RBA Pertahankan Langkah Kebijakan, Pasar Cermati Pertemuan Trump dan Abe

5024grey1Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah bergerak menguat naik sebanyak 0.25% di kisaran level 0.7640. Hal tersebut terjadi, menyusul dirilisnya minutes pertemuan Resereve Bank of Australia (RBA).

Hasil dari RBA minutes telah menunjukkan bahwa pihak RBA telah memproyeksikan outlook global membaik, sembari melihat kenaikan tingkat pekerjaan terbatas. Dalam proyeksi yang dirilis, Reserve Bank of Australia (RBA) tempaknya masih mempertahankan proyeksi inflasi miliknya, sementara pertumbuhan di semester pertama dipangkas sebanyak 1% akibat dampak dari kontraksi pada kuartal ketiga.

Dilaporkan bahwa angka ekspor gas alam air Australia diprediksi akan menambahkan sekitar 0.5% pada laju pertumbuhan GDP di tahun 2017 dan 2018. Para pelaku pasar menilai bahwa pihak RBA nyaman denga pergerakan nilai apresiasi Aussie.

Dilaporkan bahwa Philip Lowe, Gubernur RBA, pada hari Kamis malam telah mensinyalkan bahwa dirinya tidak khawatir dengan penguatan dollar Australia. Pernyataan dari Kepala RBA hari Selasa terkait akhirnya periode pemangkasan suku bunga juga turut memberikan sentimen positif bagi gerak nilai apresiasi Aussie.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Jepang ditutup melemah pada akhir sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (09/ 02/ 2017). Hal tersebut terjadi, di tengah keadaan dimana para pelaku pasar yang masih bersikap menunggu hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, di Washington DC pada hari Jumat, yang diperkirakan akan diwarnai komentar kontroversial Donald Trump terkait gerak nilai apresiasi mata uang Yen.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 dilaporkan telah berkurang 0,53% atau sekitar 99,93 poin dengan berada di kisaran level harga 18.907,67, setelah dibuka turun sebesar 0,34% atau sekitar 65,56 poin di kisaran level harga 18.942,04. Dilaporkan bahwa sebanyak 57 saham menguat gerak nilai harganya, 161 saham melemah, dan 7 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei, Jepang.

Gerak nilai ahrag saham NTT Data Corp. yang telah bergerak anjlok 3,47%, memimpin pelemahan gerak nilai harga saham di indeks saham Nikkei 225 di akhir sesi perdagangan pasar. Pelemahan gerak nilai harga juga diikuti oleh saham FANUC Corp. yang telah bergerak turun 0,77%, Fuji Heavy Industries Ltd. terkoreksi 3,71%, dan Honda Motor Co. Ltd. melemah 1,96%. Gerak nilai harga indeks saham Topix telah ditutup turun sebesar 0,70% atau sekitar 10,60 poin di kisaran level harga 1.513,55.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan telah terpantau naik sekitar 0,31% atau 35 pip ke 112.26 terhadap Greenback. Pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Yen disebabkan pernyataan Bank of Japan (BoJ) yang menyebutkan bahwa langkah kebijakan pelonggaran moneter masih diperlukan untuk memicu inflasi.

Pertemuan Donald Trump dan Sinzo Abe diperkirakan akan diwarnai kritik terhadap gerak nilai apresiasi mata uang Yen. Donald Trump menganggap bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Yen undervalue atau di bawah nilai sesungguhnya dan hanya menguntungkan ekspor Jepang sekaligus menyulitkan ekspor mobil Amerika ke Jepang.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak menurun tipis pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (10/ 02/ 2017) pagi ini. Hal tersebut terjadi, seiring penguatan gerak nilai apresiasi Greenback akibat komentar Presiden Amerika, Donald Trump, yang akan mengumumkan kebijakan pajaknya dalam waktu dekat.

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya akan mengumumkan kebijakan pajak dalam beberapa pekan kedepan, pasca komentar tersebut yield Trasury Amerika menyentuh level tertinggi harian. Kebijakan mengenai pajak merupakan kebijakan yang banyak dinanti pelaku pasar.

Presiden Donald Trump berencana untuk menurunkan pajak baik perseorangan maupaun korporasi. Penurunan pajak dapat meningkatkan daya beli, dan memacu pertumbuhan ekonomi serta kenaikan inflasi.
Akibat komentar dari Donald Trump tersebut, penguatan gerak nilai harga komoditas minyak mentah yang terjadi pada sesi perdagangan pasar Amerika tidak berlanjut. Para pelaku pasar melepas kontrak berjangka minyak dan memburu Greenback.

Kenaikan dari gerak nilai harga komoditas minyak mentah semalam terjadi, ditopang oleh adanya berita pengurangan produksi yang dipimpin OPEC mendukung pasar. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan telah diperdagangkan pada kisaran level harga $ 53,06 US/ barel, turun 7 sen dari penutupan semalam.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Yen Tampak Menguat, Minyak Juga Tampak Menguat

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilaporkan telah berhasil bergerak menguat pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa. Hal tersebut terjadi, setelah adanya rilis data yang

Berita 0 Comments

Emas Tertekan Kembali Di Awal Minggu

Pada sesi pasar sesi Asia pagi, pasar emas dibuka dengan kondisi gap down. Indeks USD dibuka rally mendekati level tertinggi baru pada 87.00. Indeks USD diperdagangkan naik 102 poin atau

Berita 0 Comments

Pergerakan Perdagangan Pasar Diperkirakan Akan Menurun, Sesi Pasar Amerika Libur Nanti

Gerak nilai apresiasi mata uang USD, atau sering disebut dengan istilah Greenback, dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Asia hari Senin (07/ 09/ 2015) ini, mencoba untuk pulih kembali pergerakan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image