Pasar Lirik Emas Kembali, Data Amerika Ditunggu Minggu Ini

gold bricks 6Harga emas pada perdagangan hari Kamis tercatat telah bergerak naik di sesi pasar Asia. Gerak penguatan ini adalah karena prospek menguatnya mata uang USD yang bertindak di posisi puncak perdagangan. Harga emas menguat pada perdagangan mulai akhir sesi Rabu kemarin, setelah para pelaku pasar kembali melirik emas sebagai asset safe - haven dan membuang aset berisiko seperti saham. Pada hari Selasa lalu telah dilaporkan bahwa, harga emas sempat bergerak turun 5,9%, angka tersebut merupakan penghitungan bulanan terburuk sejak Juni 2013, setelah terpukul keras oleh penguatan apresiasi mata uang USD.

Harga emas berjangka naik pada hari Rabu karena permintaan dari para elaku pasar yang melihat emas kembali sebagai safe haven dan telah menarik diri dari saham di tengah kekhawatiran laba yang mengecewakan, sedangkan data Amerika yang lemah membuat mata uang USD sempat bergerak melemah dan memberikan ruang bagi emas untuk kembali meningkat. Dilaporkan bahwa pagi tadi, indeks USD diperdagangkan melemah, turun sebesar 37 pips atau 0.43% pada level 85.55. Indeks USD menyelesaikan sesi perdagangan hari Rabu (01/ 10/ 2014) kemarin dengan kerugian sebesar 4 pips atau 0.05% berakhir pada 85.92. Sementara pasar saham Amerika diperdagangkan anjlok, dengan indeks Dow Jones ditutup turun sebesar 238.19 atau 1.40% berakhir pada 16,804.71. Dalam laporan data ADP semalam juga menunjukkan bahwa pemerintah Amerika telah menambahkan 213K lapangan kerja baru selama periode September, lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 210K (F) dan 204K (P). Institute of Supply Management melaporkan sebelumnya bahwa indeks manufaktur turun menjadi 56,6 pada September dari 59,0 pada Agustus. Ekonom telah memperkirakan indeks menurun 58,5. Michael O`Rourke Jones, seorang trader mengatakan ada harapan bug emas di sesi mendatang. “Salah satu katalis harga emas bisa terus naik bila tawaran ekuitas terus memburuk,” jelas Jones. Jones juga menambahkan, sebab itu dari perspektif waktu, kesempatan terbaik mungkin akan datang ketika dolar akhirnya berhenti untuk mengkonsolidasikan keuntungan saat ini. Bahkan meski hal itu terus berlangsung kemungkinan akan menyebabkan rally tajam pada harga emas. Harga emas PT. Aneka Tambang Tbk dilaporkan dengan mengacu pada situs resmi Logam Mulia Antam, kembali tak bergerak dari posisi Rp 525 ribu / gram pada hari Kamis (02/ 10/ 2014) ini. Harga emas tetap stabil cenderung menetap di kisaran harga tersebut selama 3 hari berturut-turut. Harga buyback emas Antam juga tidak mengalami perubahan, tetap di kisaran level Rp 470 ribu/ gram. Antam menjual emas mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.17 WIB, semua ukuran emas Antam masih tersedia. Karena tingginya animo masyarakat atas permintaan logam emas, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke PT. Aneka Tambang Tbk dibatasi hingga maksimal 150 nomor antrean per hari. Berikut daftar harga emas yang dijual Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram Rp 241.800.000, pecahan 250 gram - Rp 121.500.000, pecahan 100 gram - Rp 48.650.000, pecahan 50 gram - Rp 24.350.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.200.000, pecahan 10 gram - Rp 4.910.000, pecahan 5 gram - Rp 2.480.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 525.000. Harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange dilaporkan diperdagangkan naik 0,36% pada level $1,220.00 US/ troy ons. Emas berjangka kemungkinan akan mencari support di level $1,205.30 dan dengan resistensi tertinggi di level $1,250.90. Dilaporkan juga bahwa harga perak untuk pengiriman Desember naik 0,15% di level $17,283 US/ troy ons, dan untuk harga tembaga berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,11% di level $3,031 US/ pon.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan kembali diperdagankan dalam dalam volatilitas yang besar. Manfaatkan potensi pelemahan mata uang USD selama sesi perdagangan hari ini untuk berspekulasi dengan potensi harga akan mampu bergerak pada kisaran $1,228.50. Gerak harga emas diperkirakan akan meningkat memasuki sesi perdagangan eropa dimana pertemuan Bank Sentral Eropa akan menjadi fokus sepanjang sesi eropa. ECB diperkirakan akan merilis program pembelian aset pada pertemuan tersebut dan berpotensi membawa mata uang USD bergerak lebih tinggi jika QE dari ECB dirilis pada angka yang sesuai dengan perkiraan para pelaku pasar. Harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,228.50 - $1,211.60. Level harga support kuatnya adalah pada $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Harga emas berpotensi untuk melakukan rebound pada kisaran $1,243.70. Level harga support terdekat emas adalah pada level $1,203.20 dan jika pecah dibawah level tersebut maka harga akan berpotensi bergerak pada kisaran $1,194.00. Para pelaku pasar minggu ini akan fokus pada data Klaim Pengangguran Amerika dan Factory Orders. Pada hari Jum’at (03/ 10/ 2014), data Non-Farm Payrolls Amerika akan menjadi data kunci akhir pekan. Diperkirakan NFP akan dirilis dengan hasil yang lebih baik yakni pada angka 205K dari 134K pada periode Agustus

About author

You might also like

Berita 0 Comments

EURUSD Melorot Nantikan Indeks IFO Jerman

Nilai tukar Euro kembali melemah di hari Senin seiring kekhawatiran para investor meski perpanjangan bailout sementara telah diraih minggu lalu. Para menteri keuangan zona Euro sepakat untuk memperpanjang paket penyelamatan keuangan Yunani

CFD News 0 Comments

Gerak Apresiasi Euro Menguat, Perolehan Positif Jepang Terbayangi

Gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD dilaporkan telah mampu bergerak menguat sekitar 0,08% menuju ke level tertinggi dalam kurun waktu 5-pekan di kisaran level 1.0774 pada sesi perdagangan pasar

Berita 0 Comments

Shutdown Federal Berlaku, Sentimen Pasar Bereaksi

Pasar emas menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (1/ 10/ 2013) kemarin dengan penurunan harga yang terbilang tajam. Gerak harga terkoreksi turun sebanyak 40 USD/ troy ons. Keadaan ini terjadi, setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image