Lanjutkan Kenaikan Dollar AS Menguat Tipis

Lanjutkan Kenaikan Dollar AS Menguat Tipis

Dollar AS pada dini hari ini ( 27 Desember ) bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama. Harga pembukaan berada pada 1.0638 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar 6 pips atau sekitar 0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada di 1.0643.

Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah Department of Labor (AS) menyampaikan bahwa data terkini menunjukkan adanya penurunan pada jumlah masyarakat AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator ekonomi Unemployment Claims yang bertambah 338K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 380K. Adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 346K. Dollar AS terpantau bergerak naik merespon perkembangan tersebut.

Analis mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar Kanada bahwa range normal USDCAD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.0615 dan level resistance pada kisaran 1.0649

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Laju USD Terkoreksi Sentiment Pasar Global Bahkan Atas Yen, Emas Boleh Jadi Bullish Kembali

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (19/ 06/ 2015) pagi ini, gerak harga emas spot LLG telah mengalami gerak koreksi harga yang masih terbatas. Gerak harga emas belum

Umum 0 Comments

Menkeu Jepang Ralat Pernyataan, Keputusan Bernanke Dinantikan Pasar

Mata uang negara Jepang, yen, mencatatkan penguatan tipis setelah hasil pertemuan BoJ menunjukan bank sentral Jepang mengambil sikap menunggu setelah tindakan penyuntikan stimulus agresif bulan lalu. Bank sentaral Jepang ini

Fundamental 0 Comments

Minyak Kembali Melemah, FBI Mulai Investigasi

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak telah bergerak menguat tipis pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Hal tersebut terjadi, karena didorong rendahnya imbal hasil obligasi pemerintahan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image