Poundsterling Rebound Setelah Dua Hari Terpukul

Poundsterling Rebound Setelah Dua Hari Terpukul

Pada sesi perdagangan di Asia hari ini mata uang poundsterling terhadap dollar AS mengalami peningkatan terbatas (23/12). Poundsterling menguat setelah pada perdagangan pekan lalu melemah selama dua hari berturut-turut terhadap rival utamanya, dollar AS. Hari ini poundsterling mencoba untuk rebound di tengah kondisi dollar yang sedang relatif melemah terhadap rival-rivalnya. Dollar pekan lalu telah mengalami kenaikan tajam sehingga hari ini tampak mengalami koreksi teknikal yang wajar.

Pergerakan mata uang global pada sesi perdagangan pagi ini tampak cenderung sideways. Minggu ini tampaknya pasar akan relatif sepi sebab para investor sudah banyak yang keluar dari pasar untuk mempersiapkan libur Natal hari Rabu besok. Pada hari Senin ini pasar saham Jepang untuk merayakan hari ulang tahun Kaisar.

Investor juga masih menantikan kelanjutan kabar dari pasar uang China setelah minggu lalu bank sentral negara tersebut berupaya memadamkan kekhawatiran mengenai kemelur likuiditas dengan menginjeksi 50 miliar dollar dalam tiga hari ke pasar uang antarbank.

Hari ini nilai tukar poundsterling terpantau berada pada posisi 1.6346 dollar. Posisi poundsterling tersebut naik dengan cukup signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir minggu lalu yang ada di level 1.6329 dollar.

Pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6310 - 1.6380 dollar.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

BOK Rilis Kebijakan Defensif, Kondisi China Masih Jadi Perhatian Global

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia dan Selandia Baru/ New Zealand, yang lazim disebut dengan istilah Aussie dan Kiwi, dilaporkan bergerak menguat terhadap Greenback. Gerak penguatan nilai apresiasi ke dua

Komoditas 0 Comments

Hasil Rilis Data Positif Amerika Dalam 2 Minggu Terakhir, Para Pelaku Pasar Cenderung Spekulatif

Gerak nilai apresiasi mata uang Dollar Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan telah bergerak lebih rendah pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis pagi ini. Gerak nilai apresiasi

Data Ekonomi dan FOMC Kecewakan Greenback, Saham Fast Retaing Dicermati Pelaku Pasar Jepang

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, dan mata uang New Zealand, atau lazim disebut dengan Kiwi, tampak masih bergerak optimis nilai apresiasinya. Gerak nilai apresiasi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image