Pihak Korea Pertimbangkan Adakan BitLicense, Suku Bunga Amerika Diperkirakan Ada Kenaikan Di Tahun Ini

5024grey1Dilaporkan bahwa gerak nilai Bitcoin naik 9,7 persen dan akan diperdagangkan diatas level psikologi $9,000, mencapai level tinggi 10 hari ditengah peningkatan sentimen pasar terkait peraturan pemerintah. Kriptokurensi naik menjadi $9,346, merupakan level tertinggi sejak 4 Februari, menurut CoinDesk, Bitcoin terakhir diperdagangkan 9 persen naik dekat dengan $9,313.

Menurut analis trading kriptokurensi, sentimen pasar telah berubah. Laporan terbaru terkait regulasi Korea Selatan menunjukkan pendekatan yang lebih lemah, berlawanan dengan kekhawatiran dalam beberapa pekan terakhir dimana pemerintah akan menutup bursa pertukaran kriptokurensi.

BusinessKorea pada hari Senin melaporkan bahwa pejabat pemerintah yang bekerja dengan satuan tugas kriptokurensi di hari Senin mengatakan bahwa Korea Selatan mempertimbangkan untuk menerapkan peraturan tambahan seperti “BitLicense” yang diperlukan oleh New York State Department of Financial Services untuk pertukaran mata uang digital di negara. Dalam pernyataan terpisah, Hong Nam-ki, menteri Office for Government Policy Coordination of South Korea mengatakan bahwa pihak berwenang berencana akan fokus pada pengambilan langkah terhadap aktivitas ilegal dalam perdagangan mata uang digital.

Sementara itu, bursa kriptokurensi Jepang CoinCheck, yang juga mengalami serangan pencurian terbesar dalam industri. Keadaan yang terjadi tersebut, juga berhasil memulihkan penarikan yen di awal pekan ini.

Dilaporkan bahwa harga konsumen Amerika naik di Januari seiring dengan warga Amerika yang membayar harga lebih tinggi untuk bensin, akomodasi sewa dan kesehatan. Kekuatan kenaikan inflasi juga meluas, sementara kenaikan per bulan ini merupakan kenaikan terbesar sejak Maret 2005.

Menurut Departemen Tenaga Kerja, Indeks Harga Konsumen tumbuh 0,5 persen di Januari. CPI naik 0,2 persen di Desember. Kenaikan CPI per tahun tidak berubah di 2,1 persen pada Januari seiring dengan kenaikan harga yang besar dari tahun lalu yang dikeluarkan dari kalkulasi.

Diluar komponen manakan dan energi yang volatil, CPI melonjak 0,3 persen. Angka ini merupakan kenaikan terbesar sejak Januari 2017 dan menyusul kenaikan 0,2 persen di Desember. Kenaikan per tahun CPI inti tidak berubah di 1,8 persen pada Januari.

Para ekonom sebelumnya memperkirakan CPI naik 0,3 persen di Januari dan CPI inti naik 0,2 persen. CPI Inti dianggap sebagai ukuran yang lebih baik untuk mengukur tren inflasi pokok. The Fed mengikuti indeks yang berbeda, yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi perorangan diluar harga pangan dan energi, yang selama ini selalu berada di bawah target 2 persen bank sentral sejak pertengahan 2012.

Para pengambil kebijakan Federal Reserve Amerika di Desember mengindikasikan bahwa mereka kemungkinan besar akan memperketat kebijakan moneter sebanyak tiga kali di 2018. Inflasi yang lebih kuat bersama dengan pertumbuhan upah yang sejat bulan lalu telah menaikkan ekspektasi bahwa Fed dapat mengangkat perkiraan tersebut.

Pasar Fed Funds memngindikasikan bahwa investor saat ini memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya tiga kali di tahun ini. Kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 0,25 poin paling cepat di bulan depan - dan peluang 20 persen untuk kenaikan bunga setidaknya empat kali di 2018.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah bergerak naik tipis pada hari Selasa. Hal tersebut terjadi, didukung oleh lonjakan pasar saham global yang terjadi setelah penurunan tajam di minggu sebelumnya.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah WTO Amerika bertahan di $ 59,44 per barel. Kontrak naik 0,25 persen, atau 15 sen dari penutupan terakhir mereka. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah Brent berjangka diperdagangkan pada $ 62,78 per barel, naik 19 sen atau 0,3 persen dari penyelesaian sebelumnya.

Pada pekan lalu, pasar saham mencatat beberapa penurunan tertajam dalam catatan, mempengaruhi kepercayaan di pasar. Dengan pasar yang tampaknya memasuki periode istirahat, para pedagang minyak mengatakan bahwa perhatian perlahan-lahan kembali ke tingkat persediaan untuk mengukur tingkat pasokan minyak mentah.

American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk merilis data perkiraan persediaan minyak mentah pada hari Selasa, sementara badan pemerintah Administrasi Informasi Energi Amerika (AIE) dijadwalkan untuk merilis data penyimpanan bahan bakar dan data produksi minyak mentah pada hari Rabu. Sehubungan dengan permintaan, OPEC mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya mengantisipasi permintaan minyak dunia akan meningkat sebesar 1,59 juta barel per hari tahun ini, menandai kenaikan 60.000 bph dari perkiraan sebelumnya, mencapai 98,6 juta barel per hari.

Meningkatnya konsumsi diimbangi oleh output yang lebih tinggi dari produsen di luar OPEC, menurut kartel tersebut. OPEC mengatakan bahwa Amerika dan produsen lainnya akan meningkatkan pasokan sebesar 1,4 juta bph tahun ini, 250.000 bph lebih tinggi dari bulan lalu dan kenaikan ketiga berturut-turut dari 870.000 bph di bulan November. OPEC mengatakan bahwa karena kenaikan produksi non-OPEC, pasar minyak hanya akan kembali ke penawaran dan permintaan yang disalurkan kembali pada akhir 2018.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Jelang Data GDP, Sterling di Bawah Level 1.7000

Sterling belum banyak bergerak pada perdagangan sesi Asia pagi ini, jelang dirilisnya data gross domestic product sore ini. Hingga perdagangan Kamis kemarin sterling telah melemah tujuh hari beruntun terhadap dollar,

Forex News 0 Comments

FOMC Dongkrak Greenback, Aussie Terpelanting

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan bergerak merosot tajam pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin hingga menyentuh level terendah 11 pekan. Gerak penurunan nilai apresiasi Aussie

Forex News 0 Comments

USD Tahan Penguatan Atas Major Jelang FOMC

Mata uang USD masih mempertahankan gerak penurunan selama dua hari terakhir. Hal ini terjadi karena sentiment para pelaku pasar atas asumsi bahwa Federal Reserve akan pertahankan suku bunga rendah untuk

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image