Para Pelaku Pasar Tengah Tunggu Yellen, Yunani dan Jerman Tunjang Perlemahan Emas dan Euro

11002660_798553926885306_4302883385075938291_nSaat ini para pelaku pasar tengah menunggu pidato dari Gubernur The Fed, Jannet Yellen, untuk tanda-tanda kenaikan suku bunga. Dalam sepekan terakhir ini, gerak harga emas tercatat turun. Pada kurun waktu sebulan terakhir, harga emas tercatat banyak menunjukkan penguatan menyusul kecemasan politik dan ekonomi yang merundung zona eropa dan Yunani. Perdagangan emas masih tertekan di awal pekan ini, namun di kisaran $ 1.200 US/ ons. Para pelaku pasar mengamati perkembangan perpanjangan dana talangan Yunani mempengaruhi harga emas.

Pada Jumat minggu lalu, telah dilaporkan bahwa negara telah Yunani mendapatkan persetujuan perpanjangan dana talangan. Hal ini menekan gerak harga emas. Selanjutnya, Yunani harus menyerahkan daftar reformasi yang harus disetujui kreditur. Dari Yunani, akan juga melaporkan rencana reformasi ekonomi untuk zona euro hari ini. Dana Moneter Internasional melaporkan bahwa kepemilikan emas zona eropa menunjukkan angka kenaikan, yaitu sebesar 7.437 ton ke level 10,791.885 ton pada bulan Januari. Kendati kesepakatan hutang Yunani telah tercapai pada hari Jumat, ketidakpastian tetap tinggi, yang telah menempatkan mata uang euro di bawah tekanan USD pada awal minggu ini. Kesepakatan itu mungkin telah memupus resiko langsung akan keluarnya Yunani dari blok Uni Eropa, namun para pelaku pasar masih mempertanyakan tentang bagaimana Athena akan memenuhi persyaratan yang mengikuti persetujuan perpanjangan jangka pendek itu. Yunani masih harus menyerahkan daftar rencana reformasi selama sisa masa bailout kepada Eurogroup pada hari Senin, yang membutuhkan persetujuan dari Troika (Komisi Eropa, ECB dan IMF). Sementara data Jerman yang sedikit mengecewakan juga turut membebani mata uang euro. “Masih ada keraguan tentang seberapa penting daftar tersebut, yang menjadikan kesepakatan seperti tidak berarti,” demikian pendapat dari kepala strategi forex G10 pada RBC Capital Markets, Adam Cole. Adam Cole menambahkan jika para pelaku pasar tengah menantikan rilis daftar tersebut, sehingga membuat mata uang euro kembali tertekan.

Jannet Yellen Gubernur The Fed, juga akan membahas prospek ekonomi Amerika dan kebijakan moneter dalam kesaksian semesteran kepada Komite perbankan Senat nanti. Telah dilaporkan bahwa, penjualan rumah Amerika tegah jatuh tajam ke level terendah dalam sembilan bulan pada bulan Januari. Gerak harga emas untuk pengiriman April tercatat di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, turun sebesar $ 4,1 US atau 0,3 % melemah menjadi $ 1.200,80 US/ ons. Penurunan harga emas diikuti harga perak untuk pengiriman Maret yang melemah 1,9 sen atau 0,1 % menjadi $ 16.254 US/ ons. Presiden Kerr Trading International, Kevin Kerr menuturkan, bahwa kekhawatiran terhadap penyelesaian utang Yunani mulai mereda sehingga mempengaruhi permintaan emas. Akan tetapi tidak pasti seberapa lama sentimen itu positif. Selain sentimen Yunani, penguatan gerak mata uang USD sekitar 0,26 % juga turut menekan gerak harga emas. Kerr mengharapkan, gerak harga emas masih berada di level rendah pekan ini. Seperti yang dikutip dari Marketwatch, Selasa (24/2/2015), Kerr berkata “Akan tetapi sejumlah pelaku pasar mulai mengincar saat harga turun. Ketika pasar saham China kembali buka, maka pembelian akan lebih solid.” Kevin Kerr juga berpendapat bahwa bila Yunani kembali negative dan tekanan USD berkurang, maka harga emas akan bisa membaik.” Waktu baik untuk membeli datang, dan akan mendorong harga emas semakin tinggi,” demikian kata Kevin Kerr. Para pelaku pasar pasar juga akan mengantisipasi pernyataan pimpinan The Fed soal ekonomi dan kebijakan moneter di kongres pada minggu ini.

Greg Canavan, analis ritel asal Australia menjelaskan, selalu terdapat banyak alasan yang bisa menjabarkan pergerakan harga emas. Salah satu diantaranya, adalah aksi taking provit para pelaku pasar yang membuat harga emas sempat bergerak menurun. Menurut Canavan, aksi jual emas dalam kondisi tersebut merupakan suatu hal yang normal. Terlebih lagi, harga emas tercatat terus naik dan bergerak sangat positif sejak akhir tahun lalu. “Adalah hal yang biasa terjadi jika sebuah jenis aset meningkat pesat lantas tiba-tiba melemah. Emas sangat menyukai konflik moneter, dan jika salah satu mata uang berpengaruh di dunia mengalaminya seperti apa yang terjadi pada euro saat ini, harga emas akan terus naik,” demikian pendapat Greg Canavan. Pada waktu-waktu ke depan, Greg Canavan memperkirakan bahwa gerak harga emas akan bergerak postif dan bergerak ke kisaran harga $ 1.250 US/ ons. Jika sampai ke level harga tersebut, berarti emas telah masuk ke pasar yang positif dan harganya dapat dengan mudah untuk terus naik.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

USD Masih Akan Dominasi Apresiasi Atas Major Currencies

Mata uang USD masih mendominasi tekanannya baik terhadap major currencies maupun komoditas. Telah dilaporkan bahwa mata uang USD bergerka menguat pada sesi dua pasar amerika, setelah data PMI Manufaktur Amerika

Fundamental 0 Comments

Euro Tunggu Data, Gerak Harga Minyak Berimbas Pada Emas

Dilaporkan bahwa mata uang USD sedikit menguat nilai apresiasinya pada sesi perdagangan pasar Asia hari Jumat (14/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi karena PBOC (People Bank of China) tampaknya

Forex News

Pasar Tunggu Dampak Pelantikan Trump, Setelah Target Ekonomi Sesuai Target The Fed

http://listenpersian.net/wp-content/uploads/max.php/jordan-12-low-max-orange04air jordan 12 low for saleair jordan 12 for saleair jordan 12 for salehttp://myinterior.info/jordan-12-low-max-orange02jordan 12 for sale cheapair jordan 12 for salejordan 12 low orange for salejordan 12 for saleair

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image