Laporan The Fed Jelang Masa Akhir Yellen Dirilis, Emas Dan Minyak Koreksi Harga

0_natural_gas_10152999_567681066709603_181834146193739011_nTelah dilaporkan bahwa Janet Yellen, Kepala Federal Reserve Bank, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat, kenaikan cepat upah dan pasar tenaga kerja yang solid. Hal tersebut berarti bahwa The Fed kemungkinan akan melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap, seperti yang diisyaratkan sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara dengan PBS NewsHour, Janet Yellen, Chairwoman The Fed yang akan berakhir masa jabatannya itu, mengakui bahwa ekonomi tumbuh pada laju yang sehat dan stabil. Janet Yellen mengatakan bahwa pasar pekerjaan semakin ketat dan inflasi rendah, serta menambahkan bahwa jika kondisi ekonomi terus berkembang pada laju ini, jalur kenaikan suku bunga bertahap kemungkinan akan berlanjut sehingga suku bunga diperkirakan akan bergerak naik.

Janet Yellen, yang masa jabatannya selama empat tahun berakhir pada Jumat, akan menyerahkan tampuk kepemimpinan Federal Reserve kepada Gubernur Jerome Powell, kandidat pilihan Presiden Donald Trump untuk menggantikannya. Janet Yellen akan tetap di Washington sebagai rekanan di Brookings Institution, sebuah kelompok penelitian tempat mantan pimpinan The Fed, Ben Bernanke bekerja.

Dilaporkan bahwa pertumbuhan aktivitas sektor jasa Jepang mendapat momentum pada bulan Januari. Hal tersebut terjadi, karena ukuran aktivitas industri tetap berada di wilayah ekspansif untuk bulan keenam belas berturut-turut.

Dilaporkan bahwa Indeks layanan manajer pembelian Nikkei-Markit naik tipis menjadi 51,9 dari 51,1 di bulan sebelumnya. Perkiraan, yang mencakup survei sektor, berada pada level tertinggi dalam tiga bulan dan berada di atas level 50 poin yang menggambarkan ekspansi dari kontraksi.

Ekonom IHS Markit Joe Hayes mencatat bahwa optimisme bisnis mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari empat tahun. Joe Hayes juga menyampaikan bahwa inflasi biaya input naik pada laju yang paling tajam sejak 2008.

Pertumbuhan perusahaan-perusahaan jasa China dilaporkan telah meraih momentum di Januari terkait permintaan klien yang lebih kuat. Hal tersebut terjadi, seiring dengan tingkat pertumbuhan sektor jasa yang mencapai level tertinggi hampir dalam 6 tahun, menurut indeks aktivitas.

Dilaporkan bahwa PMI Jasa Caixin-Markit naik ke 54,7 di Januari, dari 53,9 di bulan sebelumnya dan mencapai kenaikan terbesar aktivitas sejak Mei 2012. Angka indeks di bulan sebelumnya mendorong indeks jauh di atas level 50 yang memisahkan pertumbuhan dari penurunan aktivitas.

Perusahaan jasa mencatatkan kenaikan daftar gaji terkait permintaan bisnis yang lebih kuat saat pesanan baru mencapai level tinggi baru selama 32 bulan, menurut survei. Indeks jasa, bersama dengan angka indeks 51,5 untuk sektor manufaktur di Januari, mengarahkan PMI gabungan ke angka 53,7, menandai level tertinggi selama 7 tahun.

Angka indeks naik dari 53 di Desember/ Indikator Caixin-Market mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan swasta yang lebih kecil. Keadaan tersebut berbeda dengan indeks dari pemerintah yang terutama fokus pada perusahaan-perusahaan milik negara yang lebih besar.

Gerak nilai harga komoditas emas dilaporkan telah terkoreksi turun di awal sesi perdagangan pasar di hari Senin. Hal tersebut terjadi, terkait gerak nilai apresiasi Greenback yang lebih kuat menyusul data pekerjaan Amerika yang positif yang diumumkan akhir minggu lalu.

Meski demikian yang terjadi, namun penurunan pada saham melindungi penurunan gerak nilai apresiasi mata uang USD. Gerak nilai harga komoditas emas dilaporkan turun 0,1 persen sebesar $1.331,80 per ons. Spot emas pada hari Jumat turun 1,2 persen, menandakan penurunan terbesar satu hari sejak 7 Desember.

Pada minggu sebelumnya, logam mulia mengalami penurunan mingguan terbesar sejak satu minggu berakhir pada 8 Desember. Saham emas Amerika diperdagangkan turun 0,1 persen di $1.336 per ons.

Menurut rilis data dari Departemen Tenaga Kerja Amerika, gaji non-pertanian di Januari naik 200.00 pekerjaan, melampaui kenaikan 180.000 yang diperkirakan dan kenaikan tahunan terbesar lebih dari delapan setengah tahun. Rata-rata pendapatan satu jam naik dan mendorong kenaikan tahunan menjadi 2,9 persen, merupakan yang terbesar sejak Juni 2009.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah bergerak turun di sesi perdagangan pasar di hari Senin, melanjutkan penurunan dari akhir minggu lalu. Hal tersebut terjadi dibalik gerak nilai apresiasi mata uang USD yang lebih kuat, dengan Brent turun ke level terendah hampir satu bulan.

Pasar lainnya diperdagangkan lebih rendah seiring investor yang dikejutkan dengan laporan gaji Amerika hari Jumat yang menunjukkan kenaikan upah di catatan tercepat lebih dari delapan setengah tahun, memicu ekspektasi inflasi. Kenaikan pada gerak nilai apresiasi Greenback, menekan gerak nilai harga komoditas minyak.

Dilaporkan bahwa saham minyak mentah standar internasional Brent diperdagangkan turun 75 sen atau 1,1 persen di $67,83 per barel, setelah turun 1,5 persen pada hari Jumat. Saham minyak mentah WTI AS turun 66 sen menjadi $64,79 setelah turun 0,5 persen di sesi sebelumnya.

Dilaporkan bahwa indeks dolar terhadap major currencies naik setinggi sekitar 89,38, menutup level puncak yang dicapai di hari Jumat, setelah laporan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan Amerika naik di Januari dan upah meningkat, mencatat kenaikan tahunan terbesar di lebih dari delapan setengah tahun. Meningkatnya produksi minyak Amerika juga menurunkan harga, mengancam upaya OPEC untuk menaikkan harga.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Arab Saudi Suplai Kontrak Minyak

Arab Saudi, eksprotir minyak mentah utama dunia, akan menyediakan suplai untuk kontrak minyak mentah paling tidak untuk 1 pembeli di bulan Februari, masih belum berubah dari kondisi bulan Januari, dikatakan

Fundamental 0 Comments

Minyak dan Aussie Terkoreksi, Brexit Hantui Inggris

Mata uang Dollar Australia dilaporkan masih tampak bergerak melemah gerak nilai apresiasinya terhadap mata uang USD. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD sempat melemah sekitar 0.3% ke

Berita 0 Comments

Awal Bulan Emas Terimbas Minyak

Di awal sesi perdagangan minggu ini, gerak harga emas diperdagangkan anjlok, dengan dibuka gap down menyusul melemahnya harga minyak mentah dunia pada level terendah sejak Mei 2010 dan menyusul laporan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image