Minyak Menggeliat Di Akhir Sesi Perdagangan Pasar Kemarin, Aussie Tekan Greenback di Awal Sesi Perdagangan Pasar Asia

0a0aoy0e0710Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dg istilah Aussie, bergerak menguat di awal sesi perdagangan pasar Asia di Selasa (17/ 05/ 2016) ini. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran level 0.7353.

Hal tersebut terjadi, setelah adanya rilis data notulensi rapat moenter dari pihak berwenang Reserve Bank of Australia (RBA). Dilaporkan bahwa dalam notulensi yang dirilis pada hari ini, telah menunjukkan akan adanya keengganan dari beberapa anggota dewan untuk melonggarkan moneter sehingga gerak nilai apresiasi Aussie terus menguat.

Pihak berwenang dari RBA telah melakukan kebijakan dengan menurunkan suku bunga di awal bulan ini sehingga membuat gerak nilai apresiasi mata uang Aussie atas Greenback terus merosot. Para anggota dewan disebut telah mendiskusikan manfaat dari penyesuaian kebijakan moneter, atau menunggu lebih banyak informasi sebelum menurunkan suku bunga.

Sebelumnya indeks harga konsumen Australia dirilis negatif (deflasi) di kuartal pertama tahun ini menjadi alasan RBA menurunkan suku bunga. Data indeks harga konsumen berikutnya akan dirilis pada 27 Juli mendatang dan mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg mengantisipasi pihak berwenang dari RBA akan menurunkan suku bunga lagi di awal Agustus.

Para pelaku pasar memperkirakan akan adanya peluang penurunan suku bunga di Agustus adalah sebesar 80%, dan di bulan September sebesar 92%. Gerak penguatan nilai apresiasi mata uang Aussie lebih lanjut akan sangat berpeluang untuk menguji level resisten di kisaran level 0.7385.

Gerak nilai harga di bursa saham Jepang, yaitu di bursa Nikkei, dilaporkan telah bergerak menguat di awal sesi perdagangan pasar Asia di Selasa (17/ 05/ 2016) ini. Hal tersebut terjadi, karena terbantu oleh gerak nilai apresiasi mata uang Yen yang melemah dan gerak nilai harga di bursa saham Wall Street yang menguat di awal pekan kemarin.

Gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 0,48% pada kisaran harga 16544,63. Gerak nilai harga indeks Nikkei Futures dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran level harga 16535.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan tengah berada di kisaran level level 109 pada hari Selasa ini. Pencapaian gerak nilai apresiasi mata uang Yen tersebut, lebih tinggi jika dibiandingkan dengan level pembukaan pada sesi perdagangan pasar di hari Senin kemarin yaitu di level 108.59.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dan gerak niilai harga di bursa saham Nikkei cenderung memiliki korelasi negatif, sehingga pelemahan dari gerak nilai apresiasi mata uang Yen biasanya membuat gerak niilai harga di bursa saham Nikkei cenderung bergerak menguat.

Juga telah dilaporkan bahwa gerak niilai harga di bursa saham Wall Street pada sesi perdagangan pasar di Senin kemarin, berhasil bergerak menguat. Hal tersebut terjadi, karena terbantu oleh adanya penguatan nilai harga saham di sektor energi, setelah gerak nilai harga komoditas minyak mentah bergerak reli hingga menyentuh level tertinggi baru di tahun ini.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak menguat, naik pesat pada sesi perdagangan pasar di hari Senin kemarin. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah bergerak menguat menuju ke kisaran level harga tinggi di kurun waktu 6-bulan.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah ditutup di level $47.89 US/ barel pada sesi perdagangan pasar di hari Senin kemarin, lebih tinggi $1.52 US/ barel jika dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah berpotensi melemah untuk jangka pendek dengan level harga support terdekat berada di kisaran level harga 47.25, dan level harga resisten terdekat berada di kisaran level harga 48.50.

Hal tersebut terjadi, karena adanya beberapa faktor sebagai pendukung. Beberapa faktor pendukung tersebut diantaranya adalah karena adanya penguarangan suplai serta proyeksi optimis.

Penutupan beberapa kilang minyak di Nigeria dalam kondisi ketegangan geopolitik di tempat tersebut, telah membuat produksi minyaknya mencapai level rendah dua-dekade. Di Amerika, dilaporkan bahwa produksi minyak mentah sendiri telah merosot menjadi 8,8 juta barel/ hari, menjauhi level tinggi tahun 2015.

Goldman Sachs dengan optimis memperkirakan bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak mentah dapat bertahan di kisaran $50 US/ barel sampai penghujung seiring penurunan suplai dan peningkatan permintaan. Meski demikian, namun produksi minyak Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang masih berada di level tinggi merupakan risiko dalam potensi pemulihan harga minyak mentah.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Minyak Menguat Kembali Setelah Koreksi Minggu Lalu

Harga minyak mentah berjangka bergerak menguat kembali pada pergerakan pasar sesi Asia pada perdagangan hari Senin, setelah disesi sebelumnya minyak mengalami penurunan tajam. Minyak berjangka terkoreksi viagra usa jatuh di

Harga Emas Diperkirakan Masih Akan Tertekan

Gerak harga bergerak cenderung menurun karena para pelaku pasar mengharapkan lanjutan dari menguatnya mata uang USD pada kenaikan suku bunga Amerika dari The Fed. Pada sesi pasar minggu lalu, harga

Forex News 0 Comments

Aussie Tergerus Oleh Prospek Suku Bunga AS

Mata uang dollar Australia atau dikenal dengan sebutan Aussie terkoreksi cukup signifikan diperdagangan hari Rabu (16/7) seiring investor menyikapi dengan pesimis atas pernyataan Pimpinan Federal Reserve – Janet Yellen terhadap

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image