Lemahnya Gerak Nilai Harga Komoditas Pengaruhi Langkah Ke Depan The Fed, Loonie Ikuti Gerak Koreksi Indeks Saham dan Minyak

12688047_1044741755581938_2599658383496146814_nGerak nilai apresiasi mata uang Kanada, Canadian Dollar, atau lazim disebut dengan istilah Loonie, dilaporkan telah terkoreksi melemah. Gerak pelemahan nilai apresiasi Loonie terkoreksi oleh mata uang USD, karena mengikuti pergerakan nilai harga komoditas minyak yang turun. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD telah sempat diperdagangkan di kisaran level 1.3972, dengan level terendah harian 1.3820, dan tertinggi 1.3998.

Gerak nilai harga komoditas minyak bergerak turun, setelah pihak Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan stok minyak Amerika. Meski demikian, namun terjadi peningkatan stok minyak di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, Amerika.

Jumlah stok komoditas minyak Amerika dilaporkan pada pekan yang berakhir 5 Februari, telah berkurang sebanyak 754.000 barel. Sehingga stok minyak Amerika adalah sebesar 502 juta barel. Para analis sebelumnya telah memperkirakan bahwa akan terjadi penambahan stok komoditas minyak Amerika sebanyak 3,6 juta barel. Sementara persediaan di Cushing telah mencetak rekor tertinggi baru, setelah stok naik sekitar 523.000 barel sehingga menjadi 64,7 juta barel.

Gerak nilai harga minyak Amerika dilaporkan telah sempat menyentuh level di atas $29 US meski tidak berlangsung lama, setelah data resmi yang dirilis oleh pihak Energy Information Administration (EIA) secara tak terduga menunjukkan penurunan stok sebesar 800.000 barrel dalam persediaan minyak mentah pekan lalu akibat impor yang lebih rendah. Kondisi tersebut telah mematahkan estimasi para pelaku pasar yang memperkirakan kenaikan stok komoditas minyak Amerika akan menjadi sekitar 3,1 juta barrel.

Gerak rally nilai harga komoduitas minyak tersebut hanya berlangsung singkat. Hal tersebut terjadi, seiring fokus para pelaku pasar yang kembali tertuju kepada surplus signifikan pasokan minyak mentah global. Para pelaku pasar juga menyoroti persediaan minyak Amerika di Cushing, Oklahoma, dimana titik pengiriman untuk minyak mentah berjangka Amerika, yang menyentuh rekor tertinggi pada pekan lalu.

Gerak nilai apresiasi Greenback sendiri dilaporkan telah bergerak flkutuatif ditengah testimoni Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, dihadapan House Financial Services Committee. Janet Yellen telah mengatakan bahwa, kondisi ekonomi Amerika masih memberikan peluang bagi The Fed untuk bisa menaikkan suku bunga secara bertahap.

Janet Yellen juga menyampaikan bahwa, meskipun demikian kondisinya, akan tetapi kenaikan suku bunga oleh The Fed akan bergantung pada data-data ekonomi. Namun Janet Yellen juga telah menambahkan bahwa, gerak laju ekonomi Amerika tengah menghadapi ancaman global yang dapat menganggu pertumbuhan dan dapat memaksa pihak berwenang dari The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga.

Janet Yellen mengatakan bahwa, pihak berwenang dari Federal Reserve masih mengharapkan untuk adanya kenaikan suku bunga secara bertahap. Janet Yellen juga menerangkan bahwa di saat mereka juga berusaha membuat itu jelas bahwa masih berlanjutnya gejolak di pasar dapat membuat The Fed tentunya menjauh dari beberapa kenaikan suku bunga yang telah diperkirakan oleh pembuat kebijakan untuk tahun 2016.

Janet Yellen dalam testimoninya yang diberikan pada hari Rabu kepada House Financial Services Committee di Washington telah mengatakan bahwa, kondisi keuangan di Amerika pada akhir-akhir ini menjadi kurang mendukung untuk laju pertumbuhan ekonomi. Pada perkembangan ini, jika ekonomi Amerika terbukti lesu, maka akan dapat membebani outlook untuk aktivitas ekonomi dan pasar kerja.

