Pasar Amati Perkembangan Capres Amerika, Greenback Terimbas Langkah FBI dan Rilis The Fed

12744727_796524077158633_32329000706070016349_nDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih melanjutkan gerak pelemahan terhadap Loonie pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, menyusul rilis data ketenagakerjaan Amerika yang mengecewakan dan ketidakpastian atas hasil pemilu presiden Amerika.

Kendati demikian, penguatan gerak nilai apresiasi Lonnie tampaknya masih akan terbatas, Hal tersebut terasumsikan, karena berlanjutnya penurunan gerak nilai harga komoditas minyak mentah setelah adanya rilis data persediaan mingguan Amerika dari pihak EIA.

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apressiasi mata uang USD/ CAD sempat terpantau diperdagangkan pada kisaran level $1.3380. Gerak nilai apressiasi mata uang USD/ CAD telah diperdagangkan sekitar 0,07% di bawah harga penutupan sesi perdagangan pasar di hari Selasa, setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday di kisaran level $1.3421.

Hasil rilis Laporan ADP menunjukkan bahwa, dari sektor swasta Amerika telah menambah 147.000 pekerjaan di bulan lalu, yang ternyata lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya yaitu di kisaran 165.000. Adanya laporan mengenai pihak FBI akan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap email Hillary Clinton telah memicu ketidakpastian baru mengenai prospek hasil pemilu 8 November mendatang, sehingga turut pula membebani sentiment dari para pelaku pasar.

Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street dilaporkan telah ditutup melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, menyusul adanya keputusan dari pihak Federal Reserve.

Keputusan dari pihak The Fed adalah, untuk mempertahankan suku bunga. Dilaporkan juga bahwa, kecemasan terkait pemilu Amerika juga telah turut berkontribusi dalam menekan sentimen investor.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones dilaporkan telah sempat terkoreksi melemah secara kuat. Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones telah sempat bergerak anjlok sebanyak 100 poin.

Hal tersebut terjadi, setelah adanya keputusan dari pihak The Fed, sebelum ditutup melemah sekitar 75 poin. Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones anjlok ke bawah level 18,000 untuk pertama kalinya sejak 7 Juli.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah terkoreksi melemah turun sebesar 0.65%. Gerak pelemahan dari nilai harga indeks saham S&P 500, dipimpin oleh pelemahan gerak nilai harga saham perusahaan di sektor utilitas dan real estat, yaitu sebesar lebih dari 1%.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 telah mencetak angka penurunan gerak nilai harga selama 7 sesi beruntun. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah ditutup di bawah kisaran level harga 2,100.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan telah pula terkoreksi melemah. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq telah turun sekitar 0.93% setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 1%.

Dilaporkan bahwa pihak berwenang dari Federal Reserve kembali mempertahankan suku bunga. Pihak berwenang The Fed juga sembari terus mengakui bahwa ada peluang kenaikan suku bunga kian membesar.

Para pelaku pasar masih memantau perkembangan dari sisi pemilu presiden Amerika. Dalam waktu kurang dari sepekan, kondisi calon partai Demokrat Hillary Clinton yang sudah jauh unggul berubah menjadi sebuah persaingan yang ketat.

Angka polling calon partai republik Donald Trump mengalami kenaikan, setelah adanya laporan bahwa pihak FBI akan menginvestigasi email baru terkait dengan Hillary Clinton. Perdagangan keuangan di seluruh dunia sebelumnya mengantisipasi akan kemenangan dari Hillary Clinton sebelum laporan tersebut dirilis.

Gerak nilai harga minyak mentah dilaporkan bergerak melemah sekitar 3% pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah adanya laporan Energy Information Administration (EIA) Amerika mengenai peningkatan suplai minyak mentah Amerika dan laporan terkait tingginya tingkat produksi Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Gerak nilai harga minyak mentah dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran level harga $45.45. Level harga support terdekat dari gerak nilai harga minyak mentah, diasumsikan berada di kisaran levlel harga $44.75, dan level harga resisten berada di kisaran level harga $46.20.

Gerak nilai harga minyak mentah juga telah sempat mencoba untuk bergerak rebound. Hal tersebut terjadi, saat rilis pernyataan dari pihak Federal Reserve mengenai tetapnya suku bunga Amerika untuk saat ini.

Suplai minyak Amerika dilaporkan meningkat sebesar 14.4 juta barel atau 3.1% per tanggal 28 Oktober 2016, terbesar sejak tahun 2008 dalam perhitungan persentase. Peningkatan produksi minyak di Libya dan Nigeria juga semakin menekan pergerakan nilai harga komoditas minyak mentah.

Dilaporkan bahwa, tingkat produksi dari pihak OPEC telah meningkat hingga level 33.82 juta barel/ hari, dari sebelumnya sebesar 33.69 juta barel per hari di bulan September. Para pelaku pasar masih akan memantau perkembangan gerak nilai harga komoditas minyak mentah hingga pertemuan OPEC selanjutnya di Wina pada tanggal 30 November 2016 mendatang.

Pertemuan OPEC tersebut terkait kepastian kebijakan pembatasan tingkat produksi minyak OPEC dan pembagian kuotanya. Pihak OPEC dan non-OPEC mengkonfirmasi bahwa tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mendorong kenaikan gerak nilai harga komoditas minyak mentah di tahun 2017.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Emas Lokal Turun, Terpicu Sentimen Positif Terhadap Dollar AS

Emas di pasar spot hari ini ( 28/01, 16.09 GMT) terpantau turun setelah dibuka pada kisaran 1658.98 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah melemah sekitar -1.88

Awan Kelam Masih Selimuti Zona Eropa, Inflasi Cina Tak Seburuk Yang Diperkirakan Pasar

Tidak banyak berita yang menjadi fokus pasar selama sesi perdagangan Senin kemarin (08/04/2013). Pasar hanya sedikit menantikan press conference dari Ben S. Bernanke yang sepertinya juga tidak memberikan pernyataan yang

Komoditas 0 Comments

Cadangan Minyak AS Bertambah

Ketidak-pastian akan berlanjutnya pemulihan ekonomi AS sepertinya berhasil menurunkan permintaan terhadap produk energi, khususnya minyak. Ini dapat terlihat dari cadangan minyak AS yang bertambah sebanyak 4,1 juta; ini merupakan penambahan cadangan minyak untuk lima

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image