Koreksi Yen Dongkrak Nikkei, Suplier Besar Minyak Akan Adakan Pertemuan

TakeiEmi8Gerak nilai apresiasi dari mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan telah bergerak menguat atas Greenback. Hal tersebut terjadi, seiring adanya rilis data hasil laporan ekonomi Australia. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD sempat tercatat bergerak menguat sebesar 0.57% di kisaran level 0.7638.

Telah dilaporkan bahwa, hasil rilis laporan tingkat kepercayaan pengusaha di Australia naik. Laporan indeks pekerja yang di survei juga naik ke level tertinggi dalam hampir lima tahun, mengisyaratkan sehatnya pasar kerja dan mengurangi kemungkinan untuk adanya pemangkasan suku bunga.

Berdasarkan hasil survei dari National Australia Bank Ltd (NAB) terhadap lebih dari 400 perusahaan selama periode 23-31 Maret, indeks sentimen para pebisnis naik dua kali lipat menjadi 6 poin pada bulan lalu. Indeks yang mengukur kondisi usaha, yang mengukur jumlah penerimaan pekerja, penjualan dan laba, naik menjadi 12, mencapai level tertinggi sejak sebelum krisis keuangan global di tahun 2008. Indeks pekerja melonjak empat poin menjadi lima, ini adalah hasil terbaik sejak tahun 2011.

Kepala ekonom di NAB, Alan Oster, telah mengatakan bahwa ini adalah hasil yang cukup baik dalam konteks outlook ekonomi global yang sedang lesu. Suku bunga yang rendah dan mata uang yang lebih kompetitif, bahkan menguat akhir-akhir ini, diperkirakan masih menjadi penggerak utama ekonomi domestik.

Akibatnya, outlook untuk ekonomi kami masih tidak berubah, dan dengan pemulihan di sektor non pertambangan yang diperkirakan akan ada kemajuan lebih lanjut, kebijakan moneter kemungkinan masih akan sama untuk periode yang panjang. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD kemungkinan akan menemukan level support terdekat di 0.7590 dan level resisten 0.7640.

Gerak nilai harga di bursa saham Jepang dilaporkan tengah bergerak menguat. Hal tersebut terjadi, karena ditopang oleh penguatan gerak nilai harga saham sektor usaha eksportir. Gerak nilai harga indeks saham Nikkei dilaporkan telah mampu bergerak menguat sekitar 100 poin, atau sekitar 0.64% di level 15,815.

Kondisi tersebut terjadi, setelah gerak nilai apresiasi mata uang Yen hentikan gerak penguatan selama kurun waktu tujuh hari. Gerak penguatan nilai apresiasi mata uang Yen selama kurun waktu tujuh hari tersebut, sempat membuat nilai apresiasi dari mata uang negara Jepang tersebut mampu menyentuh level terkuat dalam kurun waktu 1 1/2 tahun.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen tercatat telah melemah ke kisaran level 108.15. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen sempat bergerak menguat pada hari Senin ke level terkuat sejak Oktober 2014.

Gerak nilai harga saham produsen mobil dan alat-alat listrik adalah yang menjadi pemicu atas adanya gerak penguatan di indeks saham Nikkei. Gerak nilai harga saham Toyota Motor Corp dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 2.3%.

Gerak nilai harga saham dari perusahaan Mitsubishi UFJ Mitsui Financial Group Inc dilaporkan telah bergerak naik sebesar 3.1%. Perusahaan Mitsubishi UFJ Mitsui Financial Group Inc, adalah merupakan lembaga pemberi pinjaman terbesar di Jepang. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga saham dari Sumitomo Mitsui Financial Group Inc telah bergerak menguat sekitar 3.4%.

Gerak nilai harga saham Yoshinoya Holdings Co bergerak menguat secara reli. Gerak nilai harga saham Yoshinoya Holdings Co bergerak menguat sebesar 4%. Hal tersebut terjadi, setelah perusahaan restoran tersebut memperkirakan laba operasional akan naik lebih dari dua kali lipat di tahun fiskal saat ini.

