Minyak Diperhatikan Pasar, Saham Di Wallstreet Koreksi Harga

18263_555676661231164_78780644529032127110_nDilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD telah diperdagangkan melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, setelah laporan dari pihak EIA (Energy Information Administration) yang dirilis, memicu gerak rebound dari nilai harga komoditas minyak mentah.

Akibat adanya hal tersebut, sehingga mendorong permintaan untuk mata uang negara eksportir seperti Kanada mengalami gerak pelemahan nilai apresiasi. Meski demikian, namun harapan kenaikan suku bunga Amerika dan data ekonomi Kanada yang mengecewakan kemungkinan masih akan membatasi penurunan gerak nilai apresiasi Greenback terhadap Loonie.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah kembali beranjak naik setelah pihak dari EIA mengatakan bahwa stok minyak mentah Amerika meningkat untuk pertama kalinya dalam 6-minggu. Meski demikian, namun persediaan produk-produk minyak seperti bensin dan minyak distilasi mengalami penurunan.

Dilaporkan bahwa hasil rilis data ekonomi Amerika yang dirilis hari Kamis menunjukkan klaim awal pengangguran stabil di 246.000 dalam pekan yang berakhir 8 Oktober. Hal tersebut telah mematahkan estimasi sebelumnya, yaitu angka kenaikan menjadi 254.000, sekaligus mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga AS di akhir tahun.

Dilaporkan bahwa di Kanada, harga rumah baru dilaporkan meningkat 0,2% pada bulan Agustus. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, yaitu adanya angka kenaikan sekitar 0,3%.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD terpantau bergerak di kisaran $1.3211 atau sekitar 0,49% di bawah harga penutupan hari Rabu. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD telah sempat menyentuh level tertinggi dalam 4-sesi yaitu di kisaran level $1.3305.

Gerak nilai harga saham Amerika dilaporkan telah ditutup di level terendah dalam sebulan pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, setelah data ekonomi China yang lemah dan minutes pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan September memicu aksi hindar risiko.

Sektor keuangan telah mencatat kinerja terburuk. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar tengah memangkas kepemilikan mereka menjelang rilis laporan pendapatan dari Citigroup Inc., JPMorgan Chase & Co. dan Wells Fargo pada hari Jumat.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah berakhir di kisaran 0,25% lebih rendah dengan berada di kisaran level harga 18098.94. Angka tersebut merupakan harga penutupan terendah sejak 26 September, dengan jatuhnya gerak nilai harga saham Goldman Sachs sekitar 1,1% yang telah berkontribusi paling besar.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan juga telah turut pula terkoreksi dan bergerak melemah. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 terkoreksi turun sekitar 0,31% menjadi 2132.55.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite dilaporkan tel;ah bergerak melemah kuat, dengan bergerak merosot sekitar 0,49% ke kisaran level harga 5213.33. Bagi gerak nilai harga indeks saham S&P dan Nasdaq, level penutupan tersebut merupakan yang terendah sejak 14 September.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah global dilaporkan telah melemah. Hal tersebut terjadi, karena dipicu oleh keraguan dari para pelaku pasar terhadap kesepakatan dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Pihak OPEC berniat membatasi tingkat produksi minyak mentah dengan tujuan menstabilkan gerak nilai harga komoditas minyak mentah yang telah merosot dalam dua tahun terakhir ini. Keraguan para pelaku pasar akan kesepakatan OPEC ini tidak berubah walaupun sudah adanya sinyal bahwa Rusia sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia akan bergabung dalam kesepakatan ini.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran level harga $50.54 dengan level tertinggi sementara di $50.75, dan terendah sementara di $50.43. Pergerakan nilai harga komoditas minyak mentah memiliki level support terdekat di $50.335 dan level resisten terdekat di 50.64.

Saat ini, tingkat produksi minyak mentah dunia masih memiliki kelebihan sebesar setengah juta barel per harInya dibandingkan dengan tingkat konsumsi pasar. Pihak dari ANZ Bank menyatakan bahwa stok minyak Amerika anjlok hingga level terendah tahun ini.

Hal tersebut juga didukung oleh rilis data dari pihak Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan penyusutan minyak Amerika sebesar 3,7 juta barel untuk minyak hasil sulingan, meliputi solar, dan 1,9 juta barel penyusutan stok bensin Amerika. Namun, nilai saham minyak Amerika meningkat setelah bergerak lambat selama enam minggu terakhir ini.

About author

You might also like

Sudah Mencapai 10 Hari Federal Shutdown, Emas Bukan Idola Pasar Lagi Saat Ini

Pasar emas bergerak terkoreksi negative dan anjlok menjelang pertemuan FOMC Minutes Amerika semalam. Harga hampir tidak bergerak pada saat menjelang even dan setelah pertemuan FOMC Minutes berlansung. Janet Yellen akhirnya

CFD News

Poundsterling Terancam Keluar Zona Eropa, Startegi Ekonomi China Tak Berdampak

The quote on your profile originates from Nelson adidas yeezy boost 350 for sale Mandela. What are you think yeezy boost 750 for sale it says adidas yeezy about America

Forex News 0 Comments

Yen Masih Berpotensi Melemah, Coba Tes 100 Per Dollar

Pada sesi perdagangan di Asia hari ini pasangan dollar-yen tampak berada di kisaran tertinggi dalam satu bulan belakangan (05/09). Melemahnya yen tersebut dipicu oleh spekulasi bahwa membaiknya ekonomi Amerika Serikat

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image