anjlok dalam empat sesi berturut-turut menjelang pertemuan FOMC Minutes. Pasar yang khawatir atas kelangsung program pelonggaran kebijakan moneter terus melempaskan kepemilikan emas dan beralih pada aset lain. Pasar menyikapi pertemuan FOMC pada Rabu besok. Hasil pertemuan berpotensi membawa resiko emas dan mendorong harga emas terkoreksi dengan kemungkinan The Fed memutuskan untuk melakukan pengurangan besaran program pembelian obligasi. Pada akhirnya kenaikan yang disebabkan oleh mundurnya Summers akan ditebus pada Rabu besok dengan potensi penurunan yang besar. Mengenai harga emas lantak, setelah mengalami penurunan harga di awal pekan kemarin, kini harga emas batangan di Unit Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali tertekan. Emas Antam turun hingga Rp 5.000/gram kali ini. Tercatat harga emas batangan Antam pada Jumat (13/ 09/ 2013) kemarin, harga bergerak di kisaran Rp 539.000/gram. Pada hari Senin kemarin (16/ 09/ 2013), harga tercatat turun ke kisaran Rp 532.000/gram. Hari ini, Selasa (17/ 09/ 2013), harga emas batangan Antam turun ke Rp 527.000/gram. Harga jual emas batangan konsumen ke Logam Mulia atau harga buyback hari ini turun dari Rp 473.000/gram ke Rp 468.000/gram. Sebagai informasi, harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini: Pecahan 1 gram Rp 527.000, pecahan 5 gram Rp 2.490.000, pecahan 10 gram Rp 4.930.000, dan pecahan 25 gram Rp 12.250.000.

Pasar semestinya mengingat mengenai langkah yang diambil yaitu pengurangan QE dari The Fed, akan memberikan dampak besar pada pasar emas. Pasar akan cenderung bergerak lebih rendah jika The Fed melakukan tappering terhadap QE. Pada awal diadakannya kebijakan Quantitative Easing (QE), The Fed menggelontorkan dana sebesar 600 miliar USD, dengan akumulasi hingga lebih dari 2 triliun USD hingga saat ini. Akumulasi tersebut terhitung sejak awal langkah diambil, yaitu QE sejak 2008. Langkah ini telah mendorong harga emas mencapai level tertinggi pada kisaran level harga 1,920 USD pada tahun 2011. Meski beberapa data masih menunjukkan hasil yang tidak seluruhnya baik, namun fokus The Fed adalah pada sektor tenaga kerja. Dari data tenaga kerja Amerika, angka yang dirilis selama awal tahun 2013 jika diperhatikan telah menunjukkan angka yang sangat menabjukkan. Tingkat pengangguran di negara Amerika terlihat jauh lebih baik dan berangsur turun pada level 7.3% dari puncaknya pada 10% sejak krisis keuangan 2008. Sementara dari data terbaru jumlah klaim pengguran Amerika semakin hari semakin mengecil.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Tekanan Emas Dominan Karena Imbas NFP

Pada sesi perdagangan pasar Asia hari Senin (08/ 12/ 2014) ini, dilaporkan bahwa harga emas tengah diperdagangkan lebih tinggi ketika meluasnya surplus neraca perdagangan China. Gerak harga emas hari ini

Forex News 0 Comments

Akibat The Fed Greenback Tertekan, Demikian Juga Dengan Minyak

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD, telah mengalami koreksi, bergerak melemah merosot terhadap sebagian major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah pihak

Fundamental

Kospi Terdongkrak Wall Street, Pelaku Pasar Bersiap Sambut NFP

air jordan 11s flu game 12s footlocker Suppose a Air Jordan 12 Flu Game Sizes blood Wings 12s Sizes sample was Jordan 4 Dunk From Above Early Release found at

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image