Oleh Pasar Diperkirakan USD Kemungkinan Koreksi

Oleh Pasar Diperkirakan USD Kemungkinan Koreksi

1150298_559720064086029_1522109104_nMata uang USD melemah terhadap beberapa mata uang utama setelah data aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke angka negatif. Selain itu beberapa data ekonomi Amerika yang dirilis hari ini juga lebih buruk cheap viagra canada dari perkiraan. Akibat data-data tersebut kemungkinan Federal Reserve tidak akan mengurangi stimulus pada bulan Desember semakin kuat. Indeks USD terhadap mata uang utama saat ini terpantau melemah, berada pada kisaran 80.90. Apresiasi mata uang EUR/ USD diperdagangkan berbalik menguat pada kisaran 1.3474 dengan level terendah harian 1.3431 dan tertinggi 1.35044.

Indeks Empire State dirilis sebesar -2,2 untuk bulan November, jauh dibawah prediksi ekonom sebesar 5,2, dan rilis bulan Oktober sebesar 1,5. Sementra itu produksi industri Amerika turun -0,1% pada bulan Oktober, dan menjadi penurunan pertama sejak bulan Juli, akibat output pertambangan dan utilitas jatuh. Output sektor pertambangan turun 1,6% untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir, sementara output sektor utilitas turun 1,1%. Terhadap euro, mata uang USD mencatat penurunan mingguan setelah merosotnya indeks kondisi bisnis dan output industri Amerika, yang mendukung ekspektasi bahwa The Fed tidak akan mengurangi laju pembelian aset dalam waktu dekat. Mata uang USD juga terbebani oleh komentar calon Ketua Fed, Janet Yellen, yang mengatakan jika QE masih dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan. Mata uang USD pertahankan penurunan dari pekan lalu terhadap sebagian besar mata uang ditengah spekulasi beberapa pejabat The Fed pada hari ini akan menggemakan suara untuk Janet Yellen yang merupakan calon ketua Fed selanjutnya yang mengindikasikan stimulus moneter diperlukam untuk memacu pertumbuhan. Presiden bank Fed New York William C. Dudley, yang merupakan pemilih tetap untuk kebijkan moneter, yang di jadwalkan akan berbicara seperti Eric Eosengren, Charles Plosser dan Narayana Kocherlakota. “Dalam jangka pendek, mata uang USD dapat melemah seiring realisasi untuk pengurangan stimulus tidak segera terjadi. Data Amerika akan memburuk sampai terselesaikannya masalah shutdown. Setiap data yang hadir akan dilihat dengan sedikit kecurigaan,” kata nya mengacu kepada sebagian shutdown pemerintah Amerika pada bulan lalu,” kata Hans Kunnen, ekonom senior di St. George Bank Ltd. di Sydney.

Mata uang Jepang, yen, melemah apresiasi crossnya terhadap NZD pada pekan ini. NZD bergerak menguat setelah sebuah laporan swasta menunjukkan aktivitas jasa menguat seperti yang di raih pada level tertinggi sejak 2007. Selain itu USD juga terpantau melemah terhadap sterling dan aussie. Aussie menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat seiring spekulasi keberlanjutan stimulus moneter Fed mendukung permintaan untuk aset ber-yield lebih tinggi. Namun investor terlihat masih berhati-hati dalam membeli aussie sebelum RBA merilis rapat kebijakan terakhir pada 19 November mendatang. Dalam rapat bulan ini RBA mempertahankan suku bunga acuan pada rekor rendah 2,5% dan menyatakan ketidaknyamanan atas tingginya nilai tukar aussie. Yang menjadi faktor terpenting dalam prospek kebijakan RBA adalah bagaimana kinerja mata uang. Katakanlah Aussie tetap bertengger di kisaran $0.94-0.96, Saya pikir itu bisa mendorong RBA untuk kembali menurunkan suku bunga,” kata David Forrester, wakil presiden strategi forex G10 pada Macquarie Bank Ltd. di Sydney.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Aussie Tidak Terkesan Dengan Tenaga Kerja Australia

Aussie melemah setelah data tenaga kerja Australia isyaratkan masih rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Jumlah tenaga kerja di Australia bertambah sebanyak 15.900 untuk bulan Juni; lebih baik dari

Kospi Masih Tampak Perkasa, Gerak Nilai Harga Minyak Menggeliat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD telah terapresiasi oleh major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat lalu. Hal tersebut terjadi, seiring ekspektasi para pelaku pasar atas

Berita 0 Comments

Analisis Fundamental, Pound Bergerak Turun Tipis

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Selasa, 21 Januari 2014, 05:07:35 GMT), Poundsterling secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama Dollar AS setelah dibuka pada 1.6433

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image