Nilai Harga Minyak Menggeliat Kuat, Oposan Greenback Turut Serta

110050297_803301923077173_1637413408000980951_nGerak nilai apresiasi dari mata uang yang berhubungan erat dengan gerak nilai harga komoditas seperti Aussie dan Loonie, dilaporkan telah diperdagangkan secara menguat pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis atas Greenback. Selain gerak nilai mata uang berbasis energy dan komoditas, penguatan gerak nilai harga juga tampak terjadi pada gerak nilai harga saham.

Hal tersebut terjadi, setelah adanya kesepakatan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) untuk memangkas produksi mereka melambungkan gerak nilai harga minyak mentah. Perlu untuk diketahui bahwa, OPEC untuk pertama kalinya dalam 8-tahun melakukan tindakan pemangkasan produksi.

Dilaporkan bahwa pada sela-sela acara International Energy Forum di Aljazair, para produsen yang tergabung dalam OPEC setuju untuk menurunkan produksi ke kisaran 32,5 juta sampai 33,0 juta barrel per hari. Angka tersebut sekitar 0,7%-2,2% lebih rendah dibandingkan level output saat ini.

Kesepakatan di Aljazair tersebut, telah mendongkrak gerak nilai harga saham perusahaan sektor eksplorasi dan produsen minyak, serta perusahaan yang berinvestasi di sektor energi, yang telah menderita kerugian besar sebagai dampak dari kejatuhan harga minyak dalam 2 tahun terakhir. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga saham Inpex telah bergerak menguat tajam sekitar 6.60%, diikuti penguatan sekitar 6,26% dari gerak nilai harga saham Japan Petroleum dan kenaikan sekitar 3,09% dari gerak nilai harga saham Cosmo Energy.

Kondisi tersebut bagi negara Kanada yang sangat bergantung pada ekspor komoditas minyak, adalah juga merupakan sebuah faktor positif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD dilaporkan telah terpantau turun sekitar 0,21% ke kisaran level $1.3053.

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan juga telah bergerak menguat. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD naik sekitar 0,23% ke kisaran level $0.7710 meskipun Australia merupakan negara ekportir berbagai sumber daya alam.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 dilaporkan telah bergerak menguat tajam pada awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 dilaporkan telah terpantau naik sekitar 1,41% bergerak ke kisaran level 16698.20.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah menguat hampir 5% pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu, setelah sumber dari OPEC menyebut kartel minyak tersebut telah mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi minyak disaat mereka mengadakan pertemuan di bulan November mendatang. Kesepakatan tersebut menjadi yang pertama sejak harga minyak anjlok dua tahun terakhir akibat oversupply.

Dalam pertemuan sampingan di acara Forum Energi Internasional di Aljazair, OPEC kabarnya mencapai kesepakatan membatasi produksi menjadi 32,5 juta barel per hari, atau lebih rendah sekitar 1 juga barel dari produksi saat ini. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah sempat diperdagangkan di kisaran level hargta $47.10 US/ barel.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah sebelumnya bergerak menguat setelah data dari pemerintah Amerika yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah dalam empat pekan beruntun. Pihak dari Energy Infomation Administration (EIA) telah melaporkan bahwa stok minyak Amerika berkurang sebanyak 1,9 juta barel pada pekan yang berakhir 23 September. Para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts sebelumnya memperkirakan adanya kenaikan stok minyak Amerika sebanyak 1,9 juta barel.

About author

You might also like

Zona Eropa Mengalami Tekanan

Mata uang euro bergerak melemah terhadap USD dalam sesi perdagangan pasar kemarin (Senin, 06/ 05/ 2013). Keadaan ini terjadi karena adanya pernyataan Mario Draghi , presiden ECB. Dia mengatakan akan

Awal Bulan Emas Terimbas Minyak

Di awal sesi perdagangan minggu ini, gerak harga emas diperdagangkan anjlok, dengan dibuka gap down menyusul melemahnya harga minyak mentah dunia pada level terendah sejak Mei 2010 dan menyusul laporan

Forex News 0 Comments

USD Menemukan Momentumnya Kembali, Kondisi China Masih Hantui Australia

Pada perdagangan hari Selasa (09/ 07/ 2013) kemarin, mata uang USD kembali menemukan momentum pendukung daya penguatan harga jualnya. USD kembali menyentuh level harga tertinggi dalam 3 tahun terakhir, setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image