Dilaporkan bahwa tingkat inflasi konsumen di China datang sedikit di bawah perkiraan untuk tingkat tahunan di bulan Maret. Juga dilaporkan bahwa, harga produsen sedikit lebih baik dari perkiraan.

Indeks harga konsumen China dilaporkan telah naik sebesar 2.3% pada tingkat tahunan di bulan Maret. Angka tersebut tercatat masih lebih rendah jika dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 2.5% dalam survei Reuters. Laporan indeks harga konsumen China tersebut sama dengan level bulan Februari. Untuk tingkat bulanan, tingkat inflasi konsumen turun sekitar 0.4%.

Harga makanan telah menyumbang hampir sepertiga dari perhitungan inflasi di tahun 2015. Harga makanan dilaporkan naik ke level tertinggi dalam enam bulan di Februari dibalik semakin ketatnya suplai sayuran karena musim dingin, serta kenaikan permintaan selama libur panjang Tahun Baru Imlek.

Dilaporkan juga bahwa indeks harga produsen yang turun pada tahun ini untuk bulan ke 49 beruntun, telah tercatat turun sebesar 4.3%. Meski demikian, namun dengan kecepatan yang lebih lambat dari bulan Februari.

Hasil jajak pendapat Reuters sebelumnya telah perkirakan bahwa, untuk penurunan 4.6%, setelah di bulan Februari turun 4.9%. Untuk tingkat bulanan, indeks harga produsen dilaporkan telah naik sebesar 0.5%.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah bergerak melemah tipis pada sesi perdagangan Asia di hari Selasa. Meski demikian, namun gerak nilai harga komoditas minyak Amerika masih bertahan di atas level $40 US/ barel.

Gerak nilai harga komoditas minyak Amerika dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran $40.34 US/ barel. Gerak nilai harga komoditas minyak Amerika dilaporkan telah melemah sekitar 0.05%. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak West Texas Intermediate (WTI) kemungkinan akan menemukan level support terdekat di 39.00 dan level resisten berada di 41.30.

Gerak nilai harga komoditas minyak Amerika masih bertahan di atas level $40 US/ barel menjelang pertemuan produsen utama. Pertemuan para produsen minyak utama tersebut adalah untuk membahas pembatasan level produksi untuk membendung kelebihan suplai yang telah membanjiri pasar global.

Para produsen utama akan dihadiri oleh mulai dari Timur tengah dan Rusia. Meski demikian, namun tidak termasuk Amerika Serikat. Direncanakan mereka semua akan bertemu di Doha, ibukota Qatar pada hari Minggu depan.

Para produsen utama tersebut akan membahas langkah-langkah untuk membendung banjirnya suplai global yang terlihat lebih banyak 2 juta barel untuk setiap minyak yang diproduksi daripada jumlah permintaan. Banjirnya suplai minyak di pasar global tersebut, membuat tangki penyimpanan di seluruh dunia penuh dengan minyak mentah dan bahan bakar yang tidak diinginkan.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Dampak Rilis Data NFP Hari Jumat, Aussie Gap Down Minyak Rebound

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah mencetak gerak penguatan nilai apresiasi yang tajam dalam kurun waktu di sepanjang sesi perdagangan pasar di minggu kemarin. Gerak nilai apresiasi

Fundamental 0 Comments

Emas Diperkirakan Akan Menggeliat Jelang FOMC

Pada sesi pasar hari Rabu (29/ 10/ 2014) siang ini, gerak harga emas telah bergerak kembali menguat tipis ditengah kekhawatiran pasar terhadap pertemuan kebijakan moneter The Fed. Gerak harga emas

Berita 0 Comments

Zona Eropa dan Global Imbas USD

Pada sesi hari Jumat siang apresiasi mata uang USD bergerak melemah terhadap sebagaian besar major currencies. Perlemahan apresiasi ini terjadi ditengah kakhawatiran para pelaku asar terhadap program kebijakan The Fed

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image