Pounsterling Terpuruk Lagi, Minyak Turut Melemah

11225726_878774782196553_1598436056223782061_nPergerakan nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan telah bergerak melemah terhadap major currencies dalam kurun waktu lima hari secara beruntun pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Mata uang Poundsterling menjadi mata uang yang mengalami pergerakan yang paling besar.

Hal tersebut terjadi, setelah pembuat kebijakan Bank of England (BoE) mengatakan bahwa pelonggaran kuantitatif yang lebih besar mungkin diperlukan jika pelemahan ekonomi Inggris memburuk. Ian McCafferty, seorang anggota eksternal Monetery Policy Committee mengatakan kepada the Times bahwa suku bunga bank dapat dikurangi lebih lanjut, mendekati ke level nol, dan pelonggaran kuantitatif dapat diperbesar.

Kepala analis di Brown Brothers Harriman di New York mengatakan bahwa pound menjadi cerita besar untuk hari ini. Pasar keseluruhan terlihat masih datar seperti kisaran perdagangan kemarin. Bank of England pada pekan lalu memangkas suku bunga dan meluncurkan kembali miliaran Poundsterling stimulus untuk meredam guncangan ekonomi dari voting Inggris yang meninggalkan Uni Eropa.

Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street dilaporkan telah ditutup menguat tipis pada sesi perdagangan pasar hari Selasa. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Nasdaq meraih rekor tinggi penutupan baru. Hal tersebut terjadi, seiring para pelaku pasar berfokus terhadap penurunan gerak nilai harga komoditas minyak mentah.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dan gerak nilai harga indeks saham Nasdaq telah bergerak menguat ke rekor tinggi sebelum penurunan gerak nilai harga komoditas minyak memangkas gain pada keduanya. Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones ditutup menguat sekitar 4 poin, terkoreksi cukup jauh dari level tinggi sesi, dengan saham Walt Disney memimpin penguatan.

Gerak nilai harga indeks saham S&P dilaporkan telah menghapus gain pada sesi tengah hari seiring pelemahan saham sektor energi, sebelum ditutup menguat kurang dari 1 poin. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq telah mampu mencetak performa yang lebih baik, dengan mampu bergerak menguat sekitar 0.25%.

Tingkat produktivitas di Amerika pada kuartal kedua dilaporkan telah turun. Tingkat produktivitas di Amerika pada kuartal kedua turun sebesar 0.5% dibandingkan estimasi untuk kenaikan sebesar 0.4%.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah tertekan turun. Hal tersebut terjadi, setelah agensi pemerintah menaikkan proyeksi tingkat produksi Amerika hingga tahun 2017.

Pihak dari Energy Information Administration (EIA) pada hari Selasa mengatakan bahwa penurunan tingkat produksi minyak mentah Amerika di tahun 2016 diperkirakan mencapai 700,000 barel/ hari. Angka tersebut lebih kecil dari proyeksi sebelumnya sebanyak 820,000 barel/ hari. Laporan Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu diperkirakan akan menunjukkan penurunan sebanyak 1.0 juta barel pada suplai minyak mentah Amerika pekan lalu, menyusul kejutan naik pada 2 pekan sebelumnya, demikian menurut analis hasil polling Reuters.

Pada sesi sebelumnya, gerak nilai harga komoditas minyak mendapatkan momentum naik berkat spekulasi bahwa Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan negara produsen minyak lainnya akan kembali bediskusi mengenai kerjasama harga. Meski anggota negara OPEC berencana untuk berdiskusi pada International Energy Forum di Aljazair, tidak ada rencana untuk menghidupkan kembali diskusi pembekuan output pasca gagalnya proposal di bulan April, menurut dua delegasi OPEC pekan lalu.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Apresiasi Mata Uang USD Masih Dominasi Pasar, Minyak Masih Tertekan

Nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan telah sedikit menguat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen pada awal sesi perdagangan perdagangan pasar hari Selasa (08/ 09/ 2015) ini. Hal

Komoditas 0 Comments

Harga Harga Emas Sempat Menggeliat, USD Tekan Kembali di Sesi Dua Pasar Amerika Kemarin

Gerak harga emas ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa pagi. Hal tersebut terjadi karena selain kondisi mata uang USD yang menguat nilai apresiasinya, juga ditunjang oleh adanya aksi jual yang

CFD News 0 Comments

Sterling Terkoreksi Kuat Jelang Hasil Referendum, Para Pelaku Pasar Nantikan Hasil Inggris Akan Ke Mana

Dilaporkan bahwa, sejak awal sesi perdagangan pasar di hari Jumat (24/ 06/ 22016) ini, gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, terkoreksi kuat oleh major currencies. Keadaan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image