Persetujuan Pembangunan Australia Lemahkan Aussie

Persetujuan Pembangunan Australia Lemahkan Aussie

Aussie melemah setelah data persetujuan pembangunan Australia menggerogoti optimisme investor terhadap outlook perekonomian negeri Kangguru tersebut. Persetujuan pembangunan Australia turun 5,6% untuk bulan April; lebih buruk dari estimasi kenaikan 1,8% dan revisi publikasi sebelumnya yang turun 4,8%. Ini merupakan penurunan 3 bulan berurutan dan dapat sinyalkan rapuhnya sektor perumahan Australia. Sektor perumahan merupakan salah satu sektor penopang perekonomian Australia pasca meredanya booming investasi di sektor pertambangan. AUD/USD kini diperdagangkan di level 0.9274; menjauhi level tinggi harian 0.9313.
Data ekonomi Australia terakhir cukup mixed dan ini tentunya dapat membuat investor berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter RBA besok dan publikasi GDP Australia pada hari Rabu. Dengan kondisi ekonomi Australia yang masih diliputi ketidak-pastian maka ini dapat membuat RBA untuk tidak mengubah kebijakan moneternya untuk tahun 2014. Ini tentunya dapat mengecewakan sebagian investor yang mengharapkan kenaikan suku bunga RBA secepatnya pada kuartal terakhir 2014.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Gerak Raly Bolak-balik Euro Terimbas Pertemuan ECB, Harga Minyak Turut Bergulir Naik

Gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro, dilaporkan bergerak relatif stabil terhadap Greenback pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, setelah pada

Forex News 0 Comments

Gerak Nilai Harga Komoditas Minyak Menguat, Greenback Terjerembab Minggu Lalu

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih berusaha untuk tetap memperpanjang gerak pelemahannya atas mata uang Kanada, yang lazim disebut dengan istilah Loonie. Pelemahan gerak nilai apresiasi

Forex News 0 Comments

Yen Lanjutkan Pelemahan Pasca Trade Balance

Nilai tukar Yen – Jepang melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari Selasa (22/4) seiring sebagian investor masih terlihat kecewa pasca rilis defisit neraca perdagangan (trade balance) yang kian membengkak di bulan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image