Pesimisme Investor Gerus Aussie Pasca Fed-Yellen

Pesimisme Investor Gerus Aussie Pasca Fed-Yellen

Hinga sesi siang di perdagangan hari Kamis (20/3), dollar Australia atau sering disebut dengan Aussie nampak terjebak di teritori negatif setelah semalam terpuruk akibat penguatan dollar AS setelah muncul pernyataan dari Pimpinan Federal Reserve, Janet Yellen.

Dollar AS terpantau menguat hampir lintas semua mata uang utama dunia setelah Janet Yellen menegaskan bahwa kenaikkan suku bunga bisa terjadi lebih cepat dari prediksi sebelumnya asalkan fundamental ekonomi kian membaik. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan di mulai enam bulan setelah program pembelian obligasi bulanan oleh the Fed berakhir pada akhir tahun 2014 ini.

Sontak pernyataan tersebut membuat dollar AS mengalami penguatan, namun kurs Aussie justru terperosok dalam hingga nyaris tembus ke bawah level $0.90. Dan kini nilai tukar AUDUSD di transaksikan pada area 0.9021 setelah hanya mampu menguat ke level 0.9042. Sedangkan pada sesi kemarin, Ausie mampu melesat hingga level 0.9137 terhadap dollar AS setelah akhirnya ditutup pada level $0.9042.

Aksi lepas posisi Aussie juga akibat pesimisme investor Australia menyusul jatuhnya saham-saham properti maupun pengembang swasta yang menggerus bursa China, sehingga hal itu turut menurunkan prospek pasar ekspor terbesar Australia. Pesimisme pasar kian bertambah setelah indeks indikator ekonomi utama Australia kemarin juga muncul mengecewakan. Leading Economic Index Australia yang dirilis Westpac Banking Corp. dan Melbourne Institute, terctat melemah 0,1% di bulan Februari, angka itu masih sama dengan bulan sebelumnya.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Hasil Rilis Data Positif Amerika Dalam 2 Minggu Terakhir, Para Pelaku Pasar Cenderung Spekulatif

Gerak nilai apresiasi mata uang Dollar Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan telah bergerak lebih rendah pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis pagi ini. Gerak nilai apresiasi

Berita 0 Comments

Donald Trump Hormati China, Kepatuhan Ketentuan OPEC Menggembirakan

Rilis data-data ekonomi dari Kanada dan Amerika pada sesi perdagangan pasar minggu lalu, berdampak pada gerak nilai apresiasi Lonnie. Telah dilaporkan bahwa gera nilai apresiasi mata uang USD/ CAD telah

Fundamental 0 Comments

Nikkei dan Kospi Melemah Bersama Minyak, Sterling Tengah Meradang Atas Greenback

Telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Rabu bahwa, mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, tengah tetap melanjutkan gerak penguatan nilai apresiasinya. Gerak nilai apresiasi Sterling tetap

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image