Pernyataan Bernanke Pengaruhi Koreksi USD

Mata uang USD melanjutkan pelemahan versus mata uang euro setelah komentar Ketua The Fed, Ben Bernake, memperkecil kemungkinan bank sentral Amerika akan menghentikan program stimulus lebih awal dari yang diperkirakan. Sementara kenaikan sebesar 16.000 dalam angka klaim awal pengangguran Amerika pekan lalu dinilai belum mengganggu laju pemulihan di pasar pekerjaan. Mata uang euro juga menuai dukungan tambahan dari salah satu pembuat kebijakan ECB, JensWeidmann, yang mengatakan bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi kembali muncul. “Secara keseluruhan, pergerakan USD lebih terlihat sebagai koreksi dibandingkan pembalikan tren, Selama pembuat kebijakan eropa, Inggris dan negara Jepang masih condong ke kebijakan akomodatif, sementara Fed bersiap untuk mengurangi pelonggaran, tren penguatan USD dalam jangka panjang masih akan tetap terjaga,” kata Omer Esiner, kepala analis pasar pada Commonwealth Foreign Exchange di Washington D.C.

Mata uang negeri Inggris, poundsterling, terapresiasi untuk hari ke-2 terhadap mata uang USD. Hal ini terjadi setelah komentar Ketua The Fed, Ben Bernanke, tentang ekonomi Amerika yang masih membutuhkan stimulus, cenderung mengembalikan tekanan pada mata uang Amerika. Sterling juga mampu bangkit dari posisi terendah 4-bulan terhadap mata uang euro sebelum rilis BoE meeting minutes pada pekan depan, yang akan mengungkapkan hasil voting para pembuat kebijakan dalam pertemuan pertama di bawah Gubernur baru, Mark Carney. “Apresiasi poundsterling sebagian besar lebih dipicu oleh pelemahan USD setelah komentar Bernanke. Bernanke coba menyampaikan jika tingkat suku bunga mungkin masih akan tetap rendah untuk beberapa waktu. Oleh karenanya, Saya tidak akan mengesampingkan potensi kenaikan sterling lebih lanjut dalam jangka pendek,” kata Ian Stannard, kepala strategi mata uang zona eropa pada Morgan Stanley di London. Mata uang yen menguat terhadap USD pasca BoJ mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah, sembari melontarkan pandangan ekonomi yang paling optimis dalam 2½ tahun terakhir. Setelah menjalani pertemuan 2 hari, bank sentral Jepang pada hari Kamis memutuskan untuk mempertahankan rencana peningkatan basis moneter sebesar 60 trilyun yen (609 milyar USD) sampai 70 trilyun yen per tahun. Namun para analis masih percaya jika penurunan apresiasi USD/ JPY hanya bersifat sementara. “Yen kemungkinan masih akan melemah 18% lagi seiring upaya Bank of Japan untuk menambah jumlah likuiditas yang beredar mendorong investor domestik melarikan investasi ke luar negeri. Kombinasi dari pelonggaran moneter lanjutan oleh BoJ dengan potensi tapering Federal Reserve yang kian dekat dapat mempengaruhi dampak kebijakan BoJ terhadap yen,” kata analis Credit Suisse Group AG.

Mayoritas saham di Wall Street memperlihatkan kenaikan tajam pada awal sesi perdagangan hari Kamis kemarin, setelah Ketua the Fed, Ben Bernanke menegaskan jika bank sentral Amerika masih akan mempertahankan kebijakan akomodatif di masa mendatang. Dow Jones Industrial Average melesat lebih dari 130 poin, dengan dipimpin oleh saham Caterpillar dan Intel. S&P 500 mencatat kenaikan 0,9% untuk bertahan di jalur menuju kenaikan mingguan terbesar sejak bulan Januari. Sedangkan Nasdaq Composite terapresiasi hampir 1%.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Tragedi Terorisme Terjadi Di Paris, Gerak Nilai Harga Minyak Berhasil Rebound

Dilaporkan bahwa kebijakan ECB akan mengacu pada petunjuka indikator ekonomi jangka panjang. Menurut yang diucapkan oleh Dewan Eksekutif ECB, Yves Mersch, bahwa pihak berwenang dari European Central Bank (ECB) akan

USD Tahan Penguatan Atas Major Jelang FOMC

Mata uang USD masih mempertahankan gerak penurunan selama dua hari terakhir. Hal ini terjadi karena sentiment para pelaku pasar atas asumsi bahwa Federal Reserve akan pertahankan suku bunga rendah untuk

Fundamental 0 Comments

FOMC Rilis Ditunggu Pasar, Para Pelaku Pasar Tengah Waspada

Pada hari Rabu (17/ 09/ 2014) ini, harga emas bergerak menguat setelah sempat diperdagangkan lebih rendah tadi pagi. Harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah pada awal sesi setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image