Pasar Tunggu Kabar Rilis Data Amerika

Pasar Tunggu Kabar Rilis Data Amerika

1017044_10151768690173600_486733125_nMata uang USD diperdagangkan dalam rentang yang sempit terhadap mata uang utama pada siang ini. Para pelaku pasar lebih banyak menunggu beberapa data dari Amerika hari ini, dan berfokus pada data non-farm payrolls yang dirilis besok untuk melihat petunjuk waktu pengurangan stimulus moneter oleh Federal Reserve.“ Kita tidak bergerak sebelum melihat angka (data AS)” kata Michiyoshi Kato, senior vice president forex di Mizuho Bank.

Para pelaku pasar saat ini akan melihat data GDP dan klaim pengangguran Amerika. Data GDP pengukuran kedua untuk kuartal ketiga diperkirakan sebesar 3,0% lebih tinggi dari pengukuran pertama sebesar 2,8%. Sementara data klaim pengangguran Amerika untuk pekan lalu diperkirakan lebih tinggi dari pekan sebelumnya. Kepala Riset FX Concepts, Jonathan Clark mengatakan mata uang euro kemungkinan akan turun menjadi 1.3375 pada akhir tahun ini, dan akan menjadi 1.3100 pada akhir Januari 2014 karena perekonomian zona eropa kemungkinan akan melemah. “ Karena ekonomi Amerika terlihat kokoh, kami perkirakan perbedaan pertumbuhan antara AS dan Zona Euro akan melebar, hal tersebut akan mengurangi daya tarik mata uang euro” kata Clark. Mata uang yen menguat terhadap semua mata uang utama menjelang pertemuan kebijakan European Central Bank dan laporan klaim pengangguran Amerika. Sementara emas dan perak melemah dan bursa saham Eropa bergerak flat. Mata uang Jepang terapresiasi sebesar 0.2% pada sesi London. ECB dan Bank of England akan menggelar pertemuan kebijakan hari ini. Data hari ini diperkirakan akan menunukkan tingkat pengangguran di Amerika akan rebound dari level rendah 2 bulan pekan lalu.

Data lainnya yaitu pesanan pabrol dan tingkat pertumbuhan ekonomi Amerika pada kuartal ketiga mungkin akan membantu investor untuk mengetahui outlook stimulus Federal Reserve menjelang data payroll bulanan besok. “Pasar waspada menjelang sejumlah event pada pekan ini. Banyak orang yang memposisikan dirinya menjelang data payrolls, menanti indkasi selanjutnya mengenai tapering,” ucap Paul Robson, strategis mata uang pada Royal Bank of Scotland Group Plc di London.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Kinerja Yield Obligasi AS Seret Dollar AS

Dollar AS bergerak sideways cenderung melemah terhadap berbagai mata uang utama di hari Senin, terimbas oleh rilis data tenaga kerja nonfarm payrolls AS yang berisiko menunda kenaikan suku bunga The

Komoditas 0 Comments

Pasar Lakukan Aksi Jual Di Bursa Hong Kong Dan Seoul

Lantai bursa Hong Kong disibukkan dengan aksi jual besar – besaran yang dilakukan oleh para pelaku pasar, setelah rally selama lima sesi terakhir di perdagangan hari Rabu (04/ 09/ 2013)

Berita 0 Comments

Aussie dan Kospi Tertekan, NFP Dinantikan Pasar

Dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (04/ 03/ 2016) ini bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, tampak mulai melambat atas Greenback. Gerak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image