Meski Stabil, Angin Belum Berpihak ke Rupiah

Meski Stabil, Angin Belum Berpihak ke Rupiah

Rupiah hari ini (Jumat 06/03) nyaris tidak bergeming dari posisi penutupannya kemarin terhadap US Dollar. Terbuka kemungkinan pelemahan susulan dalam beberapa hari ke depan seiring dengan menguatnya indikasi pengetatan moneter di Amerika Serikat.

USD/IDR saat ini terpantau di posisi 12.980 atau tidak berubah banyak dibandingkan level penutupan Kamis kemarin, 12.985. Rekor terlemah Rupiah di 13.025 yang tercatat pekan ini akan mudah tertembus apabila hasil data non-farm payrolls nanti malam melampaui perkiraan analis keuangan. Laporan tenaga kerja Amerika Serikat yang bagus hanya semakin memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga, di mana efeknya berujung pada kenaikan Dollar terhadap seluruh mata uang karena return investasi di sana kembali menarik.

Di saat Dollar menguat secara fundamental, Rupiah justru melemah karena alasan ekonomi domestik. Hasil laporan PMI manufaktur bulan Februari yang rilis Senin kemarin mencerminkan kelesuan aktivitas bisnis Indonesia di awal tahun. Manufacturing index merosot ke rekor terendahnya di 47.5 sekaligus menandai penurunan angka PMI selama lima bulan beruntun.

Fenomena pelemahan kurs domestik tidak lepas dari kuatnya nilai tukar Dollar terhadap nyaris seluruh mata uang dunia. Indeks Dollar bahkan sudah mencapai level tertinggi dalam satu dasawarsa terakhir yaitu di area 95.50. Nasib IDR diprediksi belum berubah setidaknya sampai pertengahan tahun nanti, seiring fase kenaikan suku bunga Federal Reserve Bank.

About author

You might also like

Pelaku Pasar Masih Fokus Atas China, Gerak Harga Minyak Terkoreksi

Gerak nilai saham Asia bergerak secara negatif pada awal sesi perdagangan pasar hari Kamis (10/ 09/ 2015)ini. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar yang tengah mencerna beberapa data ekonomi

CFD News 0 Comments

Hasil FOMC Gamangkan Pasar, Hasil G20 Tak Tergubris

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan tampak masih bergerak lesu di sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin. Sentimen para pelaku pasar masih belum berubah setelah pekan lalu Federal

Forex News 0 Comments

Jelang Natal Tiba, Aussie Di Bawah 1.04 Jelang Natal

Dengan bursa S&P500 yang bergerak turun sebanyak 0.55% sejak pembukaan, seluruh pasar Asia ditutup, dengan bursa Singapura dan Hong Kong yang hanya dibuka setengah hari, bersiap menyambut Natal, bersama Aussie

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image