Masih Macet Pembicaraan Di Kongres Amerika, Aksi Taking Profit Emas Warnai Pasar

Masih Macet Pembicaraan Di Kongres Amerika, Aksi Taking Profit Emas Warnai Pasar

20120828104614709Pada perdagangan pasar sesi Asia hari ini (Selasa, 08/ 10/ 2013), harga emas terpantau mengalami pergerakan yang masih menguat. Harga emas melanjutkan pergerakan naik kemarin. Meskipun begitu, pergerakan harga masih cenderung terbatas. Kenaikan harga emas terjadi setelah para petinggi di pemerintahan negara Amerika masih belum menemukan jalan tengah untuk mengatasi kebuntuan pada pembahasan anggaran maupun penetapan batas atas hutang. Kondisi federal shutdown di Amerika telah memasuki minggu kedua. Keadaan ini telah mendorong meningkatnya volatilitas pasar atas kegiatan profit taking pada beberapa aset-heaven. Kondisi ini mengakibatkan potensi terjadinya kebangkrutan pemerintah Amerika jadi makin besar.

Komoditi emas yang merupakan aset safe-heaven di saat ekonomi penuh ketidakpastian kembali diminati. Dimana, seringkali aksi profit-taking di pasar terjadi meski akhir harga tercatat kembali pada kisaran posisi harga semula dan hanya berkisar pada sedikit rentang kerugian dan keuntungan. Juru bicara kongres Amerika, John Boehne, mengatakan bahwa pemerintah Amerika bisa mengalami gagal bayar apabila Presidennya Barack Obama masih menghindari negosiasi mengenai Obamacare. Saat ini sebagian kegiatan pemerintah federal Amerika masih ditutup dan sudah memasuki penutupan hari ketujuh. Pada tanggal 17 Oktober 2013 mendatang, keputusan sudah harus dicapai kesepakatan mengenai penetapan batas utang. Yang apabila jika tidak terjadi, maka terpaksa pemerintah Amerika akan mengalami gagal bayar. Kondisi federal shutdown yang berlangsung terlalu lama akan merusak ekspektasi pasar atas pertumbuhan ekonomi negara Amerika. Situasi ini pun juga berpengaruh negatif terhadap apresiasi mata uang USD. Keadaan ini pun juga sangat berpotensi menunda setiap langkah Federal Reserve untuk mengurangi skala program stimulus besar-besaran yang telah mendukung harga emas. Memburuknya setimen pasar mungkin akan mendorong harga emas bergerak lebih tinggi bahkan meskipun, mata uang USD juga menerima aliran safe-heaven. Selama sesi perdagangan berlangsung, emas berjangka kontrak Desember ditutup naik sebesar 15.20 USD atau 1.2% berakhir pada level harga 1,325.10 USD di divisi Comex New York Mecrchatile Exchange. Selama seminggu sesi perdagangan harga emas berjangka kontrak Desember mencatatkan kerugian sebesar 29.3 USD atau sekitar 2.19%. Di pasar spot dilaporkan bahwa, harga emas naik $11.20 atau 0.85% berakhir pada $1,322.40, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,328.70 dan serendah $1,308.30. Selama seminggu sesi perdagangan harga emas spot mencatatkan kerugian sebesar $25.50 atau 1.9%. Mengenai logam emas lantak dilaporkan bahwa, Logam Mulia melaporkan mulai hari Rabu tanggal 9 Oktober 2013, Antam akan membuka Butik Emas Logam Mulia di gedung Antam, Jl. TB Simatupang, Tanjung Barat-Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di butik tersebut Antam akan menjual emas batangan dengan harga yang sama dengan pabrik di pulogadung pada 10 hari pertama. Informasi berikutnya pagi ini Antam menaikkan kembali harga emas batangannya sampai 3000 rupiah dimana minted bars ukuran 1 gram dijual Rp.536.000/gram dengan buybacknya di posisi Rp. 476.000/gram. Untuk penjualan emas batangan di butik emas tersebut diatas mendapatkan souvenir eksklusif menarik dari Antam. Untuk penjualan minted bars ukuran lainnya seperti ukuran 500 gram Antam menjual ke posisi Rp. 496.600/gram menjadi Rp. 248.300.000, sedangkan minted bars ukuran 10 gram dijual Rp. 502.000/gram menjadi Rp.5.020.000. Sedangkan ukuran 2,5 gram dijual Rp.512.000/gram menjadi Rp. 1.280.000.

Dilaporkan pula mengenai index USD yang merupakan rival terbesar emas. Index USD diperdagangkan turun sebanyak 20 pips atau sekitar 0.25% pada level 79.95. Pada sesi perdagangan sebelumnya, index USD ditutup naik 0.4% atau sekitar 32 pips berakhir pada level 80.06, naik dari sesi terendah pada 79.74 USD. Index USD telah turun sebanyak 53 pips sejak federal shutdown Amerika diumumkan. Pada sesi perdagangan minggu ini, pasar akan terfokus pada data klaim pengguran Amerika yang diperkirakan akan meningkat setelah kondisi shutdown sepekan lalu. Pasar juga akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes Amerika pada hari Kamis dini hari. Kemungkinan besar pada akhir pecan nanti, data Non-Farm Payrolls Amerika mungkin masih akan diundur hingga minggu depan karena jadwal masih belum dirilis hingga hari ini.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Emas Tampak Perkasa Minggu Lalu, Index USD Bisa Menguat Kembali

Telah dilaporkan bahwa dalam sepanjang minggu lalu, gerak harga harga emas di divisi Comex New York Exchange berhasil naik 2,31 % ke level $ 1.184,6 US/ ons. Gerak harga emas

Fundamental 0 Comments

Gerak Harga Emas Dibayangi Penguatan USD

Gerak harga emas dilaporkan telah ditutup dengan mencatatkan angka keuntungan tipis selama sesi perdagangan hari Jum’at (13/ 03/ 2015) minggu lalu. Kondisi ini merupakan kondisi dimana perdagangan emas telah bisa

CFD News 0 Comments

Pertemuan Doha Kandas, Nikkei dan Minyak Terjerembab

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak turun untuk hari kedua. Kondisi tersebut terjadi, setelah gerak nilai harga komoditas minyak melemah. Hal lain yang turut mendorong kondisi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image