Janet Yellen, yang memulai testimoni selama dua hari di Capitol Hill juga telah mengatakan kepada anggota parlemen bahwa ketidakpastian atas prospek ekonomi di China dan kebijakan nilai tukar “telah memperburuk kecemasan terhadap outlook untuk pertumbuhan global”. Selain itu, Jannet Yellen menambahkan bahwa, kondisi semakin berat dengan ditambah dari penurunan terbaru dari gerak nilai harga komoditas minyak dan komoditas lainnya.

Penurunan gerak nilai harga yang lebih dalam di komoditas tentu dapat memicu tekanan di seluruh dunia yang akan mengancam terhadap permintaan ekspor Amerika, demikian ucap Janet Yellen. Yellen masih membuka pintu untuk kenaikan suku bunga di bulan Maret. Meskipun demikian, namun Janet Yellen juga tidak secara eksplisit merujuk waktu pengetatan kebijakan atau pertemuan atau pertemuan The Fed selanjutnya.

Ward McCharthy, kepala ekonom di Jefferies LLC di New York mengatakan bahwa dia masih memegang senjatanya. Gejolak di pasar keuangan tidak akan membuat mereka mundur. Itu bisa saja mempengaruhi kecepatan dimana mereka akan menormalkan suku bunga, namun mereka masih berkomitmen untuk menormalkan suku bunga. Bagaimanapun juga, komentar Janet Yellen yang dovish tidak cukup kuat untuk mendorong penguatan gerak nilai harga pada bursa saham Amerika.

Kondisi pasar global saat ini, dimana ketidakpastian mengenai laju pertumbuhan di China dan juga penurunan gerak nilai harga komoditas, telah timbulkan kecemasan para pelaku pasar. Kecemasan yang dialami oleh para pelaku pasar tersebut telah menekan gerak nilai harga di pasar keuangan dalam kurun waktu sepanjang tahun ini.

Kondisi tersebut telah juga sebanyak dua kali mendorong gerak nilai harga di bursa saham global ke area bearish. Janet Yellen mengingatkan pada Kongres bahwa The Fed masih memperkirakan akan menaikkan suku bunga secara bertahap sembari menjelaskan bahwa berlanjutnya gejolak pada pasar mungkin akan merubah estimasi tersebut.

Gerak nilai harga saham di bursa saham Hong Kong dan Korea Selatan, Seoul, dilaporkan telah terjadi aksi sentiment pasar yang serupa. Para pelaku pasar di kedua bursa tersebut telah mengambil langkah dengan melakukan aksi jual bursa saham global dalam sesi perdagangan pertama di pekan ini.

Gerak nilai harga di bursa saham China, Jepang, Taiwan, dan Vietnam dilaporkan telah ditutup untuk hari libur. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Hang Seng telah terkoreksi, bergerak melemah anjlok sekitar 4%. Dilaporkan juga bahwa gerak nilai harga di indeks saham Kospi telah terkoreksi melemah juga. Gerak nilai harga di indeks saham Kospi telah terkoreksi melemah anjlok sekitar 2.5%.

Gerak nilai harga di indeks saham Kospi diperdagangkan untuk pertama kalinya semenjak Korea Utara meluncurkan misil jarak jauh tanggal 7 Februari lalu. Korea Selatan menarik diri dari komplek industri gabungan dengan Korea Utara, bertujuan sebagai hukuman secara simbolik terhadap Kim Jong Un untuk uji nuklir dan peluncuran misil belakangan ini.
Minyak mentah AS anjlok 2,2% dalam sesi choppy hari Rabu, dan mencetak harga penutupan terendah dalam hampir 13-tahun, seiring kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global mengimbangi kejutan data yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Aussie Terkoreksi Kembali, Arab Saudi dan Rusia Sepakat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, telah bergerak melemah turun sekitar 0.5%. Gerak nilai apresiasi mata uang Aussie telah bergerak melemah menuju

Zona Eropa Mengalami Tekanan

Mata uang euro bergerak melemah terhadap USD dalam sesi perdagangan pasar kemarin (Senin, 06/ 05/ 2013). Keadaan ini terjadi karena adanya pernyataan Mario Draghi , presiden ECB. Dia mengatakan akan

CFD News 0 Comments

Akhir Mingguan Harga Emas Kembali Koreksi, Pasar Masih Pantau Langkah The Fed

Harga emas diperdagangkan flat setelah menugguat tajam pasca pertemuan FOMC minutes Amerika kemarin (Kamis, 19/ 09/ 2013). Selama sesi perdagangan Kamis kemarin, harga emas berjangka kontrak Desember diperdagangkan lebih rendah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image