Memburuknya Data Sektor Konstruksi Picu Lesu Aussie

Memburuknya Data Sektor Konstruksi Picu Lesu Aussie

Pada perdagangan hari ini mata uang aussie terpantau mengalami pergerakan yang cenderung melemah terhadap dollar AS (26/2). Aussie terpukul mundur seiring dengan lesunya bursa-bursa saham di kawasan Asia pagi ini. Data ekonomi dari Australia yang juga kurang sedap membuat mata uang ini makin terjerumus.

Pagi tadi telah dirilis data dari sektor konstruksi untuk kuartal keempat. Terjadi penurunan sebesar 1 persen setelah pada kuartal sebelumnya mengalami peningkatan sebesar 3 persen. Penurunan ini tidak terduga sebab diestimasi bahwa akan terjadi kenaikan sebesar 0.4 persen.

Bursa-bursa saham di kawasan Asia pagi ini juga masih mengalami kecenderungan melemah. Lesunya Wall Street menjadi faktor yang mendorong lesunya bursa Asia.

Untuk perdagangan hari ini mata uang aussie terpantau berada pada posisi 0.9005 dollar. Aussie sempat melemah hingga ke level 0.8968 dollar pagi tadi, turun dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 0.9019 dollar.

Pergerakan mata uang aussie pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan meskipun terbatas. Mata uang ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran 0.8930 - 0.9040 dollar.

About author

You might also like

Koreksi Aksi Jual Emas Masih Warnai Pasar, Jelang Rilis Data FOMC

Mundurnya mantan Menkeu Amerika, Larry Summers, dalam pencalonan kursi Gubernur Bank Sentral Amerika, atau yang lebih dikenal sebagai Federal Reserve, membuat mata uang USD melemah. Kondisi ini akhirnya memberikan peluang

Berita 0 Comments

Kurs Sterling Hari Ini, Cari Kesempatan Rebound

Mata uang Poundsterling Inggris pada hari ini (Jum’at, 17 Januari 2014, 04:27:17 GMT) secara umum terpantau melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair GBPJPY dibuka pada 170.60 di awal

Forex News 0 Comments

Euro Sentuh Level Terndah 9 Bulan Atas Sentimen Ekonomi Yang Memburuk

Euro di perdagangkan sekitar 0.2% di atas dari level terendah dalam sembilan bulan sebelum di rilisnya laporan pada pekan ini yang mungkin menunjukkan pertumbuhan di kawasan tersebut melemah dan inflasi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image