Minyak Menguat Terdukung Rusia, Pasar Nantikan The Fed

12688047_1044741755581938_2599658383496146814_nDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah terpantau bergerak menguat di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah data perdagangan yang mengecewakan dan menjelang pengumuman pertemuan The fed an juga BoJ yang sangat diantisipasi dilihat sebagai hal penting dalam kejelasan kebijakan.

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback tetap stabil terhadap major currencies, setelah rilis data sektor perumahan Amerika yang negatif. Para pelaku pasar cenderung untuk tetap berhati-hati menjelang pernyataan kebijakan dari pihak berwenang Federal Reserve dan Bank of Jepang (BoJ) pada hari Rabu.

Dilaporkan bahwa indeks USD telah tercatat sempat berada pada kisaran 95,97. Indeks USD telah bergerak naik sekitar 0,19%.

Departemen Perdagangan Amerika telah mengatakan bahwa, perumahan dimulai turun 5,8% ke 1.142 juta unit bulan lalu dari jumlah bulan Juli sebesar 1.212 juta unit. Para analis telah memperkirakan penurunan 1,7% pada bulan Agustus.

Data awal pembangunan rumah di Amerika berada pada laju tahunan sebesar 1.14 juta unit di bulan Agustus, jauh di bawah ekspektasi sebanyak 1.19 juta unit. Izin membangun turun sebanyak 0.4% menjadi 1.14 juta unit bulan lalu.

Hasil pertemuan kebijakan BoJ pada hari Rabu bisa melihat perubahan penting dalam program pelonggarannya. Program pelonggaran dari BoJ tersebut mencakup kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih dalam ke wilayah negatif, mengelola program pembelian aset atau aturan baru durasi sekuritas yang akan dibeli di pasar obligasi.

Pihak berwenang BoJ telah menerapkan suku bunga negatif pada beberapa kepemilikan bank dan sedang mencetak angka sebesar 80 triliun Yen, atau setara dengan $750 miliar US setahun untuk merangsang inflasi. Langkah tersebut dilakukan oleh pihak berwenang dari BoJ, setelah beberapa dekade Jepang mengalami deflasi dan pertumbuhan yang stagnan, namun ekspektasi inflasi tampaknya melemah.

Pemerintah Jepang telah melaporkan adanya defisit neraca perdagangan ¥19 miliar untuk Agustus, banyak hilang surplus diharapkan dari ¥ 202.000.000.000. Dilaporkan bahwa laporan impor Jepang turun 17,3%, dari sebelumnya 17,8%, dan ekspor merosot 9,6%, dibandingkan dengan penurunan 4,8% tahun ke tahun diharapkan.

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/JPY telah sempat bergerak ke kisaran level 101,52, turun sekitar 0,18%. Juga dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/USD telah sempat diperdagangkan pada kisaran level 0,7559, naik 0,04%.

Para pelaku pasar tampak masih tetap berhati-hati terhadap gerak nilai apresiasi Greenback, menjelang pertemuan kebijakan bulanan The Fed yang dimulai Selasa kemarin. Hal tersebut terjadi, di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung atas kemungkinan kenaikan suku bunga. Asumsi para pelaku pasar menunjukkan bahwa angka ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga adalah sekitar 15%.

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Wall Street telah ditutup menguat pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa kendati data sektor perumahan yang mengecewakan. Para para pelaku pasar menantikan keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve dan BoJ.

Gerak nilai harga di indeks saham Dow Jones telah bergerak menguat lebih dari 100 poin, setelah pembukaan sebelum ditutup naik sebanyak 10 poin. Penguatan gerak nilai harga di indeks saham dipimpin oleh saham McDonald’s.

Gerak nilai harga di indeks saham S&P 500 dilaporkan telah turut bergerak menguat kurang dari 0.1%. Hal tersebut terjadi, setelah gerak nilai harga di indeks saham sempat anjlok ke area negatif, dipimpin rebound dari gerak nilai harga saham perusahaan di sektor kesehatan.

Gerak nilai harga di indeks saham Nasdaq dilaporkan telah bergerak melaju sebesar 0.1%. Hal tersebut terjadi, seiring adanya gerak penguatan dari gerak nilai harga saham iShares Nasdaq Biotechnology ETF (IBB) yaitu sebesar 1.43%.

Pihak The Fed memulai pertemuan kebijakan 2-harian pada hari Selasa. Gubernur the Fed Janet Yellen dijadwalkan akan menggelar konferensi pers setelah The Fed merilis keputusan kebijakan moneternya. Ekspektasi para pelaku pasar bahwa The Fed akan mengumumkan kenaikan suku bunga pada pertemuan besok cukup rendah.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah berakhir lebih tinggi pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Hal tersebut terjadi, seiring langkah yang diambil mempertimbangkan kemungkinan kesepakatan pembatasan produksi minyak menyusul komentar dari seorang pejabat Rusia.

Pejabat perminyakan Rusia pada Selasa sore telah mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa, Rusia akan mendukung kesepakatan selama setahun untuk bekerja sama dengan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Pernyataan tersebut menghidupkan kembali harapan akan tercapainya kesepakatan pembatasa produksi dalam pertemuan produsen utama yang akan berlangsung pada pekan depan.

Meski demikian, namun kenaikan ’emas hitam’ masih terbatasi oleh ekspektasi data mingguan Amerika yang menunjukkan pasokan minyak mentah Amerika mencatat kenaikan pertama dalam 3 minggu, serta kemungkinan kembali beroperasinya pipa utama saluran bensin utama pada hari Rabu. Para pelaku pasar cenderung untuk tetap berhati-hati menjelang pernyataan kebijakan dari pihak berwenang Federal Reserve dan Bank of Jepang (BoJ) pada hari Rabu.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Minyak Tergencet Stock OPEC, Aussie Berangsur Tekan Greenback

Pergerakan nilai apresiasi mata unag Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa (13/ 10/ 2015) ini, tampak masih melanjutkan gerak dominasinya atas Greenback, atau

Berita 0 Comments

Greenback Tengah Terkoreksi, Minyak Bergerak Naik

Pergerakan nilai apresiasi mata uang Usd dilaporkan telah bergerak melemah di sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Penguatan gerak nilai apresiasi Greenback terjadi, setelah selama tiga hari berturut-turut mata uang

CFD News 0 Comments

Loonie Sempat Tekan Greenback, Minyak Tutup Akhir Bulan Dengan Kerugian

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD memangkas hasil penguatannya terhadap Canadian Dollar pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, terutama setelah perilisan laporan data pertumbuhan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image