Pasar Antisipasi Pidato Gubernur The Fed Ben S. Bernanke

Pasar Antisipasi Pidato Gubernur The Fed Ben S. Bernanke

Para pelaku pasar saat ini terfokus pada rilis nonfarm payrolls sebagai acuan sentiment pasar, terutama menjelang pidato dari Gubernur The Fed, Ben S. Bernanke, yang akan akan menyampaikan pandangannya tentang perekonomian Amerika pada Selasa (09/04/2013). Selain itu, para pelaku pasar juga bersiap dengan adanya agenda rilis Federal Open Market Committee (FOMC) pada hari Kamis (11/04/2013).  Meski rilis data Amerika pada hari Jumat malam (05/04/2013) sudah diprediksi oleh pasar akan melemahkan USD, pasar akan kembali mendapat tekanan negatif dari sentimen investor zona eropa yang sudah diprediksi memburuk dari -10,6 menjadi -13,1 pada awal pekan ini.

Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke, menjadi berhati-hati dengan proyeksi pada pasar tenaga kerja setelah dibuktikannya pada laporan pertumbuhan payroll Amerika di bulan Maret yang menjadi paling lambat dalam sembilan bulan. Dengan peningkatan sebanyak 88,000, hasilnya lebih kecil dari perkiraan paling pesimis dalam survei Bloomberg, memberikan alasan lebih pada Bernanke dan para koleganya yang membuat kebijakan untuk menekan dengan pembelian obligasi sebesar $85 milyar perbulan yang bertujuan untuk mengurangi pengangguran, kata Julia Coronado, mantan ekonom Fed. “Validasi ini meningkatkan kehati-hatian dan menjaga kebijakan untuk sangat stabil agar sesuai dengan rencananya,” kata Coronado, kepala ekonom untuk BNP Paribas Amerika Utara di New York.” Saya tidak bisa bayangkan mereka terlihat serius untuk pertimbangkan pengurangan QE sampai akhir tahun ini pada awalnya, dan itu jika rencananya berjalan dengan baik,” katanya, mengacu pada pembelian obligasi yang di kenal dengan pelonggaran moneter. Pernyataan FOMC pada tanggal 20 Maret menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan pembelian aset sampai pasar kerja membaik secara substansial. Pada konfrensi pers hari itu, Bernanke mengatakan bahwa pasar tenaga kerja telah meningkat dan mengatakan bahwa FOMC ingin melihat “peningkatan yang berkelanjutan di seluruh indikator,” termasuk upah, klaim pengangguran dan perekrutan tenaga kerja.

Dari pasar asia dilaporkan, nilai tukar Yen kembali melemah di awal pekan menyusul adanya kabar pembelian obligasi dalam jumlah besar oleh bank sentral. Yen diperdagangkan pada level 98.44 per USD, atau lebih lemah dibandingkan penutupan hari Jumat (05/04/2013), di level 97.33. Yen juga semakin melemah apresiasi cross - nya terhadap valuta euro, berada di 127.77, atau turun dari level kurs hari Jumat lalu (05/04/2013) di 126.66. Selama sesi perdagangan Jum’at minggu lalu, apresiasi valuta major EUR/ USD diperdagangkan lebih tinggi sebesar 0.44% menjadi 1.2993, mencapai titik terendah hariannya pada 1.2900 dan titik tertingginya pada 1.3040. Mata uang Jepang terus terkoreksi di tengah ekspektasi pelonggaran moneter yang lebih agresif dari Bank of Japan. Nikkei Business Daily melaporkan bahwa otoritas mulai melaksanakan pelonggaran moneternya pekan ini dengan membeli obligasi pemerintah senilai total 1,2 triliun Yen. Adapun maturitas surat hutang itu adalah lima tahun atau sesuai dengan amanat pembelian obligasi bertenor panjang.

 

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Greenback Pukul Balik Tipis Yen dan Euro, Shangahi Composite Bergerak Positif

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan bergerak menguat terhadap terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dan mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro pada sesi perdagangan

Umum 0 Comments

Pernyataan Bernanke Pengaruhi Koreksi USD

Mata uang USD melanjutkan pelemahan versus mata uang euro setelah komentar Ketua The Fed, Ben Bernake, memperkecil kemungkinan bank sentral Amerika akan menghentikan program stimulus lebih awal dari yang diperkirakan.

Forex News 0 Comments

Ada Peluang Perbaikan Kondisi Amerika, Apresiasi Yen Alami Koreksi

Pada perdagangan hari ini (Jumat, 11/ 10/ 2013), apresiasi mata uang Jepang, yen, terhadap mata uang USD kembali terkoreksi negatif. Nilai apresiasi bergerak melemah melanjutkan penurunannya. Mata uang yen telah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image